facebook

Ingatkan Kader Disiplin Prokes, Megawati: Sanksi Pemecatan Bagi yang Tak Loyal ke Partai

Chandra Iswinarno | Bagaskara Isdiansyah
Ingatkan Kader Disiplin Prokes, Megawati: Sanksi Pemecatan Bagi yang Tak Loyal ke Partai
Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri. [Tangkapan layar]

Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri mengingatkan kepada seluruh kadernya untuk tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan Covid-19.

Suara.com - Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri mengingatkan kepada seluruh kadernya untuk tetap disiplin menjalankan Protokol Kesehatan Covid-19. Mega kemudian menyinggung pemberian sanksi tegas hingga pemecatan jika ada kadernya yang lalai dan tak loyal terhadap instruksi partai. 

Awalnya Mega menyampaikan para kader harus memberikan contoh disiplin prokes kepada masyarakat. Pasalnya Mega masih melihat sudah puluhan juta rakyat Indonesia divaksinasi, namun banyak juga yang abai dengan protokol kesehatan. 

"Jadi saya minta juga kepada seluruh tiga pilar partai untuk terus menerus justru kita menggalang kita mengkonsolidasikan disiplin ini kepada rakyat banyak," kata Mega acara pemberian tali asih kepada 201 keluarga kader PDIP yang jadi korban Covid 19, Kamis (30/9/2021). 

Mega mengatakan, meski dalam keadaan pandemi, pengurus pusat partai terus memantau kegiatan kader di seluruh wilayah di Indonesia. Sehingga, jika ada yang abai terhadap instruksi partai ini, akan diberi sanksi.

Baca Juga: Megawati Yakin Banyak Orang Belum Mengerti Vaksin Bukan Obat

"Jangan dipikir dpp partai terutama saya tidak memantau kerja dari tiga pilar. Sangat mudah sekali saya melakukan pengawasan, sangat bisa memberikan langsung teguran, teguran, teguran," tuturnya. 

Presiden ke-5 RI tersebut mengingatkan, ada tiga jenis sanksi sesuai AD/ART PDIP, jika kader tak taat menjalankan instruksi. Berupa teguran, diberi peringatan, hingga dinonaktifkan.

Namun dia memastikan sanksi keras hanya akan diberikan jika tindakan seseorang itu sudah berlebihan. 

"Kalau sudah diberi peringatan tetap saja masih nggak mau menjalankan disiplin partai, akhirnya dinonaktifkan dari penugasannya," ungkapnya. 

"Yang paling tinggi adalah pemecatan itu sudah pasti dilakukan bagi mereka yang tidak loyal kepada partai," sambungnya. 

Baca Juga: Duta Besar Indonesia: Melanggar Protokol Kesehatan di Singapura Denda 10 Ribu Dolar

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar