Kontras dengan Wanita Afghanistan, Putri Ashraf Ghani Hidup Bebas di New York

Reza Gunadha | Rima Suliastini | Suara.com

Kamis, 19 Agustus 2021 | 15:45 WIB
Kontras dengan Wanita Afghanistan, Putri Ashraf Ghani Hidup Bebas di New York
Presiden Ashraf Ghani. (Foto: AFP)

Suara.com - Mariam Ghani, putri Presiden Afghanistan Ashraf Ghani dilaporkan hidup nyaman di New York dan populer sebagai seniman visual juga pembuat film.

Mariam disebut menikmati gaya hidup bohemian di Brooklyn, kontras dengan wanita Afghanistan yang bertahan di negara konflik.

Menyadur New York Post Kamis (19/08), wanita 42 tahun ini menolak wawancara dari seorang reporter yang mengetuk pintu kediamannya dari luar, di dalam gedung apartemennya.

Mariam Ghani cukup beruntung karena memiliki kehidupan yang lebih bebas sementara wanita di kampung halamannya kini bergelut dalam belenggu Taliban.

Ia tinggal di apartemen nyaman yang terletak di sebuah gedung mewah di blok Clinton Hill yang tenang dan rindang, dekat restoran yang ramai dan Pratt Institute.

Mariam Ghani lahir di Brooklyn dan dibesarkan di pinggiran kota Maryland sedangkan ayahnya bekerja di pemerintah Afghanistan mulai tahun 2002.

Sebelum ayahnya terpilih sebagai presiden pertama kali pada tahun 2014 dan kemudian lagi pada tahun 2019, Mariam Ghani memulai karir seni dan mengajar.

Karyanya muncul di beberapa museum terkenal di dunia, termasuk Guggenheim dan MOMA di New York dan Tate Modern di London. Pada tahun 2018, ia bergabung dengan fakultas di Bennington College di Vermont.

Film dokumenter fitur pertamanya, 'What We Left Unfinished' tentang lima film yang dimulai dan ditinggalkan selama era Komunis di Afghanistan, sekarang diputar di bioskop tertentu.

“Saya tumbuh di antara banyak budaya,” katanya. “Dan itulah posisi saya bekerja sebagai seorang seniman.”

Wanita ini itu belum secara terbuka mengomentari tindakan ayahnya baru-baru ini. Dalam artikel New York Times 2015 tentang pekerjaannya, dia mengatakan ayahnya adalah sosok yang luar biasa.

Ayahnya dilaporkan kabur dari istana kepresidenan hari Minggu dengan lingkaran orang kepercayaannya dan menurut kedutaan Rusia di Kabul, ia melarikan diri dengan empat kendaraan dan sebuah helikopter penuh uang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemerintah Tuban Minta Maaf Belum Bisa Penuhi Tuntutan Seniman

Pemerintah Tuban Minta Maaf Belum Bisa Penuhi Tuntutan Seniman

Surakarta | Kamis, 19 Agustus 2021 | 14:41 WIB

Dukungan ARTJOG bagi Seniman Muda di Tengah Pandemi Lewat Young Artist Award

Dukungan ARTJOG bagi Seniman Muda di Tengah Pandemi Lewat Young Artist Award

Jogja | Rabu, 18 Agustus 2021 | 17:00 WIB

Masker Cinta Laura di Postingan HUT RI Tuai Atensi, Ternyata Karya Seniman Bali

Masker Cinta Laura di Postingan HUT RI Tuai Atensi, Ternyata Karya Seniman Bali

Lifestyle | Selasa, 17 Agustus 2021 | 14:33 WIB

Terkini

Analis Selamat Ginting: Gibran Mulai Manuver Lawan Prabowo Demi Pilpres 2029

Analis Selamat Ginting: Gibran Mulai Manuver Lawan Prabowo Demi Pilpres 2029

News | Selasa, 14 April 2026 | 19:39 WIB

Andi Widjajanto: Selat Malaka Adalah Choke Point yang Bisa Seret Indonesia ke Konflik Global

Andi Widjajanto: Selat Malaka Adalah Choke Point yang Bisa Seret Indonesia ke Konflik Global

News | Selasa, 14 April 2026 | 19:03 WIB

Produk Makanan Segera Punya Label Gula, Garam, Lemak Level A-D: Dari Sehat hingga Berisiko

Produk Makanan Segera Punya Label Gula, Garam, Lemak Level A-D: Dari Sehat hingga Berisiko

News | Selasa, 14 April 2026 | 19:00 WIB

Sebut Prabowo-Gibran Beban Bangsa, Dosen UNJ Ubedilah Badrun Resmi Dipolisikan

Sebut Prabowo-Gibran Beban Bangsa, Dosen UNJ Ubedilah Badrun Resmi Dipolisikan

News | Selasa, 14 April 2026 | 19:00 WIB

Mahfud MD Bongkar 'Permainan' Pejabat di Balik Pelarian Koruptor Rp189 Triliun

Mahfud MD Bongkar 'Permainan' Pejabat di Balik Pelarian Koruptor Rp189 Triliun

News | Selasa, 14 April 2026 | 18:22 WIB

Habiburokhman ke Kapolri: Jangan Risau Ada Oknum, yang Penting Institusi Berani Tindak Tegas

Habiburokhman ke Kapolri: Jangan Risau Ada Oknum, yang Penting Institusi Berani Tindak Tegas

News | Selasa, 14 April 2026 | 18:10 WIB

Kasus Suap PN Depok, KPK Telusuri Riwayat Mutasi Dua Hakim Tersangka

Kasus Suap PN Depok, KPK Telusuri Riwayat Mutasi Dua Hakim Tersangka

News | Selasa, 14 April 2026 | 18:07 WIB

Kepala Dishub DKI Jadi Calon Wali Kota Jaksel, DPRD Soroti Ego Sektoral dan Lambannya Birokrasi

Kepala Dishub DKI Jadi Calon Wali Kota Jaksel, DPRD Soroti Ego Sektoral dan Lambannya Birokrasi

News | Selasa, 14 April 2026 | 18:00 WIB

Biaya Haji 2026 Tak Naik, Tapi Sumber Dana Rp1,77 Triliun Masih Gelap

Biaya Haji 2026 Tak Naik, Tapi Sumber Dana Rp1,77 Triliun Masih Gelap

News | Selasa, 14 April 2026 | 17:55 WIB

Pastikan Ketersediaan Minyakita Aman, Dirut Bulog Sidak Pasar-pasar Di Jakarta

Pastikan Ketersediaan Minyakita Aman, Dirut Bulog Sidak Pasar-pasar Di Jakarta

News | Selasa, 14 April 2026 | 17:49 WIB