Sebanyak 9,5 Juta Vaksin Sinovac dari China Kembali Tiba di Indonesia

Dwi Bowo Raharjo | Stephanus Aranditio | Suara.com

Senin, 13 September 2021 | 17:06 WIB
Sebanyak 9,5 Juta Vaksin Sinovac dari China Kembali Tiba di Indonesia
Indonesia kembali kedatangan sebanyak 9,5 juta Vaksin Sinovac dari China yang mendarat di Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada Senin (13/9/2021) siang ini. (Foto dok. Kominfo)

Suara.com - Indonesia kembali kedatangan sebanyak 9,5 juta Vaksin Sinovac dari China yang mendarat di Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada Senin (13/9/2021) siang ini.

Jutaan vaksin ini merupakan kedatangan vaksin tahap ke-58 sebanyak 2.296.960 dosis dalam bentuk bahan baku atau bulk, tahap ke-59 sebanyak 5.000.000 dosis vaksin jadi, dan tahap ke-60 sebanyak 2.295.680 dosis vaksin jadi melalui kerja sama COVAC Facility.

"Indonesia mendapatkan tambahan ketersediaan vaksin jadi dalam jumlah sekitar 9,5 juta dosis. Dengan demikian, total vaksin yang sudah tiba di Indonesia hingga saat ini mencapai lebih dari 240 juta dosis baik bahan baku maupun vaksin jadi," kata Juru Bicara Vaksinasi Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi, Senin (13/9/2021).

Nadia menyebut pemerintah terus bekerja keras mendatangkan Vaksin Covid-19 untuk mempercepat terbentuknya kekebalan kelompok atau herd immunity di tanah air.

Indonesia kembali kedatangan sebanyak 9,5 juta Vaksin Sinovac dari China yang mendarat di Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada Senin (13/9/2021) siang ini. (Foto dok. Kominfo)
Indonesia kembali kedatangan sebanyak 9,5 juta Vaksin Sinovac dari China yang mendarat di Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada Senin (13/9/2021) siang ini. (Foto dok. Kominfo)

“Kita masih harus bekerja keras untuk memenuhi target vaksinasi. Juga mengingat masih ada sejumlah daerah yang capaian vaksinasinya masih di bawah 20 persen dari target sasaran. Untuk daerah yang masih rendah capaian vaksinasinya, diharapkan bisa mempercepatnya agar pandemi dapat segera terkendalikan,” jelasnya.

PT Bio Farma (Persero) telah mendistribusikan 154.244.078 dosis vaksin ke seluruh wilayah Indonesia. Pada bulan September saja, tercatat 24,3 juta dosis vaksin yang sudah tersalurkan melalui rantai distribusi vaksin tersebut. Namun, angka tersebut tidak termasuk vaksin gotong royong dan vaksin Pfizer.

Diketahui, per 12 September 2021, Indonesia telah menyuntikkan 72,876,368 dosis vaksin pertama dan 41,785,594 dosis vaksin kedua kepada masyarakat yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kemenkes Pastikan Varian Virus Corona Mu Belum Masuk ke Indonesia

Kemenkes Pastikan Varian Virus Corona Mu Belum Masuk ke Indonesia

Health | Senin, 13 September 2021 | 16:40 WIB

Jangan Anggap Remeh Laporan Peretasan BIN oleh Hacker China

Jangan Anggap Remeh Laporan Peretasan BIN oleh Hacker China

Tekno | Senin, 13 September 2021 | 16:39 WIB

Mengenal PlugX, Malware yang Diduga untuk Bobol BIN

Mengenal PlugX, Malware yang Diduga untuk Bobol BIN

Tekno | Senin, 13 September 2021 | 16:28 WIB

Hacker China Disebut Bobol Kementerian dan BIN, BSNN: Masih Simpang Siur

Hacker China Disebut Bobol Kementerian dan BIN, BSNN: Masih Simpang Siur

Tekno | Senin, 13 September 2021 | 15:45 WIB

Terkini

Baliho 'Aku Harus Mati' Disorot, Kemenkes: Bisa Picu Pikiran Negatif Pada Orang Rentan

Baliho 'Aku Harus Mati' Disorot, Kemenkes: Bisa Picu Pikiran Negatif Pada Orang Rentan

News | Selasa, 07 April 2026 | 16:29 WIB

Andrie Yunus Sampaikan 2 Pucuk Surat dari Rumah Sakit, Ini Isinya!

Andrie Yunus Sampaikan 2 Pucuk Surat dari Rumah Sakit, Ini Isinya!

News | Selasa, 07 April 2026 | 16:28 WIB

Momen Siswa SMK 'Healing' ke Istana Kepresidenan, Intip Ruang Kerja Prabowo dan Belajar Aspirasi

Momen Siswa SMK 'Healing' ke Istana Kepresidenan, Intip Ruang Kerja Prabowo dan Belajar Aspirasi

News | Selasa, 07 April 2026 | 16:19 WIB

Memo Rahasia: Ayatollah Mojtaba Khamenei Kritis, Koma, Dirawat di Qom

Memo Rahasia: Ayatollah Mojtaba Khamenei Kritis, Koma, Dirawat di Qom

News | Selasa, 07 April 2026 | 16:17 WIB

Bukan Kritik Saiful Mujani, Pengamat UGM: Kegagalan Ekonomi Adalah Ancaman Sesungguhnya bagi Prabowo

Bukan Kritik Saiful Mujani, Pengamat UGM: Kegagalan Ekonomi Adalah Ancaman Sesungguhnya bagi Prabowo

News | Selasa, 07 April 2026 | 16:12 WIB

Mahasiswa Dirikan Tenda di Komnas HAM, Soroti Lambannya Kasus Andrie Yunus

Mahasiswa Dirikan Tenda di Komnas HAM, Soroti Lambannya Kasus Andrie Yunus

News | Selasa, 07 April 2026 | 16:08 WIB

Skandal Kemenaker, Bos Perusahaan Ngaku Setor Rp100 Juta Per Tahun Demi Sertifikat K3

Skandal Kemenaker, Bos Perusahaan Ngaku Setor Rp100 Juta Per Tahun Demi Sertifikat K3

News | Selasa, 07 April 2026 | 15:59 WIB

Mengapa Perang Iran Membuat Harga Plastik Naik di Asia?

Mengapa Perang Iran Membuat Harga Plastik Naik di Asia?

News | Selasa, 07 April 2026 | 15:55 WIB

Ajukan Kasasi Lawan Putusan Bebas Aktivis Delpedro Cs, Kejagung: Kami Mengacu KUHAP Lama

Ajukan Kasasi Lawan Putusan Bebas Aktivis Delpedro Cs, Kejagung: Kami Mengacu KUHAP Lama

News | Selasa, 07 April 2026 | 15:43 WIB

Serangan Udara Israel di Sekolah Gaza Tewaskan 10 Orang

Serangan Udara Israel di Sekolah Gaza Tewaskan 10 Orang

News | Selasa, 07 April 2026 | 15:40 WIB