Korban Tewas Akibat Gempa Nyaris 2.000 Jiwa, Haiti Butuh Bantuan Internasional

Bangun Santoso

Rabu, 18 Agustus 2021 | 13:25 WIB
Korban Tewas Akibat Gempa Nyaris 2.000 Jiwa, Haiti Butuh Bantuan Internasional
Gempa dahsyat di Haiti [foto: Antara]

Suara.com - Para korban gempa Haiti, yang menewaskan sedikitnya 1.941 orang memerlukan makanan, tempat bernaung dan perawatan medis. Upaya penyelamatan pada Selasa dilanjutkan setelah badai tropis menghantam negara di Karibia itu dengan hujan yang menyebabkan banjir berbahaya.

Kerusakan akibat gempa di sejumlah rumah sakit besar menghambat upaya kemanusiaan. Para dokter di tenda-tenda darurat berjuang menyelamatkan nyawa mereka yang terluka, termasuk anak-anak dan lansia. Namun mereka tak mampu membantu semua pasien.

"Tak ada cukup dokter dan sekarang dia sudah meninggal," kata Lanette Nuel yang duduk lunglai di samping jenazah putrinya di luar gedung rumah sakit Les Cayes, salah satu kota yang terdampak parah oleh gempa dan hujan badai.

Putrinya yang berusia 26 tahun dan beranak dua itu tertimpa reruntuhan saat gempa berkekuatan 7,2 magnitudo mengguncang. Kini dia terbaring diselimuti kain putih di atas lantai.

"Kami datang kemarin sore, dia meninggal pagi ini. Saya tak bisa melakukan apa-apa," kata ibunya.

Gempa pada Sabtu itu meruntuhkan puluhan ribu bangunan di negara termiskin di benua Amerika tersebut, yang masih belum pulih dari gempa 11 tahun lalu yang menewaskan 200.000 orang.

Selain korban tewas, gempa terakhir juga melukai 9.915 orang dan banyak lagi yang dilaporkan hilang atau tertimbun reruntuhan, kata dinas pelindungan sipil pada Selasa sore.

Upaya penanggulangan menjadi rumit akibat krisis politik dan sulitnya akses dari ibu kota ke bagian selatan karena sejumlah tempat dikuasai geng-geng kriminal.

Banjir bandang dan longsor akibat badai tropis Grace, yang pada Selasa sore bergerak melintasi Jamaika, telah memperburuk situasi.

baca juga

"Tak terhitung banyaknya keluarga di Haiti yang kehilangan semua miliknya akibat gempa itu kini hidup dengan kaki di dalam air akibat banjir," kata Bruno Maes, perwakilan Dana Anak-Anak Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNICEF) di negara itu.

"Saat ini, sekitar setengah juta anak Haiti tidak memiliki atau memiliki akses terbatas ke tempat penampungan, air bersih, perawatan kesehatan dan gizi."

PBB mengatakan mereka telah mengalokasikan dana darurat 8 juta dolar (Rp 115,1 miliar) untuk membantu para penyintas.

Negara-negara Amerika Latin seperti Venezuela, Chile, Meksiko, Panama, Kolombia dan negara tetangga Republik Dominika mengirimkan makanan, obat-obatan dan keperluan lain. Amerika Serikat juga mengerahkan pasokan dan tim penyelamat

Meski geng-geng kriminal menutup akses jalan selama berbulan-bulan, Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan mengatakan "negosiasi berhasil" dicapai sehingga konvoi bantuan bisa menjangkau Les Cayes.

Rumah sakit di Les Cayes, sekitar 150 km arah barat ibu kota Port-au-Prince, bahkan lebih kewalahan pada Selasa ketika para pasien yang dirawat di tenda-tenda dipindahkan ke dalam gedung untuk menghindari badai tropis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Diguncang Gempa 4.5 M, Warga Tasikmalaya Ngaku Tak Rasakan Getaran

Diguncang Gempa 4.5 M, Warga Tasikmalaya Ngaku Tak Rasakan Getaran

Jabar | Selasa, 17 Agustus 2021 | 13:24 WIB

Tasikmalaya Diguncang Gempa di Hari Kemerdekaan, Terasa hingga Bandung Selatan

Tasikmalaya Diguncang Gempa di Hari Kemerdekaan, Terasa hingga Bandung Selatan

Jabar | Selasa, 17 Agustus 2021 | 13:05 WIB

Korban Tewas Gempa Haiti Tembus 1.297 Orang

Korban Tewas Gempa Haiti Tembus 1.297 Orang

News | Selasa, 17 Agustus 2021 | 09:25 WIB

Kelas! Petenis Jepang Naomi Osaka Sumbangkan Pendapatannya untuk Korban Gempa Haiti

Kelas! Petenis Jepang Naomi Osaka Sumbangkan Pendapatannya untuk Korban Gempa Haiti

Sport | Minggu, 15 Agustus 2021 | 10:10 WIB

Diguncang Gempa Dahsyat Tewaskan Ratusan Orang, Haiti Umumkan Kondisi Darurat

Diguncang Gempa Dahsyat Tewaskan Ratusan Orang, Haiti Umumkan Kondisi Darurat

News | Minggu, 15 Agustus 2021 | 09:54 WIB

Gempa Dahsyat Bermagnitudo 7,2 Tewaskan Ratusan Orang di Haiti

Gempa Dahsyat Bermagnitudo 7,2 Tewaskan Ratusan Orang di Haiti

Malang | Minggu, 15 Agustus 2021 | 08:26 WIB

Gempa Bumi 7,2 SR Guncang Haiti

Gempa Bumi 7,2 SR Guncang Haiti

Malang | Minggu, 15 Agustus 2021 | 08:25 WIB

Terkini

BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi

BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 00:04 WIB

Jaksa KPK Tuntut Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara dan Uang Pengganti Rp1,45 Miliar

Jaksa KPK Tuntut Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara dan Uang Pengganti Rp1,45 Miliar

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 23:46 WIB

Sekjen ASEAN Serukan Indo-Pasifik yang Terbuka dan Inklusif di Tengah Memanasnya Geopolitik

Sekjen ASEAN Serukan Indo-Pasifik yang Terbuka dan Inklusif di Tengah Memanasnya Geopolitik

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 23:37 WIB

Kejari Jakbar Sita Uang Rp5,19 Miliar dari Kasus Korupsi Pembebasan Lahan Srengseng

Kejari Jakbar Sita Uang Rp5,19 Miliar dari Kasus Korupsi Pembebasan Lahan Srengseng

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 22:05 WIB

Bahlil Lahadalia Siap Buka Data untuk Penyidikan Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara PLTU

Bahlil Lahadalia Siap Buka Data untuk Penyidikan Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara PLTU

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 21:50 WIB

BEM SI Dukung Pengusutan Dugaan Korupsi oleh Kortastipidkor Polri, Minta Tak Ada Intervensi

BEM SI Dukung Pengusutan Dugaan Korupsi oleh Kortastipidkor Polri, Minta Tak Ada Intervensi

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 21:06 WIB

Kejagung Tepis Isu TNI Jaga Jampidsus Febrie Adriansyah Karena Ditarget Polri

Kejagung Tepis Isu TNI Jaga Jampidsus Febrie Adriansyah Karena Ditarget Polri

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 20:49 WIB

TNI Jaga Rumah Jampidsus Febrie Ancam Supremasi Sipil dan Independensi Hukum

TNI Jaga Rumah Jampidsus Febrie Ancam Supremasi Sipil dan Independensi Hukum

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 20:36 WIB

Kejagung Tegaskan Surat Edaran Jamintel soal Kewaspadaan Tak Terkait Penggeledahan Polri

Kejagung Tegaskan Surat Edaran Jamintel soal Kewaspadaan Tak Terkait Penggeledahan Polri

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 20:29 WIB

Bukan Balas Dendam dan Politik! Polri Harus Profesional Usut Kasus Korupsi yang Seret Jampidsus

Bukan Balas Dendam dan Politik! Polri Harus Profesional Usut Kasus Korupsi yang Seret Jampidsus

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 20:08 WIB

×