alexametrics

Megawati Yakin Banyak Orang Belum Mengerti Vaksin Bukan Obat

Siswanto | Bagaskara Isdiansyah
Megawati Yakin Banyak Orang Belum Mengerti Vaksin Bukan Obat
Megawati Soekarnoputri (Antara/R. Rekotomo).

Itu sebabnya, untuk melawan pandemi Covid-19, dibutuhkan kesadaran masyarakat untuk menaati protokol kesehatan, selain mengikuti vaksinasi.

Suara.com - Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri mengatakan sudah 70 juta warga Indonesia yang divaksinasi, tetapi jumlah tersebut masih jauh dari target pemerintah.

Meskipun banyak masyarakat yang sudah divaksin, Megawati meyakini banyak dari mereka yang belum mengerti tentang vaksin bukanlah obat.

"Saya sendiri sangat yakin sebenarnya banyak yang kurang mengerti, sebetulnya vaksinasi itu tanda kutip bukan obat," kata Megawati, Kamis (30/9/2021).

Itu sebabnya, untuk melawan pandemi Covid-19, dibutuhkan kesadaran masyarakat untuk menaati protokol kesehatan, selain mengikuti vaksinasi.

Baca Juga: Antusias Masyarakat Ikut Vaksin Diklaim Tinggi, Capaian Vaksinasi Balikpapan 55,2 Persen

"Makanya kalau saya ikuti sepertinya kalau sudah divaksin itu boleh keluar dengan bebas tidak mau mengikuti aturan kesehatan lagi. Terutama masih banyak yang seringkali dilanggar adalah tidak memakai masker, lalu tidak membuat jarang dan sepertinya hanya mengacuhkan ada kerumunan satu sama lain."

Megawati mengatakan menaati protokol kesehatan sesungguhnya sederhana sekali caranya.

"Harus ingat kita harus pakai masker kita harus cuci tangan kita harus membuat jarak itu sebenarnya menurut saya sebuah disiplin yang sederhana saja. Tidak disuruh macam tapi kita masih lalai," kata dia.

"Jadi saya minta juga kepada seluruh tiga pilar partai untuk terus menerus justru kita menggalang kita mengonsolidasikan disiplin ini kepada rakyat banyak."

Baca Juga: Update Cakupan Vaksinasi Nasional: 90 Juta Dosis Pertama dan 50 Juta Dosis Lengkap

Komentar