Legislator: Calon Panglima TNI Pengganti Hadi Tjahjanto Harus Mampu Atasi Masalah Papua

Erick Tanjung, Novian Ardiansyah

Senin, 20 September 2021 | 12:56 WIB
Legislator: Calon Panglima TNI Pengganti Hadi Tjahjanto Harus Mampu Atasi Masalah Papua
Ilustrasi Patroli TNI di wilayah perbatasan. (Foto: Antara)

Suara.com - Anggota Komisi I DPR Christina Aryani mengatakan bahwa calon Panglima TNI pengganti Marsekal Hadi Tjahjanto nantinya diharapkan bisa menangani segala tantangan dan ancaman pertahanan. Seperti konflik di Papua hingga ketahanan laut di wilayah Indonesia.

"Situasi di Papua tentunya menjadi perhatian kami, panglima yang baru juga harus sanggup dan bisa menjaga lalu bagaimana keadaan di sana bisa lebih kondusif, itu beberapa hal saja, ketahanan laut juga menjadi perhatian," kata Christina di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (20/9/2021).

Menurut Christina ancaman dan tantangan ke depan pastinya sangat beragam dan sangat dinamis menyesuaikan perubahan waktu. Karena itu Panglima TNI nantinya diharapkan memiliki inovasi dalam menghadapi segala dinamika yang ada mengenai isu pertahanan.

"Pastinya harus punya inovasi, harus punya inisiatif juga. Lalu yang pasti disoroti adalah kemampuan panglima berikutnya juga untuk tetap menjaga soliditas di matra-matra yang ada. Karena sejak dia menjadi panglima dia tidak hanya mengurusi matranya lagi, tapi ada yang lain juga yang tentu harus menjadi perhatian," ujar Christina.

Sementara itu diketahui sampai dengan saat ini, Presiden Jokowi belum mengajukan nama untuk menggantikan Hadi yang akan memasuki masa pensiun pada November mendatang. DPR masih menunggu Jokowi mengirimkan surat presiden terkait pergantian Panglima TNI untuk selanjutnya diproses melalui Komisi I DPR.

Berakhir November

Ketua Komisi I DPR, Meutya Hafid mengatakan bahwa hingga saat ini belum ada surat presiden atau supres yang masuk mengenai pergantian Marsekal Hadi Tjahjanto sebagai Panglima TNI. Kendati begitu, Presiden Jokowi masih memiliki batas waktu mengganti Hadi sampai akhir November tahun ini.

Menurut Meutya, masa pensiun Hadi ditentukan berdasarkan akhir bulan kelahiran Hadi. Mengacu hal itu, maka masa pensiun Hadi ialah akhir November 2021.

"Pensiun itu adalah di hari terakhir bulan kelahiran. Jadi Pak Hadi masih punya waktu sebelum pensiun sampai akhir November," kata Meutya di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (13/9).

baca juga

Karena itu dikatakan Meutya, Jokowi memiliki kesempatan untuk memilih mengirimkan surpres pada masa sidang saat ini sebelum reses pada awal Oktober, atau sebaliknya, yakni mengirimkan pada masa sidang berikut usai masa reses.

Namun begitu, Meutya mengingatkan bahwa semua proses pergantian Panglima TNI harus selesai pada akhir November bertepatan dengan masa pensiun Hadi. Ia berkeyakinan bahwa Jokowi tentunya akan taat dan segere mengajukan nama pengganti Hadi, sebelum akhir masa jabatannya habis karena pensiun.

"Semua harus selesai di akhir November berarti di awal November surat masuk itu masih bisa. Presiden masih memiliki waktu sampai awal November untuk menimbang siapa panglima yang beliau akan pilih. Kalau lebih cepat juga bisa atau awal November juga bisa, kita enggak tahu tergantung presiden," tutur Meutya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Panglima TNI Sebut Vaksinasi 23 Daerah di Sumut Masih 30 Persen

Panglima TNI Sebut Vaksinasi 23 Daerah di Sumut Masih 30 Persen

Sumut | Jum'at, 17 September 2021 | 14:23 WIB

Panglima TNI dan Kapolri Cek Vaksinasi Covid-19 di Medan

Panglima TNI dan Kapolri Cek Vaksinasi Covid-19 di Medan

Sumut | Jum'at, 17 September 2021 | 13:17 WIB

KontraS: Pergantian Panglima TNI Bukan Hanya Formalitas Tapi Harus Jadi Momentum Perbaikan

KontraS: Pergantian Panglima TNI Bukan Hanya Formalitas Tapi Harus Jadi Momentum Perbaikan

News | Kamis, 16 September 2021 | 21:19 WIB

Terkini

Polda Jatim Tahan Tersangka Arisan MeAow, 6 Korban Rugi Rp 4,07 Miliar

Polda Jatim Tahan Tersangka Arisan MeAow, 6 Korban Rugi Rp 4,07 Miliar

News | Kamis, 05 November 2026 | 23:14 WIB

Cristiano Ronaldo Pensiun dengan Harta Rp22 Triliun, Tiap Tahun Kantongi Rp1 T

Cristiano Ronaldo Pensiun dengan Harta Rp22 Triliun, Tiap Tahun Kantongi Rp1 T

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 22:44 WIB

Dokumen Kependudukan Warga Tangerang Jadi Bungkus Gorengan

Dokumen Kependudukan Warga Tangerang Jadi Bungkus Gorengan

Banten | Kamis, 05 November 2026 | 22:38 WIB

Pengangguran di Jabar Turun Jadi 6,67 Persen, Kabupaten Bekasi Tertinggi

Pengangguran di Jabar Turun Jadi 6,67 Persen, Kabupaten Bekasi Tertinggi

Jabar | Kamis, 05 November 2026 | 22:34 WIB

Piala Asia 2027 Diundur, Erick Thohir Sebut Timnas Indonesia Justru Diuntungkan

Piala Asia 2027 Diundur, Erick Thohir Sebut Timnas Indonesia Justru Diuntungkan

Bola | Kamis, 05 November 2026 | 22:25 WIB

Solusi Pakan Sapi di Papua Barat, Pelepah Sawit Diolah Jadi Silase Tahan Lama

Solusi Pakan Sapi di Papua Barat, Pelepah Sawit Diolah Jadi Silase Tahan Lama

News | Kamis, 05 November 2026 | 22:20 WIB

Membaca Peluang AHY Gantikan Gibran Jadi Wapres, Seberapa Terbuka Jalannya?

Membaca Peluang AHY Gantikan Gibran Jadi Wapres, Seberapa Terbuka Jalannya?

News | Kamis, 05 November 2026 | 22:10 WIB

Belajar tetapi Dianggap Putus Sekolah, KPAI Soroti Nasib Anak Disabilitas di LKSA

Belajar tetapi Dianggap Putus Sekolah, KPAI Soroti Nasib Anak Disabilitas di LKSA

News | Kamis, 05 November 2026 | 22:02 WIB

Masuk Ancol Gratis Sampai 12 November, Simak Ketentuannya

Masuk Ancol Gratis Sampai 12 November, Simak Ketentuannya

News | Kamis, 05 November 2026 | 21:55 WIB

Soal Pajak, Hashim Pernah Bersengketa dengan Otoritas Jenewa

Soal Pajak, Hashim Pernah Bersengketa dengan Otoritas Jenewa

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 21:52 WIB

×