Kunjungan Kerja, Gus Menteri Siapkan Kebumen Bebas Kemiskinan Ekstrem pada 2024

Fabiola Febrinastri

Jum'at, 24 September 2021 | 16:59 WIB
Kunjungan Kerja, Gus Menteri Siapkan Kebumen Bebas Kemiskinan Ekstrem pada 2024
Mendes PDTT, Abdul Halim Iskandar. (Dok: Kemendes PDTT)

Suara.com - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Abdul Halim Iskandar, dalam kunjungan kerjanya mengunjungi Kabupaten Kebumen, Jawa Timur, Kamis (23/9/2021).

Kebumen menjadi salah satu kabupaten dari 35 kabupaten yang telah disiapkan menjadi pilot project tahun 2021/2022 dalam menurunkan kemiskinan ekstrem hingga nol persen.

Kepada Bupati Kebumen, Arif Sugiyanto, Abdul Halim atau yang akrab disapa Gus Menteri ini menyampaikan, Kebumen telah menjadi salah satu kabupaten yang akan memupus kemiskinan ekstrem pada 2021/2022 oleh pemerintah pusat.

"Pada 2021, kami mengambil 7 provinsi, masing-masing provinsi kita ambil 5 kabupaten. Di Jawa Tengah ini, Kebumen adalah salah satu yang kita ambil agar di tahun 2024 bisa bebas dari kemiskinan ekstrem," katanya.

Dalam mencapat target tersebut, Gus Menteri menyampaikan, Kemendes telah membuat salah satu pola cepat dalam memupuskan kemiskinan ekstrem.

"Kebetulan, sejak Maret telah menggulirkan pemutakhiran data desa berbasis SDGs desa. Alhamdulillah berdasarkan itu, kita mencoba memberikan satu simulasi agar penyelesaian kemiskinan ekstrem bisa kita lakukan," katanya.

Menurut Gus Menteri, warga miskin ada dua, yaitu warga miskin ekstrem, yang memiliki hampir seluruh kompleksitas multidimensi kemiskinan, kedua, warga miskin ekstrem, yang masih dimungkinkan dapat melakukan aktualisasi diri untuk bertahan hidup.

Dalam penanganan warga miskin ekstrem, Gus Menteri telah membuat empat strategi, yakni memupus kemiskinan ekstrem menjadi nol persen, yang dilakukan dengan pendekatan mikro berbasis desa. Lalu subyek penanganan warga berbasis Satu Nama Satu Alamat, dengan melakukan tindakan berbasis sensus yang menyasar kepada seluruh warga atau keluarga miskin ekstrem.

"Selanjutnya, strategi penanganan penuntasan kemiskinan ekstrem berbasis satuan fase kegiatan dalam satuan wilayah desa. Kemudian, pelaksanaan dan tindak lanjut penanganan diusulkan melalui Posyandu Kesejahteraan, yang dikembangkan di kantong lokasi permukiman warga miskin ekstrem," katanya.

baca juga

Gus Menteri juga telah menyiapkan aksi penanganan untuk keluarga miskin ekstrem, diantaranya dengan melakukan pengurangan pengeluaran seperti gerakan asupan kalori harian, bedah rumah, cek kesehatan oleh Posyandu, BPJS Kesehatan dan memberikan beasiswa.

"Salah satu aksi lainnya, meningkatan pendapatan dengan Padat Karya Tunai Desa, BLT Dana Desa, pekerja di Bumdes dan program-program pemberdayaan. Selain itu juga perlu adanya pendampingan kepada keluarga miskin dan miskin ekstrem," katanya.

Berdasarkan data yang dimiliki Kemendes PDTT, Kebumen memiliki jumlah warga desa miskin ekstrem sebanyak 66.685 jiwa, keluarga miskin ekstrem di desa sebanyak 9.390 keluarga, jumlah desa yang didiami warga miskin ekstrem sebanyak 397 desa dan jumlah kecamatan yang didiami warga miskin ekstrem sebanyak 26 kecamatan.

"Data ini belum 100 persen. Kami berharap, Kebumen dapat mewujudkan target nol persen dalam menurunkan kemiskinan ekstrem di tahun 2021," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Komisi V Kunspek ke Bekasi: Melihat PTM dan Fasilitas Sarana Prasarana PTDI-STTD

Komisi V Kunspek ke Bekasi: Melihat PTM dan Fasilitas Sarana Prasarana PTDI-STTD

DPR | Rabu, 22 September 2021 | 14:15 WIB

Kunjungi Edupark, Menteri Desa Apresiasi Sinergi Semen Gresik dengan BUMDes

Kunjungi Edupark, Menteri Desa Apresiasi Sinergi Semen Gresik dengan BUMDes

Jawa Tengah | Senin, 20 September 2021 | 17:24 WIB

Kepala BPIP: Banyak Desa Mulai Tunjukkan Contoh-contoh Terbaik Pengelolaan Wewenang

Kepala BPIP: Banyak Desa Mulai Tunjukkan Contoh-contoh Terbaik Pengelolaan Wewenang

News | Rabu, 15 September 2021 | 14:54 WIB

Jokowi akan Tinjau Vaksinasi dan Hadiri Pertemuan Majelis Rektor di Jawa Tengah Hari Ini

Jokowi akan Tinjau Vaksinasi dan Hadiri Pertemuan Majelis Rektor di Jawa Tengah Hari Ini

News | Senin, 13 September 2021 | 09:32 WIB

Kunker ke Yogyakarta, Ini Agenda Presiden Jokowi dan Ibu Negara

Kunker ke Yogyakarta, Ini Agenda Presiden Jokowi dan Ibu Negara

News | Jum'at, 10 September 2021 | 08:35 WIB

Gus Halim Ajak Mahasiswa dan Milenial Bantu Desa Mencapai Pembangunan Berkelanjutan

Gus Halim Ajak Mahasiswa dan Milenial Bantu Desa Mencapai Pembangunan Berkelanjutan

News | Selasa, 07 September 2021 | 13:48 WIB

Terkini

Buka Suara Soal Pemeriksaan KPK, Wabup Bogor Jaro Ade: Kita Harus Taat Hukum

Buka Suara Soal Pemeriksaan KPK, Wabup Bogor Jaro Ade: Kita Harus Taat Hukum

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 05:05 WIB

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 03:10 WIB

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:10 WIB

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:18 WIB

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:05 WIB

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Banten | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:00 WIB

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:35 WIB

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:21 WIB

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:14 WIB

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Sumsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:44 WIB

×