Ultah Dirayakan dengan Potong Tumpeng, Pengacara Mau Besuk Rizieq di Penjara

Agung Sandy Lesmana | Bagaskara Isdiansyah | Suara.com

Selasa, 24 Agustus 2021 | 15:31 WIB
Ultah Dirayakan dengan Potong Tumpeng, Pengacara Mau Besuk Rizieq di Penjara
Foto Habib Rizieq Shihab [Foto: Antara]

Suara.com - Sejumlah tokoh ulama mulai dari Ketua Umum PA 212, tim pengacara hingga perwakilan GNPF Ulama merayakan Hari Raya Ulang Tahun Habib Rizieq Shihab dengan menggelar acara potong tumpeng. Setelah perayaaan secara simbolis itu, mereka akan menemui Rizieq yang kini masih mendekam di penjara karena dijerat sejumlah di antaranya kasus tes swab palsu di RS UMMI Bogor hingga kerumunan massa.

Acara pemotongan tumpeng untuk merayakan Ultah Rizieq ke-56 ini digelar di aula Masjid Baiturrahman Saharjo, Jakarta Selatan, Selasa (24/8/2021) sore. 

Pemotongan tumpeng ini di antaranya dilakukan oleh Ketua Umum PA 212 Slamet Maarif. Dalam acara tersebut juga turut hadir para ulama dan ustaz yang memang loyalis Habib Rizieq. 

Selain Slamet Maarif, terlihat sejumlah kuasa hukum Rizieq seperti Aziz Yanuar hingga Ichwan Tuankota. Ustaz Alfian Tanjung hingga Ketua GNPF Ulama M Yusuf Martak hadir di lokasi. 

Sejumlah tokoh ulama dari mulai Ketua Umum PA 212, GNPF Ulama melakukan potong tumpeng memperingati ulang tahun ke-56 Eks pentolan FPI Habib Rizieq Shihab di aula Masjid Baiturrahman Saharjo, Jakarta Selatan. (Suara.com/Bagaskara)
Sejumlah tokoh ulama dari mulai Ketua Umum PA 212, GNPF Ulama melakukan potong tumpeng memperingati ulang tahun ke-56 Eks pentolan FPI Habib Rizieq Shihab di aula Masjid Baiturrahman Saharjo, Jakarta Selatan. (Suara.com/Bagaskara)

Tumpeng tampak dipotong lalu secara simbolis dibagikan kepada para tokoh ulama dan tamu hang hadir. Setelah itu, usai proses tersebut doa tampak dipanjatkan untuk Rizieq. 

Aziz Yanuar pun ikut mengucapkan selamat dan memanjatkan doa untuk Rizieq yang hari ini berulang tahun.

"Kami dari tim kuasa hukum Habib Rizieq mengucapkan selamat milad kepada habib yang ke-56," kata dia. 

Aziz mengaku, tim pengacara berencana untuk menengok Rizieq yang kini masih menjalani penahanan di rumah tahanan Bareskrim Polri.  

"Nanti kami akan bertemu habib," tuturnya. 

Lebih lanjut, dalam acara ini sebelumnya diawali dengan sejumlah pernyataan sikap dari para tokoh ulama dan tamu yang hadir yang meminta agar Rizieq segera dibebaskan dari jerat hukum terutama dalam kasus RS UMMI. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PA 212 Ancam Demo Besar Anti Muhammad Kece, Penghina Nabi Muhammad

PA 212 Ancam Demo Besar Anti Muhammad Kece, Penghina Nabi Muhammad

Bekaci | Senin, 23 Agustus 2021 | 13:13 WIB

Setuju Kritikan Gus Baha Tentang Soekarnoisme, PA 212 Minta PDIP Dibubarkan

Setuju Kritikan Gus Baha Tentang Soekarnoisme, PA 212 Minta PDIP Dibubarkan

Jabar | Senin, 23 Agustus 2021 | 13:11 WIB

Alumni 212 Ancam Turun Lagi ke Jalan jika Polisi Tak Segera Tangkap Muhammad Kece

Alumni 212 Ancam Turun Lagi ke Jalan jika Polisi Tak Segera Tangkap Muhammad Kece

News | Senin, 23 Agustus 2021 | 12:40 WIB

Soal Kritikan Faham Soekarnoisme dari Gus Baha, PA 212 : PDIP Harus Dibubarkan!

Soal Kritikan Faham Soekarnoisme dari Gus Baha, PA 212 : PDIP Harus Dibubarkan!

Jawa Tengah | Senin, 23 Agustus 2021 | 11:49 WIB

Terkini

Terapkan Operasional Ramah Lingkungan, BNI Hemat Energi 559 Ribu Giga Joule Sepanjang 2025

Terapkan Operasional Ramah Lingkungan, BNI Hemat Energi 559 Ribu Giga Joule Sepanjang 2025

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 12:30 WIB

Perang Hari ke-27: Ratusan Pesawat Tempur AS-Israel Rontok di Tangan Iran

Perang Hari ke-27: Ratusan Pesawat Tempur AS-Israel Rontok di Tangan Iran

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 12:27 WIB

Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks

Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 12:26 WIB

Mendekati Masa Tenggat, KPK Ingatkan Penyelenggara Negara Segera Laporkan LHKPN

Mendekati Masa Tenggat, KPK Ingatkan Penyelenggara Negara Segera Laporkan LHKPN

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 12:16 WIB

Krisis Energi, Presiden Korsel Minta Warga Mandi Jangan Lama-lama, Cas HP Hanya Siang

Krisis Energi, Presiden Korsel Minta Warga Mandi Jangan Lama-lama, Cas HP Hanya Siang

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 12:03 WIB

Viral Tuduhan Buang Sampah ke Kali Pesanggrahan, DLH DKI: Itu Titik Penampungan Resmi

Viral Tuduhan Buang Sampah ke Kali Pesanggrahan, DLH DKI: Itu Titik Penampungan Resmi

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 11:59 WIB

Studi: Karbon Biru Bisa Tekan Emisi Dunia, Mengapa Banyak Negara Belum Menggunakannya?

Studi: Karbon Biru Bisa Tekan Emisi Dunia, Mengapa Banyak Negara Belum Menggunakannya?

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 11:55 WIB

Iran Tolak Proposal Trump, Ajukan 5 Syarat Termasuk Ganti Rugi Perang dan Kontrol Selat Hormuz

Iran Tolak Proposal Trump, Ajukan 5 Syarat Termasuk Ganti Rugi Perang dan Kontrol Selat Hormuz

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 11:46 WIB

Pulau Terancam Diduduki, Iran Beri Peringatan Keras kepada Negara-Negara Tetangga

Pulau Terancam Diduduki, Iran Beri Peringatan Keras kepada Negara-Negara Tetangga

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 11:35 WIB

Krisis PPPK di NTT: 9.000 Pegawai Terancam Putus Kontrak Masal

Krisis PPPK di NTT: 9.000 Pegawai Terancam Putus Kontrak Masal

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 11:30 WIB