Korea Utara Tolak 3 Juta Dosis Vaksin China, Alasannya Negara Lain Lebih Butuh

Reza Gunadha | Rima Suliastini | Suara.com

Kamis, 02 September 2021 | 20:02 WIB
Korea Utara Tolak 3 Juta Dosis Vaksin China, Alasannya Negara Lain Lebih Butuh
Pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un memimpin pertemuan darurat dalam foto yang dirilis KCNA di Pyongyang, Korea Utara, pada Sabtu (25/2020). [STR / KCNA VIA KNS / AFP]

Suara.com - Korea Utara menolak sekitar 3 juta dosis vaksin Covid-19 dari China dan menyarankannya memberikan pada negara lain yang lebih membutuhkan, kata Unicef.

Menyadur France 24 Kamis (2/9/2021), kementerian kesehatan masyarakat Korea Utara mengatakan 2,97 juta dosis Sinovac yang ditawarkan dapat dipindahkan ke negara-negara yang terkena dampak parah.

Korut juga menekankan pasokan global vaksin Covid-19 terbatas dan adanya lonjakan berulang di beberapa negara, kata juru bicara UNICEF pada AFP.

Pyongyang akan terus berkomunikasi dengan COVAX untuk menerima vaksin COVID-19 dalam beberapa bulan mendatang, tambah mereka.

Pada bulan Juli, sebuah think tank Korea Selatan yang berafiliasi dengan agen mata-mata Seoul mengatakan Pyongyang juga menolak vaksin AstraZeneca.

Ilustrasi vaksin COVID-19 (pixabay)
Ilustrasi vaksin COVID-19 (pixabay)

Vaksin yang ditawarkan dalam skema Covax ini kemungkinan tak diterima karena adanya kekhawatiran tentang efek samping.

Institut Strategi Keamanan Nasional menambahkan ada dua kemungkinan mengapa Korea Utara mau menerima vaksin-vaksin tersebut.

Pertama, mereka tidak memiliki penyimpanan dingin yang cukup untuk vaksin Pfizer dan Moderna dan yang kedua, Kim Jong Un skeptis tentang efektivitas vaksin China.

Korea Utara adalah negara pertama yang mengunci perbatasan dengan China.

Pyongyang menegaskan pihaknya belum melihat adanya kasus virus corona tapi mereka telah membayar harg yang sangat mahal untuk blokade tersebut, salah satunya krisis pangan.

UNICEF mendistribusikan vaksin di bawah program Akses Global Vaksin COVID-19 (Covax) untuk negara-negara berpenghasilan rendah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Vaksin Sinovac Tak Diakui di Luar Negeri? Begini Pengalaman Tasya Kamila di Amerika

Vaksin Sinovac Tak Diakui di Luar Negeri? Begini Pengalaman Tasya Kamila di Amerika

Health | Kamis, 02 September 2021 | 10:56 WIB

Vaksinasi Untuk Pelajar Hanya Bisa Sinovac, Diskes Samarinda: Bukan Kami yang Merencanakan

Vaksinasi Untuk Pelajar Hanya Bisa Sinovac, Diskes Samarinda: Bukan Kami yang Merencanakan

Kaltim | Selasa, 31 Agustus 2021 | 19:14 WIB

Sumut Kembali Kedatangan 3.000 Dosis Vaksin Sinovac, Dikawal Brimob Polda Sumut

Sumut Kembali Kedatangan 3.000 Dosis Vaksin Sinovac, Dikawal Brimob Polda Sumut

Sumut | Selasa, 31 Agustus 2021 | 13:35 WIB

Terkini

Amien Rais Sebut Pengaruh Seskab Teddy Kalahkan Tokoh Senior Dasco dan Sjafrie Sjamsoeddin

Amien Rais Sebut Pengaruh Seskab Teddy Kalahkan Tokoh Senior Dasco dan Sjafrie Sjamsoeddin

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 23:22 WIB

Bawa Sejarah Kaum Nabi Luth, Amien Rais Desak Prabowo Jauhi dan Pecat Teddy Indra Wijaya

Bawa Sejarah Kaum Nabi Luth, Amien Rais Desak Prabowo Jauhi dan Pecat Teddy Indra Wijaya

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 23:20 WIB

Polisi Amankan 101 Orang yang Diduga Berniat Membuat Kerusuhan pada May Day 2026

Polisi Amankan 101 Orang yang Diduga Berniat Membuat Kerusuhan pada May Day 2026

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 23:17 WIB

Apa Itu Outsourcing? Ini Bedanya dengan Pekerja Kontrak, Dianggap Sama Padahal Beda Nasib

Apa Itu Outsourcing? Ini Bedanya dengan Pekerja Kontrak, Dianggap Sama Padahal Beda Nasib

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 22:28 WIB

Cuaca Ekstrem Terjang Bogor, Satu Warga Tewas Tertimpa Pohon dan Puluhan Terdampak Banjir

Cuaca Ekstrem Terjang Bogor, Satu Warga Tewas Tertimpa Pohon dan Puluhan Terdampak Banjir

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 22:16 WIB

Kejanggalan Sidang Andrie Yunus: Kelompok Sipil Endus Motif Lain di Balik Kasus Air Keras

Kejanggalan Sidang Andrie Yunus: Kelompok Sipil Endus Motif Lain di Balik Kasus Air Keras

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 21:20 WIB

BNI Kawal Generasi Emas Baru, Tim Uber Indonesia Melaju ke Semifinal

BNI Kawal Generasi Emas Baru, Tim Uber Indonesia Melaju ke Semifinal

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 20:19 WIB

Prabowo Akan Resmikan Museum Marsinah di Nganjuk

Prabowo Akan Resmikan Museum Marsinah di Nganjuk

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 19:47 WIB

Ekonomi Aceh Tamiang Mulai Bangkit, Aktivitas Pasar Kembali Ramai

Ekonomi Aceh Tamiang Mulai Bangkit, Aktivitas Pasar Kembali Ramai

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 19:07 WIB

May Day di DPR Kondusif: Massa Gebrak dan Kasbi Bubar Jalan, Pasukan Oranye Sisir Sampah Sisa Aksi

May Day di DPR Kondusif: Massa Gebrak dan Kasbi Bubar Jalan, Pasukan Oranye Sisir Sampah Sisa Aksi

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 18:49 WIB