Latar Belakang G30SPKI yang Tewaskan 7 Jenderal

Rifan Aditya

Kamis, 30 September 2021 | 08:41 WIB
Latar Belakang G30SPKI yang Tewaskan 7 Jenderal
Latar Belakang G30SPKI yang Tewaskan 7 Jenderal - Anggota Polri melakukan pengecekan di Monumen Pancasila Sakti, Lubang Buaya, Jakarta Timur, Selasa (28/9/2021). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - G30S PKI salah satu peristiwa tak terlupakan dalam sejarah Indonesia. Bagaimana tak terlupakan, peristiwa tersebut menyebabkan tewasnya 7 jenderal secara sadis. Berikut ini latar belakang G30SPKI.

Diketahui, G30S PKI pada 1 Oktober 1965 ini dilakukan bukan tanpa sebab. Hal tersebut dikuatkan dengan kesaksian saksi mata yang menceritakan kekejaman para anggota PKI yang menculik, menyiksa dan membunuh 7 jenderal.

Muncul dugaan yang berdasarkan dengan bukti, bahwa salah satu sebab terjadinya peristiwa G30SPKI ini yakni guna mewujudkan keinginan PKI lewat Let. Kolonel Untung yang ingin isu Dewan Jenderal gagal.

Letnan Kolonel Untung selaku pimpinan PKI, meminta pasukan PKI Cakrabirawa untuk menjalankan misi G30SPKI untuk menculik 7 jenderal. Adapun 7 jenderal tersebut yaitu Ahmad Yani, Sutoyo Siswomiharjo,  MT Haryono, Soeprapto, S Parman, DI Pandjaitan, dan Abdul Haris Nasution.

Namun, terjadi peristiwa salah sasaran. Alih-alih menculik A.H. Nasution sebagai sasaran utama, namun pasukan PKI malah menangkap ajudannya yakni Perwira Pierre Tendean. A.H. Nasution pun berhasil selamat, namun Tendean tewas di tangan PKI.

Buat yang masih penasaran dan bertanya-tanya, simak berikut ini latar belakang G30SPKI yang perlu diketahui.

1. Dominasi Ideologi NASAKOM

Sejak Demokrasi Terpimpin pada 1959-1965 masa kepemimpinan Presiden Soekarno, ideologi NASAKOM (Nasionalisme, Agama, dan Komunisme) berjalan dengan seimbang.  Namun, ideologi ini justru jadi semacam peluang bagi PKI untuk mengganti ideologi Pancasila ke Komunis.

2. Pertentangan antara TNI dan PKI

Diketahui, hubungan kurang harmonis antara anggota TNI dan PKI dan TNI berawal dari pembentukan angkatan ke-5 yang diinisiasi PKI. Inisiasi tersebut ditentang  TNI AD sehingga menjadikan hubungan kedua kelompok tersebut semakin tak harmonis. 

Hubungan mereka kian memanas PKI selepas mendapat banyak hasutan serta konfrontasi antara TNI dan rakyat. Hal inilah yang jadi salah satu latar belakang munculnya G30SPKI yang menewaskan 7 jenderal.

3. Kesehatan Presiden Soekarno

Tersiar kabar pada 1964 bahwa presiden Soekarno sakit parah. Tersiarnya kabar tersebut menimbulkan kecemasan dari sejumlah pihak terkait perebutan kekuasaan selepas ditinggalkan Soekarno. Kecemasan inilah yang juga menjadi latar belakang terjadinya peristiwa G30S PKI.

4. Kondisi Ekonomi Indonesia

Pada tahun 1965, kondisi ekonomi Indonesia memburuk. Kenaikan inflasi yang capai 650% menjadikan rakyat ragu akan kepemimpinan presiden Soekarno. Kondisi ekonomi Indonesia yang lemah pada saat itu, sebenarnya terjadi atas keputusan pembataian pedagang RRC oleh Jenderal Soeharto dan juga Jenderal Nasution.

Hal itu pun mempengaruhi kondisi ekonomi Indonesia yang malah semakin melemah. Karena hal tersebut pula, banyak rakyat kelaparan hingga menyalahkan atas kepemimpinan presiden Soekarno, kemudian terjadilah peristiwa G30SPKI.

Nah, demikianlah informasi mengenai 4 latar belakang G30SPKI pada 1 Oktober 1965 yang membuat 7 jenderal terbunuh. Semoga informasi ini bermanfaat bagi pembaca semuanya.

Kontributor : Ulil Azmi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pulau Kemaro Jadi Saksi Pembantaian PKI, Warga Lama Enggan Makan Ikan Sungai

Pulau Kemaro Jadi Saksi Pembantaian PKI, Warga Lama Enggan Makan Ikan Sungai

Sumsel | Kamis, 30 September 2021 | 08:30 WIB

Tujuh Aktor dan Aktris yang Perankan Tokoh Penting di Film G30S PKI

Tujuh Aktor dan Aktris yang Perankan Tokoh Penting di Film G30S PKI

Riau | Kamis, 30 September 2021 | 08:24 WIB

Link Live Streaming Film Pengkhianatan G30SPKI di TV One Malam Ini

Link Live Streaming Film Pengkhianatan G30SPKI di TV One Malam Ini

Kalbar | Kamis, 30 September 2021 | 08:25 WIB

Terkini

IMM Minta Polemik Sapi Kurban Presiden Prabowo Disudahi: Tak Langgar Aturan dan Banyak Manfaatnya

IMM Minta Polemik Sapi Kurban Presiden Prabowo Disudahi: Tak Langgar Aturan dan Banyak Manfaatnya

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 00:18 WIB

Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur

Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:37 WIB

AS Tiba-tiba Serang Iran, IRGC Balas Hantam Pangkalan Udara di Kuwait!

AS Tiba-tiba Serang Iran, IRGC Balas Hantam Pangkalan Udara di Kuwait!

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 21:51 WIB

Tragedi TV Tabung di Atas Kepala Siswi SD, Akhir Tragis JN di Tangan Pemuda Haus Darah

Tragedi TV Tabung di Atas Kepala Siswi SD, Akhir Tragis JN di Tangan Pemuda Haus Darah

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 21:50 WIB

Satu Keluarga Rugi Rp700 Juta, Jemaah Hanania Travel Geruduk Polda Metro Jaya

Satu Keluarga Rugi Rp700 Juta, Jemaah Hanania Travel Geruduk Polda Metro Jaya

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 20:57 WIB

Siapa Dalangnya? Polisi Kumpulkan Bukti Dugaan Pembubaran Ibadah di Gereja Sewon Bantul

Siapa Dalangnya? Polisi Kumpulkan Bukti Dugaan Pembubaran Ibadah di Gereja Sewon Bantul

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 20:50 WIB

Harta Karun RI Nyaris Lenyap, TNI AL Sergap 25 Kontainer Mineral Ilegal di Batam

Harta Karun RI Nyaris Lenyap, TNI AL Sergap 25 Kontainer Mineral Ilegal di Batam

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 20:36 WIB

Tak Peduli Lokasi Munas, HIPMI Jaya: Di Mana Pun Oke, Yang Penting Jangan Pecah!

Tak Peduli Lokasi Munas, HIPMI Jaya: Di Mana Pun Oke, Yang Penting Jangan Pecah!

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 20:04 WIB

Aksi Kamisan di Istana: Menagih Janji Negara yang Hobi Lupa pada Korban Penghilangan Paksa

Aksi Kamisan di Istana: Menagih Janji Negara yang Hobi Lupa pada Korban Penghilangan Paksa

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 19:56 WIB

PKS Salurkan Hewan Kurban hingga ke Wilayah Bencana Banjir Sumatra

PKS Salurkan Hewan Kurban hingga ke Wilayah Bencana Banjir Sumatra

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 19:00 WIB