Jenazah WNA Portugal Napi Korban Kebakaran Lapas Tangerang akan Dikirim ke Negaranya Sabtu

Chandra Iswinarno, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Kamis, 16 September 2021 | 20:33 WIB
Jenazah WNA Portugal Napi Korban Kebakaran Lapas Tangerang akan Dikirim ke Negaranya Sabtu
Penyerahkan 10 jenazah korban kebakaran Lapas Tangerang ke pihak keluarga di RS Polri. (Suara.com)

Suara.com - Jenazah Warga Negara Asing (WNA) asal Portugal Ricardo Ussumane Embalo bin Antonio Embalo (51) yang menjadi korban kebakaran Lapas Tangerang akan diterbangkan ke negara asalnya pada Sabtu (18/9/2021). 

Pernyataan tersebut disampaikan Komandan DVI Polri Kombes Hery Wijatmoko, setelah perwakilan dari Kedutaan Besar Portugal berkunjung ke Rumah Sakit Polri, Jakarta Timur. 

"Kemarin sudah ada perwakilan dari kedutaan ada organizer untuk proses shipping ke Portugal. Itu  dikirim hari Sabtu,  tapi untuk jamnya nanti juga di-cross check lagi," kata Heri saat dihubungi wartawan, Kamis (16/9/2021). 

Informasi tersebut juga dibenarkan oleh Direktur Keamanan dan Ketertiban Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, Kementerian Hukum dan HAM,  Abdul Aris. 

"Informasinya benar, sudah diurus ke kedubes, kami kan hanya  membantu kedubes," ujarnya. 

Sebelumnya, jenazah Embalo direncanakan bakal dikremasi, karena informasi awal dia disebut beragama Kristen.

Namun belakangan diketahui, Embalo menganut agama Islam. 

"Awal informasinya yang bersangkutan (Embalo)  beragama Kristen dan akan kremasi,  ternyata setelah ada informasi berkembang,  dia Muslim," kata  Direktur Binapilatkepro Ditjen PAS Kementerian Hukum dan HAM, Thurman Hutapea saat konperensi pers di RS Polri, Kramat,  Jati Jakarta Timur, Rabu (15/8/2021) kemarin. 

Adanya informasi terbaru itu, prosesi  kremasi tidak dilaksanakan. Kementerian Hukum dan HAM pun memastikan, jenazahnya akan dikirimkan ke Portugal. 

baca juga

Sementara itu, hingga Kamis (16/9/2021), dari 41 jenazah yang telah teridentifikasi, 38 jasad telah diserahkan ke keluarga masing-masing. 

Sebelumnya diberitakan, pada Rabu (8/9/2021) dini hari lalu sekitar pukul 01.45 WIB, terjadi kebakaran di Lapas Kelas I Tangerang, Banten.

Akibatnya, 41 orang meninggal dunia.  Selain itu, delapan orang mengalami luka berat dan 73 orang luka ringan.

Namun belakangan diketahui, jumlah korban meninggal bertambah tujuh orang. Sehingga total korban tewas menjadi 48 orang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

38 Jenazah Korban Kebakaran Lapas Tangerang Sudah Diambil Keluarga, Masih Tersisa 3 Lagi

38 Jenazah Korban Kebakaran Lapas Tangerang Sudah Diambil Keluarga, Masih Tersisa 3 Lagi

News | Kamis, 16 September 2021 | 17:34 WIB

Tragedi Napi Terbakar di Blok C2: Ilham jadi Marbot hingga Janji Bersih Narkoba usai Bebas

Tragedi Napi Terbakar di Blok C2: Ilham jadi Marbot hingga Janji Bersih Narkoba usai Bebas

News | Kamis, 16 September 2021 | 17:24 WIB

Teridentifikasi, 14 Jenazah Korban Kebakaran Lapas Tangerang Diserahkan ke Keluarga

Teridentifikasi, 14 Jenazah Korban Kebakaran Lapas Tangerang Diserahkan ke Keluarga

Banten | Kamis, 16 September 2021 | 15:48 WIB

Terkini

Roy Suryo Ajukan Praperadilan Lagi, Padahal Putusan Gugatan Pertama Tinggal Hitungan Hari

Roy Suryo Ajukan Praperadilan Lagi, Padahal Putusan Gugatan Pertama Tinggal Hitungan Hari

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 19:00 WIB

OTT Diduga Bocor di Kasus Bupati Kuansing dan Langkat, KPK Bakal Evaluasi

OTT Diduga Bocor di Kasus Bupati Kuansing dan Langkat, KPK Bakal Evaluasi

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 18:39 WIB

Agus Jabo Minta Kader PRIMA Kawal Program Kerakyatan Pemerintahan Prabowo

Agus Jabo Minta Kader PRIMA Kawal Program Kerakyatan Pemerintahan Prabowo

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 17:59 WIB

Pengembalian Gratifikasi Tak Hapus Pidana, KPK Bakal Dalami Pernyataan Raja Juli

Pengembalian Gratifikasi Tak Hapus Pidana, KPK Bakal Dalami Pernyataan Raja Juli

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 17:27 WIB

Tawuran Remaja di Cengkareng Digagalkan Patroli Gabungan, Celurit hingga Petasan Disita

Tawuran Remaja di Cengkareng Digagalkan Patroli Gabungan, Celurit hingga Petasan Disita

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 17:22 WIB

Transportasi dan Wisata Jakarta Bakal Digratiskan 5 Hari Saat HUT Ke-500

Transportasi dan Wisata Jakarta Bakal Digratiskan 5 Hari Saat HUT Ke-500

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 16:54 WIB

Sambut HUT ke-80, BNI Hadirkan Program Terus Ada, Ada Terus bagi Pengabdian untuk Negeri

Sambut HUT ke-80, BNI Hadirkan Program Terus Ada, Ada Terus bagi Pengabdian untuk Negeri

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 16:47 WIB

Biaya Haji 2027 Berpotensi Naik, DPR Minta Pemerintah Cari Celah Efisiensi

Biaya Haji 2027 Berpotensi Naik, DPR Minta Pemerintah Cari Celah Efisiensi

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 16:30 WIB

100 Ribu Anak Lebanon Terancam Gagal Sekolah akibat Kerusakan Bangunan Pascakonflik

100 Ribu Anak Lebanon Terancam Gagal Sekolah akibat Kerusakan Bangunan Pascakonflik

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 16:23 WIB

Bandara Husein Sastranegara Diaktifkan Lagi, Pelaku Wisata Lembang Yakin Turis Asing Bakal Membludak

Bandara Husein Sastranegara Diaktifkan Lagi, Pelaku Wisata Lembang Yakin Turis Asing Bakal Membludak

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 14:48 WIB

×