PKS Ungkit Visi Misi Jokowi: Semangat Kemandirian Vaksin Jangan Dikalahkan Agenda Asing

Agung Sandy Lesmana, Novian Ardiansyah

Kamis, 09 September 2021 | 09:53 WIB
PKS Ungkit Visi Misi Jokowi: Semangat Kemandirian Vaksin Jangan Dikalahkan Agenda Asing
PKS Ungkit Visi Misi Jokowi: Semangat Kemandirian Vaksin Jangan Dikalahkan Agenda Asing.Peneliti meriset pembuatan vaksin Merah Putih di salah satu laboratorium PT Bio Farma (Persero), Bandung, Jawa Barat, Rabu (12/8/2020). ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto

Menurut data Kementerian Kesehatan, Indonesia kini telah menyuntikkan 90 juta dosis vaksin dan menempati posisi kesembilan di dunia dalam jumlah penyuntikan vaksin.

Wajib Jaminan Alih Teknologi

Kolaborasi pendirian pabrik vaksin COVID-19 jenis mRNA yang melibatkan perusahaan Indonesia dengan China diklaim ekonom akan menciptakan peluang kerja dan penyerapan tenaga kerja.

"Diharapkan pabrik itu tidak hanya memproduksi vaksin COVID-19 saja melainkan harus mampu memberikan ruang penelitian bagi produksi vaksin lainnya, sehingga upaya penguatan sektor kesehatan dari sisi ketersediaan vaksin lebih terjamin," kata Ekonom senior dari Institut Bisnis dan Informatika Kwik Kian Gie Hisar Sirait di Jakarta, Rabu (25/8/2021).

Ia menyebut, ada beberapa catatan terkait arus investasi asing atau foreign direct investment di sektor farmasi melalui rencana pendirian pabrik vaksin tersebut.

Pertama, teknologi pengembangan vaksin yang dibawa masuk harus memiliki jaminan alih teknologi ke pihak Indonesia. Dalam waktu dua tahun teknologinya harus sudah dialihkan ke Indonesia.

Kedua, kesempatan riset dan pengembangan vaksin harus dipastikan agar ahli-ahli Indonesia memiliki kesempatan untuk melakukan riset internasional.

Pemerintah perlu memastikan keterlibatan ahli Indonesia mulai dari perencanaan, pendirian dan produksi, sehingga dengan mekanisme ini proses alih teknologi dapat dicapai.

Ketiga, pihak swasta dan produsen vaksin domestik harus diberi peran juga agar efek berganda dari pendirian pabrik kolaborasi Indonesia - China bisa memberikan dampak yang besar dalam rangka penguatan sektor kesehatan, terutama ketersediaan berbagai produk vaksin.

baca juga

Dikabarkan sebelumnya, pemerintah menyatakan akan memproduksi dua jenis vaksin COVID-19 untuk menyuplai kebutuhan dalam negeri mulai tahun depan.

Pada April 2022, Indonesia akan memproduksi vaksin jenis mRNA yang dilakukan atas kolaborasi perusahaan Indonesia dengan perusahaan China.

Kemudian, pada Mei-Juni tahun depan, vaksin lokal dengan merek Merah Putih yang dikembangkan lima universitas dan dua institusi juga akan diproduksi untuk memenuhi pasokan vaksin di Tanah Air.

Hisar menilai komitmen pemerintah untuk memproduksi kedua jenis vaksin dalam waktu yang hampir bersamaan merupakan langkah yang bijak dalam meningkatkan ketersediaan vaksin di dalam negeri.

Dia berharap produsen vaksin Merah Putih bisa berkolaborasi dengan pabrik yang akan didirikan, bekerja sama dalam aspek pengembangan metode melalui riset bersama.

"Jika memungkinkan produsen vaksin Merah Putih bergandengan tangan dengan pabrik vaksin yang akan didirikan tersebut melalui kolaborasi iptek dan sarana prasarana," ucapnya.

Hisar juga menyarankan agar pendirian pabrik vaksin harus mampu menciptakan sinergitas dengan Bio Farma sebagai perusahan pelat merah yang bergerak dalam bidang farmasi. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cara Perbaiki Data yang Salah di Sertifikat Vaksin COVID-19

Cara Perbaiki Data yang Salah di Sertifikat Vaksin COVID-19

Lampung | Kamis, 09 September 2021 | 09:45 WIB

WHO Ungkap Penyebab Negara Miskin Sulit Dapat Pasokan Vaksin Covid-19

WHO Ungkap Penyebab Negara Miskin Sulit Dapat Pasokan Vaksin Covid-19

Health | Kamis, 09 September 2021 | 09:08 WIB

Ayo Vaksin Lur! Ini Jadwal dan Lokasi Terbaru Bus Vaksinasi Keliling di Kota Solo

Ayo Vaksin Lur! Ini Jadwal dan Lokasi Terbaru Bus Vaksinasi Keliling di Kota Solo

Surakarta | Kamis, 09 September 2021 | 09:07 WIB

Bahaya Pembatalan Kartu Vaksin Sebagai Syarat Administrasi: COVID-19 Bisa Tinggi

Bahaya Pembatalan Kartu Vaksin Sebagai Syarat Administrasi: COVID-19 Bisa Tinggi

Kalbar | Kamis, 09 September 2021 | 08:31 WIB

Terkini

3  Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:42 WIB

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:41 WIB

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB

Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat

Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:43 WIB

19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!

19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:28 WIB

Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas

Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:26 WIB

Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka

Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:26 WIB

Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM

Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:18 WIB

Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT

Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:12 WIB