Sejak Taliban Kembali Berkuasa, Burqa Terjual Laris Manis di Afghanistan

Reza Gunadha, Hikmawan Muhamad Firdaus

Sabtu, 04 September 2021 | 11:56 WIB
Sejak Taliban Kembali Berkuasa, Burqa Terjual Laris Manis di Afghanistan
Ilustrasi burqa.[Shutterstock]

Suara.com - Perempuan di Afghanistan berlomba-lomba memborong burqa setelah Taliban mengambil alih negara tersebut pada 15 Agustus 2021.

Menyadur Al Arabiya Sabtu (4/9/2021), seorang pelanggan mengatakan bahwa ia harus membeli pakaian tersebut setelah Taliban mengambil alih di Afghanistan.

"Pada pemerintahan sebelumnya, saya mengenakan jilbab atau pakaian lain yang sesuai," kata Nadia, seorang pelanggan di toko yang menjual burqa.

"Sekarang saya ingin membeli burqa karena setelah kedatangan Taliban, mereka mengatakan bahwa wanita harus menjaga pakaiannya," tambahnya.

Burqa merupakan salah satu jenis pakaian yang menutupi seluruh badan. Pakaian tersebut dilengkapi jaring-jaring di bagian mata untuk melihat.

Sejak mengambil alih Afghanistan dari pemerintahan yang didukung AS, Taliban mencoba menghadirkan wajah yang lebih moderat kepada dunia.

Taliban berjanji akan melindungi hak asasi manusia dan menahan diri dan tidak membalas dendam kepada musuh-musuh lamanya.

Namun, justru banyak laporan yang mengungkapkan bahwa kelompok tersebut justru sangat membatasi hak-hak perempuan.

Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres mengatakan Taliban mulai membatasi hak-hak perempuan di wilayah yang mereka ambil alih.

baca juga

"Saya... sangat terganggu dengan indikasi awal bahwa Taliban memberlakukan pembatasan ketat terhadap hak asasi manusia di wilayah yang mereka kuasai, terutama yang menargetkan perempuan dan jurnalis," kata Guterres.

"Sangat mengerikan dan memilukan melihat laporan tentang hak-hak yang diperoleh dengan susah payah dari gadis-gadis dan wanita Afghanistan yang direnggut," tambahnya.

Pada hari Kamis, perempuan di provinsi Herat Afghanistan melakukan aksi protes dan menuntut hak-hak dasar bagi perempuan dan anak perempuan.

Para perempuan di wilyah tersebut juga menuntut kepada pemerintah Taliban untuk memberikan hak bekerja dan mendapatkan pendidikan.

Sementara itu di Kabul, para pembela hak-hak perempuan Afghanistan dan aktivis berunjuk rasa di depan istana kepresidenan untuk meminta Taliban mempertahankan prestasi dan pendidikan mereka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemerintahan Afganistan Segera Diumumkan, Berikut Pemimpinnya

Pemerintahan Afganistan Segera Diumumkan, Berikut Pemimpinnya

Sumsel | Sabtu, 04 September 2021 | 06:10 WIB

Berperang Sejak 2015, Taliban Tidak Berhubungan Baik Dengan ISIS

Berperang Sejak 2015, Taliban Tidak Berhubungan Baik Dengan ISIS

News | Jum'at, 03 September 2021 | 20:22 WIB

Dunia Menanti Wajah Baru Taliban, Mullah Baradar Akan Jadi Pemimpin Baru Afghanistan

Dunia Menanti Wajah Baru Taliban, Mullah Baradar Akan Jadi Pemimpin Baru Afghanistan

Sulsel | Sabtu, 04 September 2021 | 05:00 WIB

Terkini

Buku 30 Hari Mengubah Kebiasaan Buruk: Belajar Berubah dari Hal Kecil

Buku 30 Hari Mengubah Kebiasaan Buruk: Belajar Berubah dari Hal Kecil

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 16:00 WIB

Kenapa Ban Mobil Botak Sebelah? Intip Ciri dan Panduan Rotasi si Kulit Bundar

Kenapa Ban Mobil Botak Sebelah? Intip Ciri dan Panduan Rotasi si Kulit Bundar

Otomotif | Rabu, 30 September 2026 | 15:58 WIB

WNI Tentara Bayaran Rusia Asal Natuna Tewas Dibom Drone Ukraina

WNI Tentara Bayaran Rusia Asal Natuna Tewas Dibom Drone Ukraina

News | Rabu, 30 September 2026 | 15:58 WIB

Remisi Sakit Indra Kenz Diinvestigasi! Bisa Kembali ke Lapas Jika Dibatalkan

Remisi Sakit Indra Kenz Diinvestigasi! Bisa Kembali ke Lapas Jika Dibatalkan

News | Rabu, 30 September 2026 | 15:55 WIB

Pelatih Bangladesh Tepis Rumor Keretakan Skuad Jelang Laga Kontra Timnas Indonesia

Pelatih Bangladesh Tepis Rumor Keretakan Skuad Jelang Laga Kontra Timnas Indonesia

Bola | Rabu, 30 September 2026 | 15:50 WIB

Sephora Kids dan Obsesi Skincare Dini: Saat Anak SD Lupa Caranya Bermain

Sephora Kids dan Obsesi Skincare Dini: Saat Anak SD Lupa Caranya Bermain

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 15:50 WIB

Istri Eks Sekjen Kemnaker  Hery Sudarmanto Dipanggil KPK terkait Kasus Pemerasan RPTKA

Istri Eks Sekjen Kemnaker Hery Sudarmanto Dipanggil KPK terkait Kasus Pemerasan RPTKA

News | Rabu, 30 September 2026 | 15:48 WIB

Kenalin Om Jauh Deputi Bakom Timothy Ivan, Heryanto Tanaka Penyuap Hakim Agung

Kenalin Om Jauh Deputi Bakom Timothy Ivan, Heryanto Tanaka Penyuap Hakim Agung

News | Rabu, 30 September 2026 | 15:44 WIB

5 Tahun Dibiarkan Semrawut, Kabel di Kuningan Barat Bikin Pengendara Sering Terpeleset!

5 Tahun Dibiarkan Semrawut, Kabel di Kuningan Barat Bikin Pengendara Sering Terpeleset!

News | Rabu, 30 September 2026 | 15:43 WIB

Jokowi dan PSI Makin Percaya Diri, Pengamat Singgung Potensi Pecah Kongsi

Jokowi dan PSI Makin Percaya Diri, Pengamat Singgung Potensi Pecah Kongsi

Video | Rabu, 30 September 2026 | 15:42 WIB

×