Mulai 13 September, Sekolah di Jakarta Kembali Dibuka Normal dari Senin sampai Jumat

Agung Sandy Lesmana | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Kamis, 02 September 2021 | 16:42 WIB
Mulai 13 September, Sekolah di Jakarta Kembali Dibuka Normal dari Senin sampai Jumat
Mulai 13 September, Sekolah di Jakarta Kembali Dibuka Normal dari Senin sampai Jumat. Ilustrasi Murid Sekolah.

Suara.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berencana menambah waktu pembukaan sekolah. Nantinya kegiatan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) bakal dilakukan setiap hari, dari Senin hingga Jumat. 

Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Nahdiana menyatakan rencana ini akan dilakukan mulai pekan ketiga sejak dilangsungkannya PTM campuran tahap 1, Senin (30/8/2021) lalu. Artinya, mulai 13 September mendatang sekolah akan dibuka tiap Senin sampai Jumat.

"Dua minggu pertama ini kan siklusnya sekarang sekolah sehari-dibuka, lalu sehari ditutup. Sehari anak-anak masuk, sehari didisinfeksi. Lalu di minggu ketiga kita mulai sekolah buka tiap hari," ujar Nahdiana kepada wartawan, Kamis (2/9/2021).

Meski demikian, nantinya mulai pekan ketiga semua siswa tidak belajar setiap hari di sekolah. Ada aturan dan jadwal yang dibuat agar para siswa bergantian ikut PTM di sekolah.

"Katakanlah yang SD kali ini yang belajar di sekolah kelas 6. Itulah yang kita latih dalam blended learning. Jadi, misalnya sehari ada 6 sampai 10 pelajaran, artinya yang lain ada didaringkan pelajarannya," jelasnya.

Tambah Buka PTM hingga 1.500 Sekolah

Tak hanya menjadikan pembukaan sekolah setiap hari, jumlah sekolah peserta PTM campuran tahap 1 ini juga akan ditambah dari 610 menjadi 1.500 sekolah. 

Pembukaan akan dilakukan secara bertahap mulai pertengahan September. Hingga akhirnya, semua sekolah bisa kembali dibuka bergantung pada situasi pandemi Covid-19.

"Apakah semua sekolah akan masuk? Kalau kita rencanakan, iya. Karena kita enggak boleh diskriminasi sekolah ini masuk, sekolah ini tidak," katanya.

Namun ia menegaskan, setiap sekolah yang sudah boleh dibuka sudah dinyatakan mampu mengikuti aturan dan menerapkan protokol kesehatan pencegahan penularan Covid-19.

"Tetapi sekolah yang bisa melakukan PTM terbatas adalah mereka yang sudah kita pastikan siap. Seperti apa syaratnya? Sudah ada di SKB 4 menteri, itulah yang kita tuangkan dalam instrumen kita," pungkasnya.

Sejak PTM campuran dimulai, 610 sekolah hanya dibuka setiap Senin, Rabu, dan Jumat. Sementara tiap Selasa dan Kamis sekolah disemprot disinfektan.

Tidak semua siswa datang ke sekolah karena pembelajaran daring juga tetap dilakukan. Selain itu vaksinasi juga jadi syarat bagi guru, siswa dan karyawan yang datang ke sekolah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PTM Digelar, Gibran Wajibkan Siswa Diantar dan Jemput oleh Orang Tua

PTM Digelar, Gibran Wajibkan Siswa Diantar dan Jemput oleh Orang Tua

Jawa Tengah | Kamis, 02 September 2021 | 15:51 WIB

Program Pangan Bersubsidi Untuk Warga Jakarta

Program Pangan Bersubsidi Untuk Warga Jakarta

Foto | Kamis, 02 September 2021 | 15:20 WIB

Izin Orang Tua Jadi Syarat Mutlak, Begini Teknis Pembelajaran Tatap Muka di Kota Cimahi

Izin Orang Tua Jadi Syarat Mutlak, Begini Teknis Pembelajaran Tatap Muka di Kota Cimahi

Jabar | Kamis, 02 September 2021 | 15:01 WIB

Sekolah di Sragen Bakal Jalankan PTM, Bupati: Siswa Dilarang Naik Ojek!

Sekolah di Sragen Bakal Jalankan PTM, Bupati: Siswa Dilarang Naik Ojek!

Jawa Tengah | Kamis, 02 September 2021 | 12:44 WIB

Terkini

Kisah Supriadi: Dulu Belajar Silvofishery ke Kalimantan, Kini Sukses Budidaya Nila di Lombok Timur

Kisah Supriadi: Dulu Belajar Silvofishery ke Kalimantan, Kini Sukses Budidaya Nila di Lombok Timur

News | Sabtu, 11 April 2026 | 07:00 WIB

KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Diamankan

KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Diamankan

News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:42 WIB

Seskab Teddy Pastikan Indonesia Tidak Akan Tarik Pasukan dari UNIFIL

Seskab Teddy Pastikan Indonesia Tidak Akan Tarik Pasukan dari UNIFIL

News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:28 WIB

Lagi-lagi Singgung Iran, Ini Sesumbar Donald Trump Soal Pasokan Minyak

Lagi-lagi Singgung Iran, Ini Sesumbar Donald Trump Soal Pasokan Minyak

News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:24 WIB

Kantor Kementerian PU Digeledah Kejati, Seskab Teddy: Silakan, Pemerintah Terbuka untuk Proses Hukum

Kantor Kementerian PU Digeledah Kejati, Seskab Teddy: Silakan, Pemerintah Terbuka untuk Proses Hukum

News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:21 WIB

Seskab Teddy: Presiden Prabowo Bakal ke Rusia Dalam Waktu Dekat

Seskab Teddy: Presiden Prabowo Bakal ke Rusia Dalam Waktu Dekat

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:53 WIB

Pastikan Program Unggulan Presiden Berjalan, Mendagri Tinjau Program Perumahan Rakyat di Tomohon

Pastikan Program Unggulan Presiden Berjalan, Mendagri Tinjau Program Perumahan Rakyat di Tomohon

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:47 WIB

Seskab Teddy Bantah Isu Indonesia Bakal 'Chaos': Itu Narasi Keliru!

Seskab Teddy Bantah Isu Indonesia Bakal 'Chaos': Itu Narasi Keliru!

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:27 WIB

Diversifikasi Pasar Belum Optimal, Indonesia Rentan Terseret Dampak Konflik Timur Tengah

Diversifikasi Pasar Belum Optimal, Indonesia Rentan Terseret Dampak Konflik Timur Tengah

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:15 WIB

Seskab Teddy Sebut Ada Fenomena Inflasi Pengamat: Beri Data Keliru, Picu Kecemasan

Seskab Teddy Sebut Ada Fenomena Inflasi Pengamat: Beri Data Keliru, Picu Kecemasan

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:14 WIB