Abdul Ghani Baradar, Pemimpin Taliban yang Dibebaskan Trump 3 Tahun Lalu

Reza Gunadha, Deutsche Welle

Selasa, 17 Agustus 2021 | 13:04 WIB
Abdul Ghani Baradar, Pemimpin Taliban yang Dibebaskan Trump 3 Tahun Lalu
Abdul Ghani Baradar, Emir Islam Afganistan. [DW Indonesia]

Suara.com - Abdul Ghani Baradar menjadi sosok sentral kembalinya Taliban ke tampuk kekuasaan Afganistan awal pekan ini.

Dia pula yang bakal memimpin Emirat Islam Afganistan, nama resmi negara tersebut setelah Taliban kembali menguasainya.

Siapakah Abdul Ghani Baradar, yang baru dibebaskan dari penjara Pakistan atas permintaan Amerika Serikat tiga tahun silam?

Ketika 20 tahun petualangan militer AS ambruk dalam sebuah hari dramatis, Minggu (15/8), Abdul Ghani Baradar diterbangkan dari Doha, Qatar, untuk mengambil alih kekuasaan usai larinya Presiden Ashraf Ghani ke luar negeri.

Salah seorang tokoh pendiri Taliban itu diplot menjadi pemimpin Emirat Islam Afganistan yang baru dideklarasikan.

Saat ini Haibatullah Akhundzada masih menjadi episentrum pergerakan para talib, sejak pendahulunya, Mullah Mansour Akhtar, tewas dalam serangan udara AS pada 2016.

Sebaliknya, Baradar adalah pemimpin politik dan tokoh Taliban yang paling dikenal di dalam dan luar negeri.

Baradar lahir di Provinsi Uruzgan dan dibesarkan di Kandahar, yang sekaligus menjadi awal mula pergerakan Taliban.

Seperti warga Afgan lain, masa kecilnya dibebani oleh pertumpahan darah selama invasi Uni Soviet pada dekade 1970an, yang ikut mendorongnya mengangkat senjata.

baca juga

Ketika seisi negeri terjerembab dalam perang antar warlords pasca hengkangnya Uni Soviet, dia membantu saudara iparnya, Mohammad Omar, membuka sebuah pesantren yang mengkampanyekan pembentukan kekhalifahan Islam.

Kekuatan Taliban kian menggurita, sampai menyita perhatian dinas rahasia Pakistan, yang lalu membantu Omar merebut kekuasaan pada 1996. Di periode awal masa keemasan tersebut, Baradar dianggap sebagai ahli strategi yang ulung dan dirayakan sebagai arsitek kejayaan Taliban.

Namun, menyusul invasi Amerika Serikat pada 2001, Baradar dikabarkan mendekati Presiden Hamid Karzai untuk menawarkan kesepakatan demi pengakuan Taliban atas pemerintahan bentukan Washington.

Dia akhirnya ditangkap di Pakistan pada 2010 dan dibebaskan atas desakan Presiden AS Donald Trump pada 2018.

Saat itu militer AS meyakini Baradar yang cenderung berpandangan moderat bisa memimpin tim negosiasi Taliban. Sejak itu dia hidup di Doha, Qatar, hingga penaklukan Kabul pada 15 Agustus 2021.

Kepemimpinan kolektif

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Presiden Joe Biden: Kembalinya Taliban adalah Kesalahan Pemimpin Afganistan

Presiden Joe Biden: Kembalinya Taliban adalah Kesalahan Pemimpin Afganistan

News | Selasa, 17 Agustus 2021 | 12:55 WIB

Ada Usul Rizieq Shihab Ditaruh di Afghanistan, Jadi Dubes RI Pemerintahan Taliban, Cocok?

Ada Usul Rizieq Shihab Ditaruh di Afghanistan, Jadi Dubes RI Pemerintahan Taliban, Cocok?

Malang | Selasa, 17 Agustus 2021 | 11:14 WIB

Selain China, Kedutaan Besar Rusia Masih Beroperasi di Afghanistan

Selain China, Kedutaan Besar Rusia Masih Beroperasi di Afghanistan

News | Selasa, 17 Agustus 2021 | 11:27 WIB

JS Prabowo: Pencinta Taliban Jangan Mimpi Hal Seperti Itu Terjadi di Indonesia!

JS Prabowo: Pencinta Taliban Jangan Mimpi Hal Seperti Itu Terjadi di Indonesia!

Bogor | Selasa, 17 Agustus 2021 | 09:19 WIB

Sedikitnya 640 Warga Berhasil Keluar Afghanistan, Pesawat Penuh Sesak

Sedikitnya 640 Warga Berhasil Keluar Afghanistan, Pesawat Penuh Sesak

News | Selasa, 17 Agustus 2021 | 09:05 WIB

Presiden Iran: Kekalahan AS di Afghanistan Peluang Terciptanya Perdamaian Abadi

Presiden Iran: Kekalahan AS di Afghanistan Peluang Terciptanya Perdamaian Abadi

News | Selasa, 17 Agustus 2021 | 09:05 WIB

China Nyatakan Siap Jalin Hubungan Persahabatan dengan Taliban

China Nyatakan Siap Jalin Hubungan Persahabatan dengan Taliban

News | Selasa, 17 Agustus 2021 | 09:08 WIB

Terkini

Beri Kepastian Lahan bagi Masyarakat, Kemenhut Realisasikan 3,11 Juta Hektare TORA

Beri Kepastian Lahan bagi Masyarakat, Kemenhut Realisasikan 3,11 Juta Hektare TORA

Jakarta | Senin, 27 Juli 2026 | 23:29 WIB

Pendaki Gunung Dempo yang Bikin Geger karena Senapan Angin Berhasil Dievakuasi

Pendaki Gunung Dempo yang Bikin Geger karena Senapan Angin Berhasil Dievakuasi

Sumsel | Senin, 27 Juli 2026 | 23:23 WIB

Hasil Akhir: Awal Sempurna Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Gasak Kamboja 5-1

Hasil Akhir: Awal Sempurna Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Gasak Kamboja 5-1

Bola | Senin, 27 Juli 2026 | 23:23 WIB

Akademisi Binus: Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Bernilai Besar, Penanganannya Tak Boleh Istimewa

Akademisi Binus: Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Bernilai Besar, Penanganannya Tak Boleh Istimewa

News | Senin, 27 Juli 2026 | 23:16 WIB

Tren Belanja Parfum Berubah, Pengalaman Mencoba Aroma Kini Jadi Daya Tarik

Tren Belanja Parfum Berubah, Pengalaman Mencoba Aroma Kini Jadi Daya Tarik

Lifestyle | Senin, 27 Juli 2026 | 23:01 WIB

Bukan Sekadar Cantik, Makeup Kini Dituntut Praktis dan Nyaman Dipakai Seharian

Bukan Sekadar Cantik, Makeup Kini Dituntut Praktis dan Nyaman Dipakai Seharian

Lifestyle | Senin, 27 Juli 2026 | 22:36 WIB

Tak Ada di KUHAP, Penanganan Kasus Eks Jampidsus Tak Boleh Diberi Perlakuan Istimewa

Tak Ada di KUHAP, Penanganan Kasus Eks Jampidsus Tak Boleh Diberi Perlakuan Istimewa

News | Senin, 27 Juli 2026 | 22:30 WIB

Aroma Persaingan Pileg 2029 Mulai Terasa, Waketum PAN Soroti Keberanian Kaesang Nyaleg di Jateng

Aroma Persaingan Pileg 2029 Mulai Terasa, Waketum PAN Soroti Keberanian Kaesang Nyaleg di Jateng

News | Senin, 27 Juli 2026 | 22:23 WIB

Viral Kabar Ajudan Febrie Adriansyah Ditembak Orang Misterius, Polisi: Hoaks

Viral Kabar Ajudan Febrie Adriansyah Ditembak Orang Misterius, Polisi: Hoaks

News | Senin, 27 Juli 2026 | 22:16 WIB

Jadwal Pasar Murah di Kampar dan 4 Kecamatan Wilayah Pekanbaru

Jadwal Pasar Murah di Kampar dan 4 Kecamatan Wilayah Pekanbaru

Riau | Senin, 27 Juli 2026 | 22:04 WIB

×