Proses Identifikasi Jenazah Korban Kebakaran Lapas Tangerang Butuh Waktu 5 Hari

Agung Sandy Lesmana, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Kamis, 09 September 2021 | 12:23 WIB
Proses Identifikasi Jenazah Korban Kebakaran Lapas Tangerang Butuh Waktu 5 Hari
Jenazah napi, korban kebakaran Lapas Tangerang saat tiba di Rumah Sakit Polri, Kramatjati, Jaktim. (Suara.com/Welly Hidayat)

Suara.com - Proses identifikasi jenazah korban kebakaran Lembaga Kemasyarakatan (Lapas) Tangerang, menggunakan DNA, membutuhkan waktu minimal lima hari. Hal itu disampaikan oleh Komandan Disaster Victim Identification (DVI) Pusdokkes Polri Kombes Hery Wijatmoko. 

"DNA itu lima hari prosesnya, bukan seperti kami periksa rapid antigen, prosesnya beda," kata Hery 
kepada wartawan di Rumah Sakit Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, pada Rabu (8/9/2021) malam kemarin. 

Kendati demikian, tidak menutup kemungkinan proses identifikasi bisa lebih cepat, dengan catatan satu dari tiga data primer berhasil dicocokkkan. 

Data primer yang dimaksud adalah DNA korban yang dicocokkan dengan DNA keluarga. Kemudian gigi korban yang dicocokkan dengan rekam medis pemeriksaan ke dokter gigi, dan sidik jari yang dicocokkan dengan dokumen pribadi korban seperti paspor. 

Karenanya,  tim DVI akan mendahulukan data primer yang ada, guna mempercepat proses identifikasi. 

"Semua sampel itu diambil mana yang duluan ada. Kalau sidik jari selesai langsung kita bisa rilis," imbuh Hery. 

Dalam proses identifikasi, kondisi jenazah menjadi menjadi pertimbangan. 

Di samping itu, dalam proses identifikasi tim DVI menggunakan data sekunder, berupa tinggi badan, berat badan, dan tato pada tubuh korban. 

Diketahui, jumlah korban tewas dalam insiden kebakaran di Lapas Klas I Tangerang Rabu (8/9/2021) kemarin bertambah menjadi 44 orang. Hal itu menyusul tiga korban yang meninggal hari ini.

baca juga

Dalam kebakaran itu juga mengakibatkan puluhan narapidana mengalami luka-luka. Diduga, kebakaran di Lapas Klas I Tangerang karena korsleting listrik. 
  

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Legislator PAN: Kalau Punya Moral, Yasonna Harusnya Mundur dari Menkumham

Legislator PAN: Kalau Punya Moral, Yasonna Harusnya Mundur dari Menkumham

News | Kamis, 09 September 2021 | 12:10 WIB

Video Call Sebelum Lapas Terbakar, Kisah Pertemuan Terakhir Hengky dengan Tunangannya

Video Call Sebelum Lapas Terbakar, Kisah Pertemuan Terakhir Hengky dengan Tunangannya

News | Kamis, 09 September 2021 | 11:15 WIB

Inalillahi! Korban Tewas Akibat Kebakaran Lapas Tangerang Bertambah 3 Orang

Inalillahi! Korban Tewas Akibat Kebakaran Lapas Tangerang Bertambah 3 Orang

Banten | Kamis, 09 September 2021 | 10:19 WIB

Ada Unsur Pidana di Kebakaran Lapas Tangerang, Polisi Kumpulkan Alat Bukti

Ada Unsur Pidana di Kebakaran Lapas Tangerang, Polisi Kumpulkan Alat Bukti

Banten | Kamis, 09 September 2021 | 08:46 WIB

Terkini

Boni Hargens Soroti Polri di Era Digital: Citizen Journalism Bisa Jadi Early Warning System

Boni Hargens Soroti Polri di Era Digital: Citizen Journalism Bisa Jadi Early Warning System

News | Minggu, 20 September 2026 | 17:33 WIB

Presiden Prabowo Perintahkan Kapolri Usut 95 Korporasi Terindikasi Karhutla: Jangan Ragu

Presiden Prabowo Perintahkan Kapolri Usut 95 Korporasi Terindikasi Karhutla: Jangan Ragu

News | Minggu, 20 September 2026 | 17:32 WIB

Mengapa Nasi di Rice Cooker Cepat Lembek dan Menguning Padahal Baru Dimasak Beberapa Jam?

Mengapa Nasi di Rice Cooker Cepat Lembek dan Menguning Padahal Baru Dimasak Beberapa Jam?

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 17:25 WIB

Gajian Tiap Bulan, tapi Takut Kehabisan Uang: Inikah Realitas Dunia Kerja?

Gajian Tiap Bulan, tapi Takut Kehabisan Uang: Inikah Realitas Dunia Kerja?

Your Say | Minggu, 20 September 2026 | 17:20 WIB

Karhutla di Poso Meluas ke Permukiman, 15 Hektare Lahan dan 2 Rumah Terbakar

Karhutla di Poso Meluas ke Permukiman, 15 Hektare Lahan dan 2 Rumah Terbakar

News | Minggu, 20 September 2026 | 17:05 WIB

Tampil Gagah ala Harley-Davidson, Motor Cruiser Yamaha V Star 250 Dibanderol Cuma Rp80 Jutaan

Tampil Gagah ala Harley-Davidson, Motor Cruiser Yamaha V Star 250 Dibanderol Cuma Rp80 Jutaan

Otomotif | Minggu, 20 September 2026 | 17:03 WIB

Panas Bumi Jadi Andalan Energi Bersih, Indonesia Bidik 7,5 GW pada 2034

Panas Bumi Jadi Andalan Energi Bersih, Indonesia Bidik 7,5 GW pada 2034

Bisnis | Minggu, 20 September 2026 | 17:00 WIB

Manga The Failure at God School Karya Natsu Hyuga Resmi Diadaptasi Anime TV

Manga The Failure at God School Karya Natsu Hyuga Resmi Diadaptasi Anime TV

Your Say | Minggu, 20 September 2026 | 16:58 WIB

Nelayan 60 Tahun Hilang Saat Melaut, Perahu Ditemukan Tanpa Awak

Nelayan 60 Tahun Hilang Saat Melaut, Perahu Ditemukan Tanpa Awak

News | Minggu, 20 September 2026 | 16:56 WIB

Daftar Weton Paling Pandai Mencari Uang dan Pantang Menyerah

Daftar Weton Paling Pandai Mencari Uang dan Pantang Menyerah

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 16:40 WIB

×