Aksi Demo Anti-lockdown di Melbourne Berlanjut, 2.000 Orang Turun ke Jalan

Reza Gunadha, Hikmawan Muhamad Firdaus

Rabu, 22 September 2021 | 00:06 WIB
Aksi Demo Anti-lockdown di Melbourne Berlanjut, 2.000 Orang Turun ke Jalan
Aksi demo anti-lockdown di Melbourn berlanjut hingga Selasa (21/9/2021).[Twitter]

Suara.com - Aksi demonstrasi anti-lockdown di Melbourne masih berlanjut hingga Selasa (21/9/2021) dan dihadiri oleh lebih dari 2.000 orang.

Menyadur 7News Selasa (21/9/2021) sekitar 2000 orang ikut aksi protes di CBD Melbourn pada Senin (20/9/2021) hingga Selasa (21/9/2021).

Para demonstran menentang program kewajiban vaksinasi Covid-19 dan pembatasan lainnya untuk industri konstruksi.

Kaleng kosong berisi rum dan cola berserakan di seberang jalan gedung parlemen. Banyak dari demonstran membawa kaleng dan botol alkohol.

Sebagian besar demonstran mengenakan pakaian hi-vis atau pakaian kerja. Para demonstran juga membawa suar dan kembang api.

Pada hari Selasa, para pengunjuk rasa membuat Jalan Raya Gerbang Barat Melbourne macet selama berjam-jam setelah mengadakan pawai dari CBD.

Kepala Komisaris Polisi Shane Patton mengungkapkan jika aksi protes berakhir tak lama setelah pukul 06.00 sore waktu setempat.

Aksi protes tersebut diwarnai kericuhan di sejumlah tempat. Patton mengecam para pengunjuk rasa tersebut sebagai individu egois.

"Ini adalah kelompok yang sangat besar dan sangat marah, ini bukan protes, ini kekerasan. Ini benar-benar perilaku yang tidak dapat diterima," katanya.

"Kerumunan seperti ini adalah untuk para pengecut yang berusaha menyembunyikan identitas mereka dan melakukan kegiatan lain, untuk melakukan hal-hal lain yang jika mereka sendiri tidak akan berani melakukannya," sambung Patton.

Patton mengatakan polisi saat ini tengah memeriksa kerugian hingga indikasi kasus kriminal, yang terjadi saat aksi protes tersebut.

Setidaknya 62 penangkapan dilakukan pada hari Selasa, mayoritas dari mereka didenda karena melanggar ketertiban kesehatan masyarakat. Yang lain didakwa karena menyerang polisi.

Patton menambahkan polisi akan mengidentifikasi dan menetapkan lebih banyak tuduhan pada mereka yang terlibat kerusuhan.

Sekitar 500 petugas polisi menggunakan penyemprot merica, tongkat busa, peluru asap, hingga granat penyengat untuk membubarkan masa.

Patton menambahkan polisi menduga akan ada aksi protes lain yang akan digelar pada hari Rabu (22/9/2021).

Perdana Menteri Daniel Andrews juga mengecam para pengunjuk rasa yang terlibat kerusuhan dalam sebuah pernyataan pada Selasa malam waktu setempat.

"Tidak ada alasan untuk perilaku buruk yang kami lihat selama dua hari terakhir. Tindakan kekerasan dan gangguan tidak akan mengurangi satu kasus Covid-19," jelas Andrews.

"Kami tahu vaksinasi adalah satu-satunya tiket kami keluar dari pandemi ini. Tidak ada jalan lain," sambungnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Aksi Demo Anti-Lockdown di Melbourne Rusuh, Polisi Tangkap 235 Orang

Aksi Demo Anti-Lockdown di Melbourne Rusuh, Polisi Tangkap 235 Orang

News | Selasa, 21 September 2021 | 18:24 WIB

Kasus Covid-19 Melbourne dan Sydney Meningkat, Kok Lockdown Malah Dicabut?

Kasus Covid-19 Melbourne dan Sydney Meningkat, Kok Lockdown Malah Dicabut?

Health | Jum'at, 10 September 2021 | 18:11 WIB

Demo Anti-Lockdown di Melbourne Berakhir Ricuh

Demo Anti-Lockdown di Melbourne Berakhir Ricuh

Foto | Minggu, 22 Agustus 2021 | 13:30 WIB

Terkini

Prabowo-Megawati Asyik Masyuk di Gedung Pancasila, Kenapa Jokowi Tak Diundang?

Prabowo-Megawati Asyik Masyuk di Gedung Pancasila, Kenapa Jokowi Tak Diundang?

News | Senin, 01 Juni 2026 | 18:11 WIB

Aturan Pendirian Rumah Ibadah Dinilai Gagal Lindungi Minoritas, Prabowo Diminta Cabut

Aturan Pendirian Rumah Ibadah Dinilai Gagal Lindungi Minoritas, Prabowo Diminta Cabut

News | Senin, 01 Juni 2026 | 18:06 WIB

Surat Pilu Eks Dirut Indofarma dari Rutan Salemba: Demi Allah dan Rasulullah, Saya Tidak Korupsi

Surat Pilu Eks Dirut Indofarma dari Rutan Salemba: Demi Allah dan Rasulullah, Saya Tidak Korupsi

News | Senin, 01 Juni 2026 | 17:56 WIB

Presidium Hak Beribadah Desak Prabowo Cabut PBM 2006 dan Terbitkan Perpres Jamin Kebebasan Beribadah

Presidium Hak Beribadah Desak Prabowo Cabut PBM 2006 dan Terbitkan Perpres Jamin Kebebasan Beribadah

News | Senin, 01 Juni 2026 | 17:47 WIB

Prabowo-Mega Gandengan Tangan, Hasto Singgung 'Beban' Warisan Kebijakan Jokowi

Prabowo-Mega Gandengan Tangan, Hasto Singgung 'Beban' Warisan Kebijakan Jokowi

News | Senin, 01 Juni 2026 | 17:42 WIB

Setara Institute: Jawa Barat Masih Jadi Wilayah dengan Pelanggaran Kebebasan Beragama Tertinggi

Setara Institute: Jawa Barat Masih Jadi Wilayah dengan Pelanggaran Kebebasan Beragama Tertinggi

News | Senin, 01 Juni 2026 | 17:24 WIB

Siasat 'Gali Lubang Tutup Lubang' Bos WO Marwah Terbongkar: 58 Pasangan Ketipu Rp2,6 Miliar!

Siasat 'Gali Lubang Tutup Lubang' Bos WO Marwah Terbongkar: 58 Pasangan Ketipu Rp2,6 Miliar!

News | Senin, 01 Juni 2026 | 17:14 WIB

Perdana Menteri Qatar Temui Prabowo di Istana, Bawa Pesan Khusus dari Doha

Perdana Menteri Qatar Temui Prabowo di Istana, Bawa Pesan Khusus dari Doha

News | Senin, 01 Juni 2026 | 17:13 WIB

Komunitas Kretek Desak Pemerintah Tak Telan Mentah-mentah Narasi Anti-Tembakau Global

Komunitas Kretek Desak Pemerintah Tak Telan Mentah-mentah Narasi Anti-Tembakau Global

News | Senin, 01 Juni 2026 | 16:54 WIB

Unsur Pidana Ditemukan! Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul Naik Penyidikan

Unsur Pidana Ditemukan! Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul Naik Penyidikan

News | Senin, 01 Juni 2026 | 16:36 WIB