Sebulan di Uzbekiztan, Pilot Afghanistan Akhirnya Pergi ke Pangkalan AS

Reza Gunadha, Rima Suliastini

Senin, 13 September 2021 | 15:22 WIB
Sebulan di Uzbekiztan, Pilot Afghanistan Akhirnya Pergi ke Pangkalan AS
Ilustrasi pilot Afghanistan. [Shutterstock]

Suara.com - Beberapa pilot Afghanistan yang tertahan selama sebulan di Uzbekistan mulai berangkat ke Uni Emirat Arab pada hari Minggu sebelum diberangkat ke negara berikutnya.

Menyadur VOA Senin (13/9/2021), seorang pilot yang dilatih AS mengatakan kepada Reuters bahwa satu kelompok akan berangkat dari Uzbekistan pada hari Minggu.

Pergerakan ini sesuai dengan kesepakatan yang ditengahi AS, meskipun Taliban menuntut agar mereka kembali ke negaranya.

The Wall Street Journal melaporkan pada hari Sabtu bahwa pilot akan pergi ke pangkalan militer AS di Doha, Qatar, sebelum dipindahkan ke negara ketiga.

Tidak jelas apa yang akan terjadi pada 46 pesawat yang ada di Uzbekistan, termasuk pesawat serang ringan A-29 dan helikopter UH-60 Black Hawk.

Ilustrasi Helikopter Blackhawk UH-60 [Shutterstock]
Ilustrasi  Black Hawk UH-60 [Shutterstock]

Beberapa jam sebelum Kabul dikuasai Taliban, 585 militer Afghanistan dan keluarganya terbang ke Uzbekistan dengan 22 pesawat militer dan 24 helikopter.

Mereka dicegat oleh pesawat militer Uzbekistan dan dipaksa mendarat di bandara internasional di Termez, tepat di seberang perbatasan dari Afghanistan.

Taliban menekan pemerintah Uzbekistan untuk menyerahkan pesawat dan pilotnya, kata pejabat AS dan mantan pejabat AS pada Reuters.

Taliban menyita pesawat termasuk helikopter dan pesawat tak berawak akhir bulan lalu dan menuntut agar setiap kendaraan yang diambil sebelum menguasai Kabul harus dikembalikan.

baca juga

Uzbekistan yang mendukung Taliban sebelum pengambilalihan bulan lalu, mendesak AS untuk mengambil tindakan karena khawatir akan ada ketegangan terkait dengan pilot.

Baik Departemen Luar Negeri AS, PBB maupun Taliban tidak secara terbuka mengomentari perkembangan yang dilaporkan hari Minggu.

Sekitar seminggu yang lalu, pejabat AS tiba di kamp untuk menyaring warga Afghanistan menggunakan biometrik karena banyak yang dengan pakaian seadanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Video Pria Afghanistan Bergelantungan di Helikopter Blackhawk AS yang Sedang Terbang

Viral Video Pria Afghanistan Bergelantungan di Helikopter Blackhawk AS yang Sedang Terbang

News | Rabu, 01 September 2021 | 13:29 WIB

Taliban Kini Kuasai Black Hawk dan Humvee Peninggalan Militer AS

Taliban Kini Kuasai Black Hawk dan Humvee Peninggalan Militer AS

News | Senin, 30 Agustus 2021 | 15:52 WIB

Viral Video Taliban Coba Terbangkan Helikopter Blackhawk AS, Cuma Terangkat Sedikit

Viral Video Taliban Coba Terbangkan Helikopter Blackhawk AS, Cuma Terangkat Sedikit

News | Jum'at, 27 Agustus 2021 | 17:18 WIB

Terkini

Komisi X DPR Dorong Gaji Guru Minimal Rp 5 Juta, Respons Pernyataan Prabowo soal Kebocoran Anggaran

Komisi X DPR Dorong Gaji Guru Minimal Rp 5 Juta, Respons Pernyataan Prabowo soal Kebocoran Anggaran

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 15:19 WIB

Siswa SD-SMP Batam Aksi Dukung MBG, DPR: Kemendikdasmen Selidiki Dugaan Mobilisasi Massa

Siswa SD-SMP Batam Aksi Dukung MBG, DPR: Kemendikdasmen Selidiki Dugaan Mobilisasi Massa

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 15:13 WIB

Bobby Nasution Hadiri Peresmian 1.151 Km Jalan Inpres, Empat Ruas di Sumut Turut Diresmikan

Bobby Nasution Hadiri Peresmian 1.151 Km Jalan Inpres, Empat Ruas di Sumut Turut Diresmikan

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 15:08 WIB

Kasus YTR Berbuntut Desakan Hukuman Kebiri, DPR Minta Polisi Telusuri Korban Lain

Kasus YTR Berbuntut Desakan Hukuman Kebiri, DPR Minta Polisi Telusuri Korban Lain

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 15:04 WIB

Bantah Mobilisasi Massa Demo Pro MBG, Bakom RI: Itu Tidak Benar!

Bantah Mobilisasi Massa Demo Pro MBG, Bakom RI: Itu Tidak Benar!

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 14:59 WIB

Selly Gantina Kecam Aksi Biadab Pacar Sekap Perempuan 3 Tahun di Bandung: Tak Boleh Ada Impunitas

Selly Gantina Kecam Aksi Biadab Pacar Sekap Perempuan 3 Tahun di Bandung: Tak Boleh Ada Impunitas

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 14:49 WIB

Jelang 500 Tahun Jakarta, DPRD Minta Aspirasi Warga Jadi Prioritas Pembangunan

Jelang 500 Tahun Jakarta, DPRD Minta Aspirasi Warga Jadi Prioritas Pembangunan

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 14:31 WIB

Bawa Puluhan Bukti! Koalisi Gugat Perjanjian Dagang RI-AS yang Dinilai Tabrak Konstitusi

Bawa Puluhan Bukti! Koalisi Gugat Perjanjian Dagang RI-AS yang Dinilai Tabrak Konstitusi

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 14:28 WIB

Hotman Paris Pakai Tongkat ke Singapura, Bawa Amanah Rp500 Juta dari Bos Mayapada untuk Yuvita

Hotman Paris Pakai Tongkat ke Singapura, Bawa Amanah Rp500 Juta dari Bos Mayapada untuk Yuvita

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 14:27 WIB

Fakta di Balik Kasus Yuvita: Mengapa Penyiksaan 3 Tahun Bisa Terjadi Tanpa Diketahui Warga?

Fakta di Balik Kasus Yuvita: Mengapa Penyiksaan 3 Tahun Bisa Terjadi Tanpa Diketahui Warga?

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 14:12 WIB