alexametrics

Viral Pria Misterius Berbaju Gamis Muncul di Samsat, Bayar Pajak Kendaraan Pakai Emas

Reza Gunadha | Aulia Hafisa
Viral Pria Misterius Berbaju Gamis Muncul di Samsat, Bayar Pajak Kendaraan Pakai Emas
Ilustrasi emas batang [Shutterstock]

Viral di media sosial pria misterius membagikan emas secara cuma-cuma di perkantoran Samsat Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan.

Suara.com - Viral di media sosial pria misterius membagikan emas secara cuma-cuma di perkantoran Samsat Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan.

Empat butiran emas seberat 36,25 gram diberikan secara cuma-cuma olehnya.

Melansir Apahabar.com, kejadian itu dibenarkan kepala UPPD Samsat Banjarbaru, Tommy Hariardi. Katanya, kejadian itu berlangsung pada Kamis (2/9/2021) lalu.

"Informasi dari kawan-kawan seperti itu," ujar Tommy.

Baca Juga: Viral Ayah di Jambi Lempar Anak ke Tepi Sungai, Sempat Dipukul Pakai Sandal

Aksi langka tersebut bermula pada Kamis sekitar pukul 14.30 ketika seorang pria turun dari mobil dobel kabin berwarna hitam dengan nomor polisi KH (Kalimantan Tengah).

Ia tampak mengenakan jubah dan peci berwarna putih.

"Perawakannya kecil saja, dia masuk lalu salah satu tangannya membawa sepertinya Al-Quran yang dibungkus sorban, dan tangan satunya memberikan butiran (emas) itu," ceritanya.

Lalu, pria itu berkata kepada para pegawai bahwa Al-Quran akan ia serahkan ke Sekumpul, Kabupaten Banjar. Sedang, ia meminta petugas agar memeriksa atau mengecek butiran yang diberikannya setelah tiga hari.

Viral Pria Misterius Berbaju Gamis Bayar Pajak Kendaraan dengan Emas
Viral Pria Misterius Berbaju Gamis Bayar Pajak Kendaraan dengan Emas

Tommy bilang sejatinya kedatangan pria itu untuk membayar pajak. Namun, data-data yang diperlukan tidak diterima oleh petugas.

Baca Juga: Gagal Cantik, Outfit Bulan Madu Wanita Ini Malah Mengembang Mirip Balon

Ia kemudian melakukan pengecekan butiran emas itu ke Pasar Martapura. Ternyata, butiran itu adalah emas asli.

Enggan terjadi hal yang tidak diinginkan, Tommy berinisiatif mengoordinasikannya ke Polres Banjarbaru.

"Kita khawatir juga, takutnya disalah artikan. Jadi emasnya kita serahkan ke Polres Banjarbaru," tutupnya.

Komentar