Polisi yang Bunuh Sarah Everard Diduga Terlibat dengan Banyak Kejahatan

Reza Gunadha, Rima Suliastini

Jum'at, 01 Oktober 2021 | 14:17 WIB
Polisi yang Bunuh Sarah Everard Diduga Terlibat dengan Banyak Kejahatan
Ilustrasi polisi (Pixabay).

Suara.com - Polisi pembunuh Sarah Everard, Wayne Couzens kemungkinan terlibat dengan banyak tindak kejahatan lain, bahkan hanya beberapa jam sebelum ia membunuh Sarah.

Menyadur Sky News Jumat (1/10/2021), ia diduga bertanggung jawab atas aksi pelecehan yang dilakukan sekitar 72 jam sebelum menculik, memperkosa dan membunuh Sarah.

Pria 48 tahun itu terkait dengan insiden di McDonald's di Swanley, Kent. Hanya mobilnya yang dilaporkan, sedangkan dia tak ditetapkan sebagai tersangka dan penyelidikannya belum lengkap.

Pengungkapan itu datang dari Asisten Komisaris Met Nick Ephgrave, yang berbicara setelah Couzens dijatuhi hukuman seumur hidup atas pembunuhan Sarah Everard.

Ephgrave mengatakan kendaraan yang terkait dengan Couzens diidentifikasi dalam tuduhan paparan tidak senonoh lainnya di Kent pada tahun 2015 tapi penyelidikan itu tidak menghasilkan tindakan lebih lanjut.

Sarah Everard. (Met Police/AFP)
Sarah Everard. (Met Police/AFP)

Ketika Couzens bergabung dengan kepolisian pada tahun 2018, pemeriksaan tidak menandai koneksi tersebut.

Ephgrave mengatakan Met telah dirujuk ke Kantor Independen Untuk Perilaku Polisi atas insiden Swanley dan file yang dikirim ke Crown Prosecution Service sehubungan dengan dugaan kejahatan itu.

"Kami meminta siapa pun di layanan atau anggota masyarakat mana pun yang memiliki informasi tentang Couzens - baik sebagai petugas atau anggota masyarakat - yang mungkin relevan, silakan maju."

Pengawas juga menyelidiki lima petugas atas klaim bahwa mereka mengirim materi misoginis, rasis dan homofobik dengan Couzens melalui WhatsApp beberapa bulan sebelum dia membunuh Everard, menurut laporan The Times.

Hilangnya Sarah Everard mendorong ribuan wanita berbagi pengalaman intimidasi saat mereka berjalan sendirian di malam hari. Kasus ini menarik perhatian dunia dengan ribuan aksi damai yang menyertai kepergiannya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Polisi Madiun Tangani Kasus Murid SMP yang Disebut Keluarganya Dihamili Genderuwo

Polisi Madiun Tangani Kasus Murid SMP yang Disebut Keluarganya Dihamili Genderuwo

Jawa Tengah | Jum'at, 01 Oktober 2021 | 09:45 WIB

Ditipu Eks Manajer Ratusan Juta, Denny Sumargo Lapor Polisi

Ditipu Eks Manajer Ratusan Juta, Denny Sumargo Lapor Polisi

Video | Jum'at, 01 Oktober 2021 | 08:00 WIB

Heboh! Polwan Ini Ngaku Dibius dan Diperkosa Dokter Lapas

Heboh! Polwan Ini Ngaku Dibius dan Diperkosa Dokter Lapas

Sumbar | Jum'at, 01 Oktober 2021 | 08:15 WIB

Terkini

KPK Ungkap Alasan Tak Menerbitkan Surat Panggilan untuk Silmy Karim

KPK Ungkap Alasan Tak Menerbitkan Surat Panggilan untuk Silmy Karim

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 21:30 WIB

Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Padat Karya, Syaratnya Cukup KTP Jakarta

Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Padat Karya, Syaratnya Cukup KTP Jakarta

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 20:56 WIB

Gus Ipul Kunjungi Al Falah Ploso, Minta Doa Kiai Huda untuk Munas-Konbes 2026

Gus Ipul Kunjungi Al Falah Ploso, Minta Doa Kiai Huda untuk Munas-Konbes 2026

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 20:12 WIB

Sepertiga Kelurahan di Jakarta Belum Punya Pos Pemadam Kebakaran

Sepertiga Kelurahan di Jakarta Belum Punya Pos Pemadam Kebakaran

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 19:37 WIB

Prasasti: Stabilitas Rupiah dan Inflasi Jadi Ujian Pemerintah

Prasasti: Stabilitas Rupiah dan Inflasi Jadi Ujian Pemerintah

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 18:38 WIB

Ekstradisi Paulus Tannos ke Indonesia Tunggu Sidang Lanjutan di Singapura pada Agustus 2026

Ekstradisi Paulus Tannos ke Indonesia Tunggu Sidang Lanjutan di Singapura pada Agustus 2026

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 17:40 WIB

ICW soal Kasus Silmy Karim: Pemerasan Masih Marak, Pemerintah Gagal Benahi Sistem Perizinan.

ICW soal Kasus Silmy Karim: Pemerasan Masih Marak, Pemerintah Gagal Benahi Sistem Perizinan.

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 17:18 WIB

4 Cara Mengelola Pengeluaran Bulanan agar Saldo Dompet Digital Lebih Hemat dengan ShopeePay

4 Cara Mengelola Pengeluaran Bulanan agar Saldo Dompet Digital Lebih Hemat dengan ShopeePay

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 16:48 WIB

Sengketa Tanah Kedoya Memanas, Tergugat Persoalkan Status Kuasa Hukum Penggugat

Sengketa Tanah Kedoya Memanas, Tergugat Persoalkan Status Kuasa Hukum Penggugat

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 16:35 WIB

Jakarta Siapkan Sistem Peringatan Dini Kualitas Udara, Warga Bisa Cek Polusi 3 Hari ke Depan

Jakarta Siapkan Sistem Peringatan Dini Kualitas Udara, Warga Bisa Cek Polusi 3 Hari ke Depan

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:54 WIB