Eskalasi di Laut China Selatan Meningkat, Posisi Panglima Lebih Tepat di Jabat TNI AL?

Dwi Bowo Raharjo, Novian Ardiansyah

Kamis, 23 September 2021 | 18:00 WIB
Eskalasi di Laut China Selatan Meningkat, Posisi Panglima Lebih Tepat di Jabat TNI AL?
TNI Kerahkan 9 Kapal Perang dan 1 Pesawat di Laut Natuna. [Foto: Istimewa]

Suara.com - Pergantian Panglima TNI dari tangan Marsekal Hadi Tjahjanto menjadi isu hangat. Sebab hingga kini semua pihak masih menunggu dan memprediksi siapa yang pantas menggantikan Hadi.

Mulai dari nama para kepala staf tiga matra, yakni KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa, KSAL Laksamana TNI Yudo Margono, hingga KSAU Marsekal TNI Fadjar Prasetyo.

Seiring ramainya isu terkait kelautan, semisal konflik Laut China Selatan hingga rencana Australia membangun kapal selam bertenaga nuklir, nama KSAL disebut-sebut lebih tepat mengisi jabatan Panglima TNI.

Hal itu karena matra Angkatan Laut yang dianggap lebih memahami persoalan di perairan. Terlebih, jika melihat posisi yang ada saat ini di mana Panglima TNI dijabat Hadi dari matra AL dan sebelumnya dijabat Gatot Nurmantyo dari AD, sekarang posisi orang nomor satu di TNI disebut menjadi jatah AL.

Menanggapi persoalan jatah antarmatra, Anggota Komisi I DPR Dave Laksono mengatakan giliran dengan penjatahan tersebut tidak ada. Ia berujar pemilihan Panglima TNI sepenuhnya hak prerogatif presiden.

"Kalau dibilang giliran tidak ada. Panglima itu tergantung kebijakan presiden dan itu yang penting dari kepala staf yang ada," kata Dave di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (23/9/2021).

Sementara Anggota Komisi I Bobby Rizaldi juga berpendapat demikian. Ia berujar bahwa ketiga kepala staf baik KSAD, KSAL, dan KSAU memiliki peluang sama secara objektif untuk menjadi Panglima TNI.

Sementara itu berkaitan dengan dinamika keamanan kawasan di wilayah teritorial Indonesia dan sekitar, tentu kata Bobby menjadi perhatian dan fokus siapapun Panglima TNI terpilih.

"Bukan terfokus ke matra tertentu. Utamanya kebijakan pembinaan seluruh matra dan penguatan postur pertahanan, harus sejalan dengan sikap politik negara. Jadi tiga matra mempunyai peluang yang sama dalam hal pergantian Panglima TNI, terlepas dari meningkatnya eskalasi di Laut China Selatan ataupun pembangunan kapal selam nuklir di Australia," kata Bobby.

baca juga

Tinggal Tunggu Nasib

Anggota Komisi I DPR TB Hasanuddin mengatakan tiga kepala staf dari tiga matra di TNI sama-sama memenuhi dan berpeluang menjadi pengganti Marsekal Hadi Tjahjanto sebagai Panglima TNI.

Persyaratan itu, kata Hasanuddin sebagaimana yang tertuang dalam undang-undang.

"KASAD, KASAL, dan KASAU, mengacu UU, calon panglima TNI itu masih berdinas aktif, pernah jadi kepala staf baik di darat, laut, dan udara, atau sedang menjabat kepala staf. Jadi ketiganya memenuhi persyaratan," kata Hasanuddin di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (23/9/2021).

Sementara itu terkait siapa yang paling berpeluang menggantikan posisi Hadi, Hasanuddin beranggapan untuk menjawab hal itu tentunya masih harus menunggu waktu.

"Tinggal nunggu nasib saja barangkali," kata Hasanuddin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tinggal Tunggu Nasib, Tiga Kepala Staf Sama-Sama Berpeluang jadi Panglima TNI

Tinggal Tunggu Nasib, Tiga Kepala Staf Sama-Sama Berpeluang jadi Panglima TNI

News | Kamis, 23 September 2021 | 15:10 WIB

Ramai Interupsi karena Absen Rapat di DPR, ke Mana Menhan dan Panglima TNI?

Ramai Interupsi karena Absen Rapat di DPR, ke Mana Menhan dan Panglima TNI?

News | Kamis, 23 September 2021 | 14:00 WIB

Belum Kirim Surpres Pergantian Panglima TNI ke DPR, Jokowi Disebut Tunggu Gelaran PON XX

Belum Kirim Surpres Pergantian Panglima TNI ke DPR, Jokowi Disebut Tunggu Gelaran PON XX

News | Kamis, 23 September 2021 | 13:04 WIB

Komisi I DPR Soroti AUKUS: Bukan lagi Diplomasi Kopi, Waktunya Hard Diplomacy

Komisi I DPR Soroti AUKUS: Bukan lagi Diplomasi Kopi, Waktunya Hard Diplomacy

News | Rabu, 22 September 2021 | 16:10 WIB

Terkini

Penampakan Lusinan Pesawat Tempur AS Terbang di Selat Hormuz, Siap-siap Gempur Iran Lagi

Penampakan Lusinan Pesawat Tempur AS Terbang di Selat Hormuz, Siap-siap Gempur Iran Lagi

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 07:50 WIB

Donald Trump Bandingkan Kondisi Perang Amerika Serikat dengan Vietnam dan Iran, Apa Katanya?

Donald Trump Bandingkan Kondisi Perang Amerika Serikat dengan Vietnam dan Iran, Apa Katanya?

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 07:41 WIB

45 Orang Hilang di Lokasi Kebakaran Maut Bar Bangkok

45 Orang Hilang di Lokasi Kebakaran Maut Bar Bangkok

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 07:29 WIB

Raksasa Mobil Ini Mau PHK 100 Ribu Pekerja: Kami Mau Lebi Efisien dan Kurangi Biaya

Raksasa Mobil Ini Mau PHK 100 Ribu Pekerja: Kami Mau Lebi Efisien dan Kurangi Biaya

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 07:21 WIB

Orang India Jadi Korban Serangan Iran, 2 Tanker Uni Emirat Arab Dirudal

Orang India Jadi Korban Serangan Iran, 2 Tanker Uni Emirat Arab Dirudal

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 07:13 WIB

Perang Timur Tengah Memanas: Iran Serang Dua Kapal Tanker di Selat Hormuz, 1 Tewas

Perang Timur Tengah Memanas: Iran Serang Dua Kapal Tanker di Selat Hormuz, 1 Tewas

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 07:11 WIB

Amerika Serikat Kembali Blokir Selat Hormuz, Pasang Tarif Lintas 20 Persen

Amerika Serikat Kembali Blokir Selat Hormuz, Pasang Tarif Lintas 20 Persen

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 07:03 WIB

Mojtaba Khamenei: Kami Janji Balas Darah Ali Khamenei yang Mati Syahid

Mojtaba Khamenei: Kami Janji Balas Darah Ali Khamenei yang Mati Syahid

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 06:54 WIB

Pangkalan Laut Iran Hancur Diterjang Rentetan Ledakan di Kawasan Selat Hormuz

Pangkalan Laut Iran Hancur Diterjang Rentetan Ledakan di Kawasan Selat Hormuz

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 06:44 WIB

Harga Minyak Dunia Makin Menggila Usai Amerika Serikat dan Iran Perang Lagi

Harga Minyak Dunia Makin Menggila Usai Amerika Serikat dan Iran Perang Lagi

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 06:20 WIB

×