Opini: Warga Jerman Beri Partai-partai Kecil Kekuatan Lebih Besar

Siswanto | Deutsche Welle | Suara.com

Senin, 27 September 2021 | 09:57 WIB
Opini: Warga Jerman Beri Partai-partai Kecil Kekuatan Lebih Besar
DW

Suara.com - Pemilih Jerman telah mengguncang lanskap politik negara itu. Mereka membatasi dominasi CDU/CSU dan SPD - untuk saat ini. Ini adalah perubahan yang perlu, kata Pemimpin Redaksi DW Manuela Kasper-Claridge.

Perubahan telah datang. Keputusan pemilih Jerman sudah jelas. Kompromi basa-basi dari koalisi besar terakhir tidak akan terjadi lagi.

Sekarang saatnya menghadapi tantangan besar seperti perubahan iklim, digitalisasi, dan modernisasi yang diperlukan di Jerman.

Tugas-tugas besar ini sekarang hanya dapat diselesaikan dengan bekerja sama dengan partai yang lebih kecil. Dalam semua koalisi yang mungkin, Partai Hijau dan Demokrat Bebas akan memiliki suara besar.

Tidak ada yang akan berhasil tanpa mereka — dan itu hal yang baik. Harga mahal Hijau Banyaknya suara yang masuk ke Partai Hijau jelas menunjukkan bahwa pemilih Jerman khawatir dengan perubahan iklim.

Dari hasil ini, Partai Hijau akan masuk ke dalam pembicaraan koalisi untuk membentuk pemerintahan berikutnya dengan banyak kepercayaan diri. Mereka akan menjadi bintang yang banyak dirayu dan dengan demikian dapat membuat dorongan yang lebih besar untuk tuntutan mereka.

Namun, Jerman mungkin kurang siap dengan perubahan yang diharapkan oleh Partai Hijau, bersama dengan kandidat kanselir mereka Annalena Baerbock.

Terutama — seperti yang juga ditunjukkan oleh hasil pemilu — ketika perubahan itu membutuhkan dana. FDP akan mendapat suara Itu karena membentuk pemerintahan tanpa FDP hampir tidak mungkin.

FDP melihat diri mereka sendiri sebagai deregulasi besar dan dapat menggagalkan beberapa keinginan Partai Hijau.

Mereka menaruh kepercayaan pada pasar, digitalisasi dan pengurangan birokrasi. Mereka menginginkan perlindungan iklim, tetapi tanpa kenaikan pajak.

Bagaimana tepatnya hal itu seharusnya terlaksana adalah sesuatu yang harus mereka jelaskan dalam pembicaraan koalisi awal.

CDU/CSU siap untuk oposisi Yang sangat jelas adalah skala kekalahan konservatif. Meskipun CDU/CSU kehilangan suara lebih sedikit daripada yang diperkirakan sebelumnya lewat berbagai jajak pendapat, hal ini tidak bisa menutupi penurunan dramatis dari pemilu terakhir.

Kandidat kanselir CDU, Armin Laschet, tidak dapat meyakinkan pemilih, meskipun mencapai beberapa keberhasilan sebagai perdana menteri negara bagian terpadat di Jerman, Nordrhein-Westfalen.

Dukungan untuk partai saudara CDU di Bayern, CSU, juga anjlok. Ini tampak seperti hasil pemilu terburuk mereka sejak 1949.

Setelah 16 tahun di pemerintahan, apa yang disebut "persatuan" CDU dan CSU sudah matang untuk menjadi oposisi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ketua Partai Hijau Murka 11 Warga Penolak Tambang Divonis Bersalah: Muak dengan Peradilan Negeri Ini

Ketua Partai Hijau Murka 11 Warga Penolak Tambang Divonis Bersalah: Muak dengan Peradilan Negeri Ini

News | Selasa, 21 Oktober 2025 | 18:29 WIB

Imbas Protes Acara Trans7, Roy Murtadho Skakmat Gus Yahya 'Tiarap' Bicara Isu Ini: Mana Suara Anda?

Imbas Protes Acara Trans7, Roy Murtadho Skakmat Gus Yahya 'Tiarap' Bicara Isu Ini: Mana Suara Anda?

News | Rabu, 15 Oktober 2025 | 11:56 WIB

Wacana Turunkan Usia Pemilih Jadi 16 Tahun, Parlemen Selandia Baru akan Laksanakan Voting

Wacana Turunkan Usia Pemilih Jadi 16 Tahun, Parlemen Selandia Baru akan Laksanakan Voting

News | Senin, 21 November 2022 | 14:56 WIB

Sukacita Warga Jerman Menyambut Kembalinya Festival Bir Oktoberfest

Sukacita Warga Jerman Menyambut Kembalinya Festival Bir Oktoberfest

Foto | Minggu, 18 September 2022 | 12:00 WIB

Terkini

Tim Advokasi Bongkar Sisi Gelap Tragedi PRT Benhil: Penyekapan, Gaji Ditahan, hingga Manipulasi Usia

Tim Advokasi Bongkar Sisi Gelap Tragedi PRT Benhil: Penyekapan, Gaji Ditahan, hingga Manipulasi Usia

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 19:41 WIB

Dua Hakim Dissenting Opinion: Ibam Seharusnya Dibebaskan di Kasus Chromebook

Dua Hakim Dissenting Opinion: Ibam Seharusnya Dibebaskan di Kasus Chromebook

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 19:39 WIB

MBG di Kalbar Serap 22 Ribu Tenaga Kerja, BGN: Ekonomi Masyarakat Bawah Bergerak Kencang

MBG di Kalbar Serap 22 Ribu Tenaga Kerja, BGN: Ekonomi Masyarakat Bawah Bergerak Kencang

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 19:35 WIB

Tebus Kekecewaan Insiden LCC MPR, Josepha Siswi SMAN 1 Pontianak Dapat Beasiswa Kuliah ke China

Tebus Kekecewaan Insiden LCC MPR, Josepha Siswi SMAN 1 Pontianak Dapat Beasiswa Kuliah ke China

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 19:33 WIB

Wamen PANRB Dorong Kolaborasi Lintas Instansi Perkuat Program Sekolah Rakyat

Wamen PANRB Dorong Kolaborasi Lintas Instansi Perkuat Program Sekolah Rakyat

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 19:30 WIB

PRT Benhil Tewas Usai Lompat dari Lantai 4, Tim Advokasi Ajukan 6 Tuntutan ke Polisi

PRT Benhil Tewas Usai Lompat dari Lantai 4, Tim Advokasi Ajukan 6 Tuntutan ke Polisi

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 19:24 WIB

Divonis 4 Tahun Bui, Korupsi Pendidikan di Masa Pandemi Perberat Hukuman Ibam

Divonis 4 Tahun Bui, Korupsi Pendidikan di Masa Pandemi Perberat Hukuman Ibam

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 19:19 WIB

Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun

Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 19:07 WIB

BGN Sebut MBG Gerakkan Ekonomi Hingga Rp16,8 Miliar per Hari di Kalbar

BGN Sebut MBG Gerakkan Ekonomi Hingga Rp16,8 Miliar per Hari di Kalbar

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 18:54 WIB

Hilmar Farid: Ada Gap Pengetahuan Antara Jaksa dan Nadiem Makarim di Kasus Chromebook

Hilmar Farid: Ada Gap Pengetahuan Antara Jaksa dan Nadiem Makarim di Kasus Chromebook

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 18:39 WIB