Joe Biden dan Xi Jinping Bicara Lewat Telepon, Apa yang Mereka Bahas?

Sabtu, 11 September 2021 | 11:09 WIB
Joe Biden dan Xi Jinping Bicara Lewat Telepon, Apa yang Mereka Bahas?
DW

Suara.com - Untuk pertama kalinya sejak tujuh bulan terakhir, Presiden Xi Jinping dan Joe Biden berbicara di telepon. Dalam kesempatan itu kedua kepala negara berusaha menghindari perselisihan lebih jauh.

Untuk pertama kalinya dalam tujuh bulan bulan terakhir, Presiden AS Joe Biden berbicara di telepon dengan Presiden Cina Xi Jinping pada hari Kamis (09/09) waktu AS.

AS dan Cina terlihat tengah berusaha untuk memperbaiki hubungan yang tegang dalam beberapa tahun terakhir.

Joe Biden yang menginisiasi pembicaraan selama 90 menit tersebut, tidak membahas soal isu-isu panas antara kedua negara seperti soal keamanan siber, penanganan Beijing terhadap virus corona, ataupun soal praktik dagang negeri tirai bambu.

Dalam pernyataannya, Gedung Putih mengatakan fokus pembicaraan kedua pemimpin perekonomian terbesar dunia itu adalah soal hubungan antara kedua negara dan bidang-bidang yang menjadi perhatian bersama.

"Kita tidak perlu memiliki situasi di masa depan, di mana kita mengarah ke konflik yang tidak diinginkan," demikian pesan Biden dalam pembicaraan tersebut.

Apa isi pembicaraan kedua pemimpin negara?

Sementara dilansir kantor berita Cina Xinhua, Xi Jinping dalam kesempatan tersebut menyatakan keluhannya kepada Biden bahwa kebijakan pemerintah AS menyebabkan Cina menghadapi "kesulitan serius" dalam hubungan kedua negara.

"Ini bukan kepentingan dasar dari dua bangsa,'' ujar Xi.

Baca Juga: Presiden AS Joe Biden: Perang Afganistan Berakhir, Ini Pelajaran Buat Kami

"Konfrontasi Cina-AS akan membawa bencana bagi kedua negara dan dunia,'' Xi menambahkan.

Namun, Biden menjelaskan kepada Xi bahwa pihaknya tidak akan mengubah kebijakan perihal isu hak asasi manusia dan perdagangan atas apa yang mereka yakini, bahwa Cina telah bertindak di luar norma internasional.

Lebih lanjut, Xi juga mengatakan bahwa kedua belah pihak harus bekerja sama dalam menangani isu perubahan iklim, pencegahan epidemi, pemulihan ekonomi, dan masalah lainnya.

Gedung Putih berharap bahwa kedua pihak dapat bekerja sama dalam menangani isu perubahan iklim dan mencegah terjadinya krisis nuklir di Semenanjung Korea.

Sebelumnya pada pekan lalu, Menteri Luar Negeri Cina Wang Yi memperingatkan utusan iklim Biden, John Kerry, bahwa memburuknya hubungan AS-Cina bisa merusak kerja sama dalam mengatasi perubahan iklim.

Wang memberitahu Kerry saat kunjungannya ke Tianjin untuk mengadakan pembicaraan iklim, bahwa kerja sama diperlukan.

Dia menngimbau AS agar mengambil tindakan untuk memperbaiki kondisi hubungan kedua negara. rap/hp (AP, AFP, Reuters)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI