Republik Ceko Jual Bunker Militer Bersejarah Seharga Rp16,7 Juta

Siswanto, Deutsche Welle

Selasa, 28 September 2021 | 14:44 WIB
Republik Ceko Jual Bunker Militer Bersejarah Seharga Rp16,7 Juta
DW

Suara.com - Pihak militer Ceko telah menjual ribuan bunker yang dulunya digunakan untuk mencegah serangan Nazi pada tahun 1938. Sejauh ini, sistem pertahanan unik yang terdiri dari hampir 5.000 benteng itu terancam dihancurkan.

Pada akhir tahun 1930-an, negara yang saat itu bernama Cekoslowakia, membangun jaringan perbentengan yang luas di sepanjang perbatasan dengan Reich Jerman, wilayah yang diduduki Nazi.

Praha takut bahwa Jerman akan melancarkan serangan mendadak dan menyerbu pertahanannya sebelum ada waktu untuk memobilisasi tentara.

Meskipun benteng tersebut belum sepenuhnya selesai dibangun pada September 1938, pegunungan di daerah perbatasan Ceko-Jerman menjadi rintangan bagi Wehrmacht (angkatan bersenjata Nazi) dan salah satu yang ditakuti oleh para jenderal Nazi.

Meskipun pemerintah di Praha telah mengerahkan 1,1 juta tentara yang siap untuk berperang dan mempertahankan diri, Perdana Menteri Inggris Neville Chamberlain dan mitranya dari Prancis, Edouard Daladier, membuat kesepakatan dengan Adolf Hitler di Munich pada 29 dan 30 September 1938.

Keputusan itu mewajibkan Cekoslowakia menyerahkan kepada Reich Ketiga hampir seluruh wilayah perbatasan dengan Jerman, di mana sebagian besar minoritas Jerman tinggal pada saat itu.

Kesepakatan itu berarti hampir semua benteng perbatasan Cekoslowakia dan bunker beton jatuh ke tangan Nazi.

Tanpa mereka, Ceko tidak berdaya secara militer. Langkah tersebut juga membantu Nazi menduduki bagian negara yang tersisa pada 15 Maret 1939.

Secara paradoks, benteng perbatasan kemudian membantu penjajah Jerman untuk mempertahankan diri dari Tentara Merah pada musim semi 1945.

Pertempuran di perbatasan yang dibentengi secara signifikan memperlambat kemajuan Soviet dan bahkan mampu merenggut nyawa ribuan tentara Soviet.

Sekitar delapan dekade kemudian, pertahanan beton terus menandai pedesaan Ceko, saksi bisu niat negara untuk turun berperang melawan Nazi.

Sejak tahun 2000, penerus resmi Cekoslowakia, Republik Ceko, secara bertahap menyingkirkan benteng-benteng tersebut.

Tentara Ceko dapat mentransfernya ke wilayah atau kotamadya, serta menjualnya kepada individu pribadi.

"Kami telah mendaftarkan 4.993 bunker tempur kecil sebelum perang di wilayah kami," kata Petr Sykora dari departemen pers Kementerian Pertahanan Ceko kepada DW.

Tidak lagi bermanfaat bagi militer Sykora menambahkan bahwa karena instalasi ini tidak lagi memiliki arti militer, hampir sepertiga dari mereka telah berpindah tangan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Amien Rais Percaya Jokowi Punya Bunker Rahasia di Solo Buat Simpan Uang

Amien Rais Percaya Jokowi Punya Bunker Rahasia di Solo Buat Simpan Uang

News | Selasa, 01 Juli 2025 | 18:30 WIB

Percayai Beathor soal Bunker di Solo, Amien Rais: Saya Punya Nasihat Agar Jokowi Tebus Dosanya!

Percayai Beathor soal Bunker di Solo, Amien Rais: Saya Punya Nasihat Agar Jokowi Tebus Dosanya!

News | Selasa, 01 Juli 2025 | 17:00 WIB

Ada Bunker di Rumah Jokowi? Pernyataan Lawas Politisi PDIP Kembali Guncang Medsos

Ada Bunker di Rumah Jokowi? Pernyataan Lawas Politisi PDIP Kembali Guncang Medsos

News | Kamis, 26 Juni 2025 | 17:13 WIB

Warga Israel Larang Orang Afrika Masuk Bunker: Ini Khusus Bangsa Yahudi

Warga Israel Larang Orang Afrika Masuk Bunker: Ini Khusus Bangsa Yahudi

News | Sabtu, 21 Juni 2025 | 15:45 WIB

Warga Palestina Tak Diizinkan Akses Bunker Perlindungan, Tuduhan Diskriminasi Menguat

Warga Palestina Tak Diizinkan Akses Bunker Perlindungan, Tuduhan Diskriminasi Menguat

News | Jum'at, 20 Juni 2025 | 21:14 WIB

Media Israel Sebut Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei Kabur ke Bunker Saat Serangan Udara

Media Israel Sebut Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei Kabur ke Bunker Saat Serangan Udara

News | Senin, 16 Juni 2025 | 20:36 WIB

Cek Fakta: Gambar Bunker yang Menginspirasi Serial Squid Game

Cek Fakta: Gambar Bunker yang Menginspirasi Serial Squid Game

News | Selasa, 28 Januari 2025 | 11:56 WIB

Netanyahu Bersembunyi di Bunker Usai Serangan Drone Hizbullah?

Netanyahu Bersembunyi di Bunker Usai Serangan Drone Hizbullah?

News | Selasa, 12 November 2024 | 03:10 WIB

AS Belum Temukan Bukti Klaim Israel soal Adanya Bunker Uang Hizbullah di Bawah Rumah Sakit

AS Belum Temukan Bukti Klaim Israel soal Adanya Bunker Uang Hizbullah di Bawah Rumah Sakit

News | Kamis, 24 Oktober 2024 | 05:00 WIB

Terbongkar! Rekaman Video Ungkap Isi Bunker Mewah Pimpinan Hamas dan Uang Tunai Jutaan

Terbongkar! Rekaman Video Ungkap Isi Bunker Mewah Pimpinan Hamas dan Uang Tunai Jutaan

News | Senin, 21 Oktober 2024 | 10:33 WIB

Terkini

KPK Ungkap Alasan Tak Menerbitkan Surat Panggilan untuk Silmy Karim

KPK Ungkap Alasan Tak Menerbitkan Surat Panggilan untuk Silmy Karim

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 21:30 WIB

Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Padat Karya, Syaratnya Cukup KTP Jakarta

Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Padat Karya, Syaratnya Cukup KTP Jakarta

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 20:56 WIB

Gus Ipul Kunjungi Al Falah Ploso, Minta Doa Kiai Huda untuk Munas-Konbes 2026

Gus Ipul Kunjungi Al Falah Ploso, Minta Doa Kiai Huda untuk Munas-Konbes 2026

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 20:12 WIB

Sepertiga Kelurahan di Jakarta Belum Punya Pos Pemadam Kebakaran

Sepertiga Kelurahan di Jakarta Belum Punya Pos Pemadam Kebakaran

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 19:37 WIB

Prasasti: Stabilitas Rupiah dan Inflasi Jadi Ujian Pemerintah

Prasasti: Stabilitas Rupiah dan Inflasi Jadi Ujian Pemerintah

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 18:38 WIB

Ekstradisi Paulus Tannos ke Indonesia Tunggu Sidang Lanjutan di Singapura pada Agustus 2026

Ekstradisi Paulus Tannos ke Indonesia Tunggu Sidang Lanjutan di Singapura pada Agustus 2026

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 17:40 WIB

ICW soal Kasus Silmy Karim: Pemerasan Masih Marak, Pemerintah Gagal Benahi Sistem Perizinan.

ICW soal Kasus Silmy Karim: Pemerasan Masih Marak, Pemerintah Gagal Benahi Sistem Perizinan.

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 17:18 WIB

4 Cara Mengelola Pengeluaran Bulanan agar Saldo Dompet Digital Lebih Hemat dengan ShopeePay

4 Cara Mengelola Pengeluaran Bulanan agar Saldo Dompet Digital Lebih Hemat dengan ShopeePay

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 16:48 WIB

Sengketa Tanah Kedoya Memanas, Tergugat Persoalkan Status Kuasa Hukum Penggugat

Sengketa Tanah Kedoya Memanas, Tergugat Persoalkan Status Kuasa Hukum Penggugat

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 16:35 WIB

Jakarta Siapkan Sistem Peringatan Dini Kualitas Udara, Warga Bisa Cek Polusi 3 Hari ke Depan

Jakarta Siapkan Sistem Peringatan Dini Kualitas Udara, Warga Bisa Cek Polusi 3 Hari ke Depan

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:54 WIB