Kerap Baku Tembak, TNI-Polri Diminta Cari dan Hentikan Pemasok Senjata ke KKB Papua

Agung Sandy Lesmana, Novian Ardiansyah

Selasa, 14 September 2021 | 14:20 WIB
Kerap Baku Tembak, TNI-Polri Diminta Cari dan Hentikan Pemasok Senjata ke KKB Papua
Kerap Baku Tembak, TNI-Polri Diminta Cari dan Hentikan Pemasok Senjata ke KKB Papua. Lokasi baku tembak TNI Polri dengan KKB Papua serta pembakaran sejumlah fasilitas umum. [Antara]

Suara.com - Anggota Komisi III DPR Jazilul Fawaid meminta TNI-Polri memutus distribusi persenjataan dari pemasok ke kelompok kriminal bersenjata di Papua. Ia meminta aparat mengungkap dalang penyedia pasokan senjata.

Sebagaimana diketahui konflik dengan disertai baku tembak kerap terjadi di Papua, kekinian baku tembak terjadi di Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua, Senin (13/9/2021).

"Menurut saya akar yang harus kita cari, salah satunya adalah jejaring mereka harus diputus. Termasuk jaringan untuk mendapatkan senjata,” kata Jazilul kepada wartawan, Selasa (14/9/2021).

Wakil Ketua MPR RI ini mengatakan konflik yang berkepanjangan dan selalu berulang di Papua menunjukkan kekurangan aparat dalam pemetaan lapangan sekaligus mitigasi dan mengantisipasi setiap gerakan KKB.

Ia meminta aparat menggunakan pendekatan yang lebih holistik dan lebih canggih dalam menyelesaikan konflik di Papua.

Sementara itu mengenai pasokan dan jenis senjata yang digunakan KKB, menurut Jazilul senjata tersebut bukan merupakan senjta yang diproduksi di Papua.

”Mereka bukan kelompok yang terlalu besar, mestinya TNI yang sedemikian besar bisa menumpas ini sampai ke akar-akarnya sehingga tidak terus muncul setiap tahun, setiap musim. Salah satunya mencari otak dan penyuplai senjata darimana mereka mendapatkan senjatanya,” kata Jazilul. 

Dua Nakes Hilang

Nasib dua orang tenaga kesehatan (nakes) yang bertugas di Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua, hingga kini belum diketahui keberadaan usai aksi pembakaran puskesmas dan rumah tenaga medis yang di lakukan KKB pimpinan Lamek Taplo pada Senin (14/9).

baca juga

"Memang benar ada laporan dari Satgas Pengamanan Perbatasan Yonif 403/WP yang saat ini bertugas di Kiwirok, dua nakes belum diketahui keberadaan nya," kata Dandrem 172/PWY Brigjen TNI Izak Pangemanan di Jayapura, Selasa (14/9/2021).

Ia mengatakan, kedua nakes yang belum diketahui nasibnya berjenis kelamin laki-laki dan diduga melarikan diri ke arah perbukitan.

Personel TNI masih terus melakukan pencarian dan berharap ditemukan dalam keadaan selamat.

Ia menambahkan tiga nakes terluka akibat KKB dalam peristiwa tersebut.

"Dua nakes terkena panah dan seorang dianiaya hingga terluka," kata Brigjen TNI Pangemanan.

Ketiganya ditemukan saat personel TNI melakukan pencarian terhadap petugas dan warga sipil yang bermukim di Kiwirok.

Saat ini 10 tenaga kesehatan termasuk dokter puskemas telah mengamankan diri ke pos Yonif 403/WP di Kiwirok. Mereka belum bisa memberikan keterangan akibat trauma yang dideritanya, termasuk tiga orang yang baru ditemukan.

KKB pimpinan Lamek Taplo, Senin (13/9), baku tembak dengan aparat keamanan yang ada di Kiwirok hingga menyebabkan satu prajurit yakni Prada Ansar terluka di lengan tangan kanannya, jelas Brigjen TNI Izak Pangemanan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dua Nakes Kena Panah dalam Isiden Pembakaran Puskesmas di Papua

Dua Nakes Kena Panah dalam Isiden Pembakaran Puskesmas di Papua

Jatim | Selasa, 14 September 2021 | 13:48 WIB

Puskesmas Dibakar KKB di Papua, TNI Cari Dua Nakes Menghilang

Puskesmas Dibakar KKB di Papua, TNI Cari Dua Nakes Menghilang

News | Selasa, 14 September 2021 | 12:54 WIB

Terang-terangan Krisdayanti Bongkar Gaji di DPR, dari Gaji Pokok hingga Dana Aspirasi

Terang-terangan Krisdayanti Bongkar Gaji di DPR, dari Gaji Pokok hingga Dana Aspirasi

Jogja | Selasa, 14 September 2021 | 12:51 WIB

Puan: DPR Perjuangkan Dana Pensiun Atlet Lewat RUU SKN

Puan: DPR Perjuangkan Dana Pensiun Atlet Lewat RUU SKN

DPR | Selasa, 14 September 2021 | 12:29 WIB

Terkini

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 02:04 WIB

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

×