alexametrics

HUT Polantas ke-66, Polri Beri Bantuan 1.000 Sembako ke Pemulung dan Pedagang

Dwi Bowo Raharjo | Muhammad Yasir
HUT Polantas ke-66, Polri Beri Bantuan 1.000 Sembako ke Pemulung dan Pedagang
Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri bersama Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) memberikan bantuan berupa paket sembako kepada pemulung dan penjual asongan di kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan. (Foto dok. Polisi)

Istiono sempat menanyakan terkait pelaksanaan program vaksinasi.

Suara.com - Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri bersama Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) memberikan bantuan berupa paket sembako kepada pemulung dan penjual asongan di kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan. Kegiatan sosial ini dilakukan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Polisi Lalu Lintas (Polantas) ke-66.

Kakorlantas Polri Irjen Istiono menyebut total bantuan yang diberikan sebanyak 1.000 paket sembako.

"Kita bagikan lebih kurang 1.000 paket untuk masyarakat di sini," kata Istiono di Setiabudi, Jakarta Selatan, Jumat (24/9/2021).

Istiono sempat menanyakan terkait pelaksanaan program vaksinasi. Dia menyebut berdasar informasi yang diterima sebagian besar dari warga setempat telah divaksin.

Baca Juga: Pakai Kostum Kutilanak, Penjual Papeda Keliling ini Curi Perhatian Warga

"Ini mudah-mudahan segera masyarakat kesehatannya juga diperhatikan. Sehat, ekonomi juga jalan. Karena masyarakat bekerja terus, untuk menggulirkan ekonomi-ekonomi di tataran pekerja ini semuanya, agar lebih sejahtera," katanya.

Dalam kesempatan itu, Ketua Bidang Sosial dan Kesra Pengurus Besar (PB) HMI, Imam Rinaldi Nasution berharap bantuan yang diberikan ini dapat meringankan mereka yang turut terdampak akibat pandemi Covid-19. Imam juga menyampaikan terima kasih lantaran telah dilibatkan dalam kegiatan sosial tersebut.

"PB HMI tentu mengapresiasi itu karena ketika kesehatan kita sudah membaik, maka perekonomian juga membaik," ujarnya.

Sementara, Lurah Guntur, Leo Yudhantara menyampaikan bahwa masyarakat dan pedagang sangat membutuhkan bantuan tersebut. Terlebih, kata dia, kekinian para pedagang tengah mencoba merangkak kembali membangun usahanya setelah melewati masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4.

"Tentunya, untuk memulai dan merangkak ini masih sangat memerlukan bantuan," pungkas Leo.

Baca Juga: Ketua OKP di Medan Ditangkap Usai Video Punglinya Viral, Polisi: Tiada Kata Maaf!

Komentar