Ketua KPI Jengkel Televisi Sensor Film Kartun: Gue Kaget Shizuka Diblur

Reza Gunadha, Ruth Meliana Dwi Indriani

Jum'at, 10 September 2021 | 15:26 WIB
Ketua KPI Jengkel Televisi Sensor Film Kartun: Gue Kaget Shizuka Diblur
Ketua KPI Jengkel Televisi Sensor Film Kartun. (YouTube/Deddy Corbuzier)

Suara.com - Ketua Komisi Penyiaran Indonesia atau KPI, Agung Suprio angkat berbicara mengenai permasalahan sensor di Tanah Air. Ia meminta seluruh stasiun televisi untuk berhenti menyensor film kartun.

Hal ini dikatakan Agung dalam acara podcast Deddy Corbuzier. Dalam kesempatan ini, ia meminta agar film kartun ditampilkan apa adanya tanpa sensor.

"Jadi gue meminta di forum ini, kepada semua industri penyiaran televisi untuk tidak memblur kartun atau mensensor kartun. Tampilkan apa adanya," tegas Agung dalam video seperti dikutip Suara.com, Jumat (10/9/2021).

Agung menegaskan, KPI selama ini tidak pernah memerintahkan stasiun televisi untuk menyensor kartun. Ia pun mengakui kaget saat ada patung yang diblur di tayangan televisi.

"Kalau kartun diblur itu bukan perintah KPI. Gue juga kaget. Kaget bro, waktu ini gini, ada patung diblur. Itu bukan perintah KPI. Itu TV nya sendiri yang ngeblur. Jadi TV nya sendiri, kaget juga gue. Itu kasus lama sih," kata Agung.

Tak sampai di situ, Agung juga semakin kaget saat karakter kartun ikut diblur. Karakter yang dimaksud adalah Shizuka yang mengenakan bikini di film kartun Doraemon.

Agung syok saat Shizuka diblur karena mengenakan bikini. Ia pun menegaskan dihadapan Deddy Corbuzier bahwa itu bukan perintah KPI, melainkan inisiatif pihak televisi sendiri.

"Dia bilang, pak ketua ini kerjaan siapa? Waktu itu gue di acara TV. Ini bukan kerjaan kita. Kaget juga, Shizuka pakai bikini disensor dan diblur. Gue itu kaget banget. Itu bukan KPI," jelasnya.

Karena itu, KPI meminta agar stasiun televisi berhenti menyensor film-film kartun. Secara pribadi, Agung mengaku dirinya ikut jengkel melihat banyak film kartun yang diblur.

baca juga

"Jadi ada kemandegan di televisi, di dalam forum ini supaya mereka mendengar melihat dan kemudian mengubah tidak lagi mengeblur kartun," ucap Agung.

"Kalau gue lihat kartun-kartun itu produk lama sih bro. Didaur ulang terus dikasih lihat nih KPI. Jengkel juga gue lama-lama," lanjutnya.

Deddy Corbuzier sendiri mengungkapkan kemungkinan pihak televisi takut dengan teguran KPI. Hal itu langsung dibantah oleh Agung.

Pasalnya, KPI selama ini sudah mengadakan pelatihan bagi karyawan televisi mengenai penyensoran. Hal ini dilakukan agar mereka bisa membedakan mana yang bisa disensor dan mana yang tidak.

"Katanya sih begitu (televisi takut). Tapi kita kan punya sekolah P3SPS. Setiap tahun ada, jadi televisi mengirim karyawannya," beber Agung.

"Dengan tujuan karyawannya itu paham apa yang bisa dilakukan dan tidak bisa dilakukan. Supaya dia bisa jadi editing, sebelum tayang dia amati. Kan itu tujuannya," pungkasnya.

Kritik Warganet ke Ketua KPI Terus Mengalir di Twitter

Kritik warganet ke Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) terus mengalir deras di Twitter Indonesia. Kritik ini ditujukan oleh Ketua KPI Pusat, Agung Suprio.

Berdasarkan pantauan Suara.com di kolom trending Twitter Indonesia, Jumat (10/9/2021), kata Ketua KPI masuk di peringkat ke-15 trending Twitter dengan cuitan lebih dari 11 ribu tweet.

Kritik ini bermula saat Ketua KPI Agung Suprio melontarkan pendapatnya di kanal YouTube lewat podcast Deddy Corbuzier.

Saat itu, ia mengatakan bahwa Saipul Jamil boleh tampil di televisi untuk edukasi bahaya predator, bukan sebagai bintang tamu untuk acara hiburan.

Di sisi lain, beberapa warganet juga menyorot soal masalah internal yang ada di KPI Pusat.

Sebab, beberapa hari belakangan KPI Pusat memang jadi perbincangan soal kasus pelecehan seksual yang muncul di internal mereka.

"Kenapa banyak nitizen yg tidak suka nonton acara di negeri sendiri. Ya karena emang negeri sendiri acaranya gak bermutu. Ketua KPI," kata @VickyPr65943353.

"Ketua KPI 'Kita harus usut tuntas masalah ini' also KPI 'kabuuuuur'," kata @anzella__ sembari menyematkan meme ikonik 'Saya aslinya dua orang'.

"Kalian kalo pengen hiburan coba ke IGnya Ketua KPI deh, doi balesin komennya satu satu, tapi ga ada yang jelas," kata @kevinpramudya_ sambil menyematkan screenshot berisi komentar Ketua KPI yang ada di Instagram.

"Kepada Ketua KPI yang selalu koar-koar tentang edukasi edukasi, keknya anda deh yang perlu di edukasi," kata @yeolmaelita.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Saipul Jamil Diperbolehkan Kembali ke Televisi, Pakar: KPI Tidak Pernah Tegas

Saipul Jamil Diperbolehkan Kembali ke Televisi, Pakar: KPI Tidak Pernah Tegas

Jogja | Jum'at, 10 September 2021 | 14:53 WIB

Kuasa Hukum Terduga Pelaku Sebut MS dan Ibunya Datangi KPI Sambil Nangis Minta Mediasi

Kuasa Hukum Terduga Pelaku Sebut MS dan Ibunya Datangi KPI Sambil Nangis Minta Mediasi

News | Jum'at, 10 September 2021 | 14:45 WIB

Kubu Terduga Pelaku Pelecehan: MS dan Ibunya Nangis-nangis di KPI Minta Damai

Kubu Terduga Pelaku Pelecehan: MS dan Ibunya Nangis-nangis di KPI Minta Damai

News | Jum'at, 10 September 2021 | 14:43 WIB

Kuasa Hukum Terduga Pelaku Pelecehan di KPI Bongkar Fakta, MS Minta Damai Dengan Syarat

Kuasa Hukum Terduga Pelaku Pelecehan di KPI Bongkar Fakta, MS Minta Damai Dengan Syarat

News | Jum'at, 10 September 2021 | 14:23 WIB

Ketua KPI Agung Suprio: Upin dan Ipin adalah Propaganda Malaysia

Ketua KPI Agung Suprio: Upin dan Ipin adalah Propaganda Malaysia

News | Jum'at, 10 September 2021 | 13:51 WIB

Kata Ketua KPI, Upin dan Ipin Propaganda Malaysia, Betul Betul Betul?

Kata Ketua KPI, Upin dan Ipin Propaganda Malaysia, Betul Betul Betul?

Your Say | Jum'at, 10 September 2021 | 13:03 WIB

Terkini

Rencana Kemasan Rokok Polos Tuai Protes, Dinilai Rugikan Petani dan Industri Tembakau

Rencana Kemasan Rokok Polos Tuai Protes, Dinilai Rugikan Petani dan Industri Tembakau

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 20:00 WIB

Roy Suryo Ajukan Praperadilan Lagi, Padahal Putusan Gugatan Pertama Tinggal Hitungan Hari

Roy Suryo Ajukan Praperadilan Lagi, Padahal Putusan Gugatan Pertama Tinggal Hitungan Hari

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 19:00 WIB

OTT Diduga Bocor di Kasus Bupati Kuansing dan Langkat, KPK Bakal Evaluasi

OTT Diduga Bocor di Kasus Bupati Kuansing dan Langkat, KPK Bakal Evaluasi

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 18:39 WIB

Agus Jabo Minta Kader PRIMA Kawal Program Kerakyatan Pemerintahan Prabowo

Agus Jabo Minta Kader PRIMA Kawal Program Kerakyatan Pemerintahan Prabowo

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 17:59 WIB

Pengembalian Gratifikasi Tak Hapus Pidana, KPK Bakal Dalami Pernyataan Raja Juli

Pengembalian Gratifikasi Tak Hapus Pidana, KPK Bakal Dalami Pernyataan Raja Juli

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 17:27 WIB

Tawuran Remaja di Cengkareng Digagalkan Patroli Gabungan, Celurit hingga Petasan Disita

Tawuran Remaja di Cengkareng Digagalkan Patroli Gabungan, Celurit hingga Petasan Disita

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 17:22 WIB

Transportasi dan Wisata Jakarta Bakal Digratiskan 5 Hari Saat HUT Ke-500

Transportasi dan Wisata Jakarta Bakal Digratiskan 5 Hari Saat HUT Ke-500

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 16:54 WIB

Sambut HUT ke-80, BNI Hadirkan Program Terus Ada, Ada Terus bagi Pengabdian untuk Negeri

Sambut HUT ke-80, BNI Hadirkan Program Terus Ada, Ada Terus bagi Pengabdian untuk Negeri

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 16:47 WIB

Biaya Haji 2027 Berpotensi Naik, DPR Minta Pemerintah Cari Celah Efisiensi

Biaya Haji 2027 Berpotensi Naik, DPR Minta Pemerintah Cari Celah Efisiensi

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 16:30 WIB

100 Ribu Anak Lebanon Terancam Gagal Sekolah akibat Kerusakan Bangunan Pascakonflik

100 Ribu Anak Lebanon Terancam Gagal Sekolah akibat Kerusakan Bangunan Pascakonflik

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 16:23 WIB

×