Doa MUI di Sidang MPR RI Banyak Kata 'Perbaiki', Demokrat Beri Sindiran Menohok

Reza Gunadha | Chyntia Sami Bhayangkara | Suara.com

Senin, 16 Agustus 2021 | 14:24 WIB
Doa MUI di Sidang MPR RI Banyak Kata 'Perbaiki', Demokrat Beri Sindiran Menohok
Anggota Komisi V DPR RI Irwan Fecho. (Dok. DPR)

Suara.com - Anggota DPR RI Fraksi Partai Demokrat, Irwan Fecho menyoroti doa yang dibacakan Majelis Ulama Indonesia atau MUI di sidang tahunan MPR RI.

Dalam doa yang dibacakan oleh Wakil Ketua Komisi Dakwah MUI, Habib Nabiel Al-Musawa itu ada banyak kata 'perbaiki' yang terus diulang-ulang hingga akhir doa.

Melalui akun Twitter @irwan_fecho, Irwan memberikan sindiran tajam terkait doa yang penuh dengan kata 'perbaiki' itu.

"Berkali-kali kata 'perbaiki' dalam doa yang disampaikan pada sidang tahunan kali ini. Perbaiki pimpinan, perbaiki pemerintahan, perbaiki kondisi hari ini," kata Irwan seperti dikutip Suara.com, Senin (16/8/2021).

Menurut Irwan, doa-doa berisi kata 'perbaiki' itu merupakan harapan yang disampaikan oleh pembaca doa.

"Semua itu harapan yang disampaikan berulang-ulang oleh pembaca doa," ujarnya.

Irwan menilai, si pembaca doa sangat memahami kondisi Indonesia saat ini mengalami kerusakan berat.

Oleh karenanya, ia memanjatkan doa khusus yang sarat akan kata 'perbaiki' di sidang tahunan MPR RI tahun ini.

"Nampaknya beliau memahami ada kerusakan berat di negeri ini," ucap Irwan.

Irwan Fecho soroti doa di sidang MPRI RI banyak kata perbaiki (Twitter)
Irwan Fecho soroti doa di sidang MPRI RI banyak kata perbaiki (Twitter)

Doa MUI di Sidang MPR RI 2021

Wakil Ketua Komisi Dakwah MUI, Habib Nabiel Al Musawa membacakan doa di sidang tahunan MPR RI 2021 di gedung parlemen, Jakarta, Senin (16/8/2021).

Dalam doanya, Nabiel banyak mengulang kata 'perbaiki' untuk pemimpin dan pemerintahan.

"Ya Allah, perbaiki pemimpin kami, baik di pemerintahan, MPR, DPR, maupun DPD RI. Ya Allah, perbaiki para pemimpin kami, baik di pemerintah, MPR, DPR, maupun DPD RI. Ya Allah perbaiki para pemimpin kami, baik di pemerintah, MPR, DPR, maupun DPD RI," kata Nabiel dalam doanya.

Tak hanya itu, Nabiel juga memanjatkan doa agar Sang Pencipta bisa membimbing para pemimpin Indonesia untuk menegakkan keadilan dalam menyayangi dan memperhatikan rakyatnya.

"Ya Allah, bimbing pemimpin kami ke jalan-Mu yang lurus, bimbing mereka agar bekerja demi agama-Mua yang benar, jadikan para pemimpin kami semua teladan yang mendapat petunjuk dari-Mu, ya Allah, dengan rahmat-Mu, wahai Zat yang Maha Penyayang," lanjutnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

La Nyalla di Sidang Tahunan MPR: Kami Tak Setuju Negara Disebut Gagal Tangani Pandemi

La Nyalla di Sidang Tahunan MPR: Kami Tak Setuju Negara Disebut Gagal Tangani Pandemi

News | Senin, 16 Agustus 2021 | 10:16 WIB

Jokowi: Resesi dan Krisis yang Datang Bertubi-tubi Berhasil Kita Lampaui

Jokowi: Resesi dan Krisis yang Datang Bertubi-tubi Berhasil Kita Lampaui

News | Senin, 16 Agustus 2021 | 10:09 WIB

1,5 Tahun Pandemi, Jokowi: Kesadaran hingga Gotong Royong Masyarakat Menguat Luar Biasa

1,5 Tahun Pandemi, Jokowi: Kesadaran hingga Gotong Royong Masyarakat Menguat Luar Biasa

News | Senin, 16 Agustus 2021 | 09:58 WIB

Terkini

Sepak Bola Ternyata Sumbang Puluhan Juta Ton Emisi Karbon Tiap Tahun, Bagaimana Menguranginya?

Sepak Bola Ternyata Sumbang Puluhan Juta Ton Emisi Karbon Tiap Tahun, Bagaimana Menguranginya?

News | Rabu, 01 April 2026 | 12:50 WIB

ASN WFH Setiap Jumat, Mendagri Minta Pemda Hitung Dampak Efisiensi Anggaran

ASN WFH Setiap Jumat, Mendagri Minta Pemda Hitung Dampak Efisiensi Anggaran

News | Rabu, 01 April 2026 | 12:46 WIB

Kepulangan Jenazah Praka Farizal dari Lebanon ke Kulon Progo Diestimasikan Tiba Jumat Lusa

Kepulangan Jenazah Praka Farizal dari Lebanon ke Kulon Progo Diestimasikan Tiba Jumat Lusa

News | Rabu, 01 April 2026 | 12:41 WIB

Harga BBM Amerika Meroket, Rakyat Mulai Ngamuk ke Donald Trump: karena Perang Bodoh!

Harga BBM Amerika Meroket, Rakyat Mulai Ngamuk ke Donald Trump: karena Perang Bodoh!

News | Rabu, 01 April 2026 | 12:36 WIB

Adopsi Strategi Mao Zedong, Rahasia 'Pertahanan Mosaik' Iran yang Bikin AS-Israel Pusing

Adopsi Strategi Mao Zedong, Rahasia 'Pertahanan Mosaik' Iran yang Bikin AS-Israel Pusing

News | Rabu, 01 April 2026 | 12:36 WIB

Drone Iran Hancurkan Pangkalan Pilot Militer AS di Saudi, Hantam 200 Personel

Drone Iran Hancurkan Pangkalan Pilot Militer AS di Saudi, Hantam 200 Personel

News | Rabu, 01 April 2026 | 12:31 WIB

KPK Cecar Legal Lippo Cikarang Soal Pembelian Rumah Bupati Bekasi Nonaktif Ade Kuswara

KPK Cecar Legal Lippo Cikarang Soal Pembelian Rumah Bupati Bekasi Nonaktif Ade Kuswara

News | Rabu, 01 April 2026 | 12:18 WIB

Donald Trump Ngamuk-ngamuk ke Benjamin Netanyahu Usai Israel Serang Iran ke Daerah Ini

Donald Trump Ngamuk-ngamuk ke Benjamin Netanyahu Usai Israel Serang Iran ke Daerah Ini

News | Rabu, 01 April 2026 | 12:12 WIB

KPK Sebut Bos Maktour dan Eks Dirjen Haji Berpotensi Jadi Tersangka Kasus Korupsi Kuota Haji

KPK Sebut Bos Maktour dan Eks Dirjen Haji Berpotensi Jadi Tersangka Kasus Korupsi Kuota Haji

News | Rabu, 01 April 2026 | 12:06 WIB

Populasi Dunia Tembus 8,2 Miliar, Studi Sebut Bumi Sudah Kelebihan Beban

Populasi Dunia Tembus 8,2 Miliar, Studi Sebut Bumi Sudah Kelebihan Beban

News | Rabu, 01 April 2026 | 11:55 WIB