Turun Tingkat! Ini Perbandingan PPKM Level 4 dan 3, Sudah Boleh Dine In

Rifan Aditya | Suara.com

Selasa, 24 Agustus 2021 | 14:35 WIB
Turun Tingkat! Ini Perbandingan PPKM Level 4 dan 3, Sudah Boleh Dine In
Turun Tingkat! Ini Perbandingan PPKM Level 4 dan 3, Sudah Boleh Dine In - Barista melayani pembeli kopi di salah satu pusat jajanan di kawasan Jagakarsa, Jakarta, Kamis (19/8/2021). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Suara.com - Sebanyak 67 kabupaten/ kota se-Jawa dan Bali menurunkan status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM level 4 ke level 3. Lalu apa perbandingan PPKM Level 4 dan 3 ini?

Penurunan status PPKM Level 4 ke Level 3 ini seiring dengan melandainya angka kasus pandemi Covid-19 di sejumlah daerah seperti Jabodetabek, Bandung, dan Surabaya.

Perbandingan PPKM Level 4 dan 3

Perbandingan PPKM level 4 dan 3 yang paling kentara adalah diperbolehkannya makan di tempat atau dine in serta pembukaan pusat perbelanjaan. Secara lebih terperinci, Presiden Joko Widodo dalam konferensi pers Senin (23/08/2021) menyampaikan perbandingan PPKM Level 4 dan 3 sebagai berikut.

  1. Tempat ibadah boleh dibuka untuk kegiatan ibadah dengan kapasitas maksimal 25 persen atau maksimal 30 orang
  2. Restoran diperbolehkan makan di tempat dengan kapasitas maksimal 25 persen dari total pengunjung. Satu meja hanya boleh diisi dua orang dengan pembatasan jam operasional hingga pukul 20.00 WIB
  3. Pusat perbelanjaan atau Mal diperbolehkan buka sampai dengan pukul 20.00 dengan kapasitas maksimal 50 persen dari total pengunjung dan wajib menerapkan protokol kesehatan secara ketat yang diatur lebih lanjut oleh pemerintah daerah
  4. Industri berorientasi ekspor dan penunjangnya dapat beroperasi 100 persen. Namun apabila menjadi kluster baru Covid-19 maka akan ditutup selama 5 hari.
  5. Pembatasan kegiatan masyarakat akan dibarengi dengan protokol kesehatan yang ketat dan penggunaan aplikasi PeduliLindungi sebagai syarat masuk.

Kendati puluhan daerah dinyatakan sudah turun level PPKM, Jokowi tetap bakal menggencarkan program vaksinasi nasional. Saat ini 90,59 juta dosis vaksin telah disuntikkan dan masih akan terus bertambah.  Pemerintah menargetkan hingga akhir Agustus 100 juta dosis vaksin sudah disuntikkan.

Terkait penggenjotan vaksinasi ini, Indonesia mendapatkan sokongan vaksin Pfizer sebanyak 1,5 juta dosis. Vaksin produksi perusahaan Amerika Serikat tersebut akan disuntikkan kepada warga di wilayah Jabodetabek.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyebutkan Indonesia menargetkan bisa mendatangkan 50 juta dosis Pfizer hingga akhir tahun melalui skema business to business (B2B). Dengan demikian, masih ada 48 juta dosis lagi dengan skema pembelian yang sama.

Di samping B2B, Budi menyebutkan masih ada pasokan sekitar 4,6 juta dosis Pfizer lewat skema multilateral. Vaksin tersebut akan tiba di Indonesia paling lambat pada akhir Agustus 2021.

Seperti itulah perbandingan PPKM Level 4 dan 3 yang perlu diketahui masyarakat pasca beberapa daerah di Jawa dan Bali menurunkan status PPKM.

Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sedikit Lebih Longgar, Ini Aturan PPKM Level 3 di Bandung Raya

Sedikit Lebih Longgar, Ini Aturan PPKM Level 3 di Bandung Raya

Jabar | Selasa, 24 Agustus 2021 | 14:22 WIB

Mal di Palembang Dibuka, Wajib Kartu Vaksin Ditentukan Mal

Mal di Palembang Dibuka, Wajib Kartu Vaksin Ditentukan Mal

Sumsel | Selasa, 24 Agustus 2021 | 14:03 WIB

PPKM Jawa-Bali Turun Level, Testing Covid-19 Tidak Boleh Ikut Turun

PPKM Jawa-Bali Turun Level, Testing Covid-19 Tidak Boleh Ikut Turun

News | Selasa, 24 Agustus 2021 | 13:55 WIB

Pantai Parangtritis Sempat Diserbu Wisatawan, Petugas Lakukan Penyekatan Berlapis

Pantai Parangtritis Sempat Diserbu Wisatawan, Petugas Lakukan Penyekatan Berlapis

Jogja | Selasa, 24 Agustus 2021 | 14:10 WIB

Terkini

Fakta Baru OTT di Tulungagung: Adik Bupati Juga Ikut Diamankan KPK

Fakta Baru OTT di Tulungagung: Adik Bupati Juga Ikut Diamankan KPK

News | Sabtu, 11 April 2026 | 17:00 WIB

Proyek Dikebut! Stasiun JIS Siap Beroperasi Juni 2026, Warga Bisa Naik KRL Langsung ke Stadion

Proyek Dikebut! Stasiun JIS Siap Beroperasi Juni 2026, Warga Bisa Naik KRL Langsung ke Stadion

News | Sabtu, 11 April 2026 | 16:34 WIB

Terungkap! OTT KPK di Tulungagung Diduga Terkait Skema Pemerasan

Terungkap! OTT KPK di Tulungagung Diduga Terkait Skema Pemerasan

News | Sabtu, 11 April 2026 | 16:29 WIB

OTT KPK Tulungagung: 13 Orang Dibawa ke Jakarta, Bupati Ikut Diperiksa

OTT KPK Tulungagung: 13 Orang Dibawa ke Jakarta, Bupati Ikut Diperiksa

News | Sabtu, 11 April 2026 | 16:24 WIB

Bupati Tulungagung Kena OTT KPK, Uang Ratusan Juta Ikut Disita

Bupati Tulungagung Kena OTT KPK, Uang Ratusan Juta Ikut Disita

News | Sabtu, 11 April 2026 | 15:52 WIB

Kasus Pegawai KPK Gadungan Peras Sahroni, Ketua KPK Minta Tunggu Hasil Pemeriksaan Polisi

Kasus Pegawai KPK Gadungan Peras Sahroni, Ketua KPK Minta Tunggu Hasil Pemeriksaan Polisi

News | Sabtu, 11 April 2026 | 15:18 WIB

Jakarta Jadi Kota Paling Aman ke-2 di ASEAN, Tapi Pramono Akui Masih Ada Premanisme

Jakarta Jadi Kota Paling Aman ke-2 di ASEAN, Tapi Pramono Akui Masih Ada Premanisme

News | Sabtu, 11 April 2026 | 15:10 WIB

Pramono Anung Larang Ondel-Ondel Ngamen di Jalan Jakarta, Ini Alasannya

Pramono Anung Larang Ondel-Ondel Ngamen di Jalan Jakarta, Ini Alasannya

News | Sabtu, 11 April 2026 | 15:02 WIB

DPRD DKI Bentuk Pansus, Target Jakarta Bebas Sampah 2030

DPRD DKI Bentuk Pansus, Target Jakarta Bebas Sampah 2030

News | Sabtu, 11 April 2026 | 12:51 WIB

Sampah Setinggi 6 Meter di Pasar Induk Kramat Jati Berhasil Dibersihkan

Sampah Setinggi 6 Meter di Pasar Induk Kramat Jati Berhasil Dibersihkan

News | Sabtu, 11 April 2026 | 12:39 WIB