Kakek 60 Tahun Disiksa di Penjara, Dipaksa Minum Air Toilet

Rendy Adrikni Sadikin, Hikmawan Muhamad Firdaus

Rabu, 08 September 2021 | 15:02 WIB
Kakek 60 Tahun Disiksa di Penjara, Dipaksa Minum Air Toilet
Ilustrasi penjara.[Unsplash/Emiliano Bar]

Suara.com - Seorang kakek asal Inggris mengalami penganiayaan oleh sipir penjara Dubai ketika menjalani hukuman penjara akibat hutang yang melilit anaknya.

Menyadur The Sun Rabu (8/9/2021), kelompok advokasi Detained in Dubai mengungkapkan jika Albert Douglas dipaksa minum air toilet oleh sipir penjara Dubai.

Pria 60 tahun yang dipenjara awal tahun juga dipaksa untuk menyaksikan teman satu selnya mengalami penyiksaan.

Albert kini sedang menjalani perawatan di rumah sakit dan akan menjalani operasi pada bahu yang terkilir sejak lima bulan yang lalu.

Kelompok advokasi tersebut juga mengungkapkan jika dokter terkejut karena Albert tidak menerima perawatan sebelumnya.

Detained in Dubai mengungkapkan jika sejak ditangkap tujuh bulan lalu, Albert dipukuli oleh sipir penjara. Ia juga tidak diberi obat jantung yang rutin ia konsumsi dan dipaksa minum dari air toilet.

Kelompok advokasi tersebut juga mengungkapkan jika Albert berulang kali diinterogasi dan diancam agar ia mengakui kejahatan yang tidak dilakukannya.

Taipan ekspatriat yang berasal dari London tersebut pertama kali ditahan karena kasus cek palsu yang tidak dia tulis.

Cek tersebut terkait dengan dugaan utang yang melilit perusahaan milik putranya yang akhirnya gulung tikar, Wolfgang.

baca juga

"Mereka mengejar ayah saya karena saya pulang ke Inggris ketika cek saya tidak diterima," jelas Wolfgang.

"Penjara di sana tidak seperti penjara di sini. Dia dibawa ke penjara di mana dia dipukuli secara brutal hingga mengeluarkan darah dari telinganya," sambungnya.

Albert didenda 2,5 juta poundsterling (Rp 49 miliar), meskipun dia tidak memiliki peran di perusahaan, dan dipenjara selama tiga tahun setelah kalah dalam banding.

Meskipun tes forensik membuktikan cek itu bukan miliknya, Albert dilaporkan terkena serangkaian tuduhan palsu lainnya.

"Albert telah dipenjara hampir sepanjang tahun dan sebagai hasilnya, bisnisnya sendiri telah runtuh, menyebabkan kasus keuangan baru dibuka terhadapnya," jelas Radha Stirling, CEO Detained in Dubai.

"Betapa berbahayanya Dubai bagi investor." tegasnya.

Pihak keluarga Albert khawatir jika ia bisa tewas di penjara akibat serangkaian perlakuan yang diterimanya.

Pihak keluarga mendesak pemerintah Inggris untuk menggunakan kekuatan diplomatiknya agar Albert bisa dibebaskan dari penjara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Selain Lapas Tangerang, Ini Deretan Kasus Kebakaran Penjara di Indonesia

Selain Lapas Tangerang, Ini Deretan Kasus Kebakaran Penjara di Indonesia

Surakarta | Rabu, 08 September 2021 | 12:17 WIB

MENCEKAM! 100 Napi Menjerit-jerit di Tengah Kobaran Api Kebakaran Lapas Tangerang

MENCEKAM! 100 Napi Menjerit-jerit di Tengah Kobaran Api Kebakaran Lapas Tangerang

Bekaci | Rabu, 08 September 2021 | 11:53 WIB

Israel Kecolongan, Enam Warga Palestina Berhasil Kabur dari Penjara Lewat Terowongan

Israel Kecolongan, Enam Warga Palestina Berhasil Kabur dari Penjara Lewat Terowongan

News | Rabu, 08 September 2021 | 13:19 WIB

Terkini

Mengapa Pandangan yang Tepat Tentang Emas Tetap Bisa Berujung Rugi

Mengapa Pandangan yang Tepat Tentang Emas Tetap Bisa Berujung Rugi

Bisnis | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 22:09 WIB

Kode Voucher Belanja 10.10 di Shopee dari BRI, Ada Diskon Tambahan!

Kode Voucher Belanja 10.10 di Shopee dari BRI, Ada Diskon Tambahan!

Bri | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 22:07 WIB

BRI Gandeng Eastspring Indonesia, Tambah Pilihan Investasi bagi Nasabah

BRI Gandeng Eastspring Indonesia, Tambah Pilihan Investasi bagi Nasabah

Sumbar | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 22:06 WIB

BRI Luncurkan Tiga Reksa Dana Baru, Investasi Awal Mulai Rp100.000

BRI Luncurkan Tiga Reksa Dana Baru, Investasi Awal Mulai Rp100.000

Sumsel | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 22:03 WIB

Keresahan Publik Diabaikan, Sosiolog UGM Khawatir Masyarakat Berubah Jadi Apatis dan Marah

Keresahan Publik Diabaikan, Sosiolog UGM Khawatir Masyarakat Berubah Jadi Apatis dan Marah

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 22:00 WIB

IM3 Istimewa Hadir dengan Lebih Banyak Manfaat dalam Satu Paket Prabayar

IM3 Istimewa Hadir dengan Lebih Banyak Manfaat dalam Satu Paket Prabayar

Sumut | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 21:54 WIB

BRI Private dan Prioritas Dapat Promo Buy 1 Get 2 Tiket The Premiere Cinema XXI

BRI Private dan Prioritas Dapat Promo Buy 1 Get 2 Tiket The Premiere Cinema XXI

Bali | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 21:51 WIB

KPK Dalami Dugaan Permintaan Uang Terkait Pembukaan Blokir Lahan PT Summarecon

KPK Dalami Dugaan Permintaan Uang Terkait Pembukaan Blokir Lahan PT Summarecon

Bogor | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 21:49 WIB

Polisi Tangkap Pengedar Sabu di Angke, Barang Diduga Berasal dari Kampung Boncos

Polisi Tangkap Pengedar Sabu di Angke, Barang Diduga Berasal dari Kampung Boncos

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 21:49 WIB

Jaga Daya Saing Industri Nasional di Kancah Global, PLN Terus Perkuat Layanan REC dan GEAS

Jaga Daya Saing Industri Nasional di Kancah Global, PLN Terus Perkuat Layanan REC dan GEAS

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 21:46 WIB

×