Survei SMRC: Mayoritas Publik Tak Setuju dengan Isu PKI Sedang Bangkit

Chandra Iswinarno, Bagaskara Isdiansyah

Jum'at, 01 Oktober 2021 | 15:44 WIB
Survei SMRC: Mayoritas Publik Tak Setuju dengan Isu PKI Sedang Bangkit
Ilustrasi Partai Komunis Indonesia (PKI) sempat menguasai jawa tengah. [Suara.com/Rochmat]

Suara.com - Saiful Mujani Research dan Consulting (SMRC) mengeluarkan hasil survei terbarunya terkait sikap publik terhadap Pancasila dan ancaman komunisme. Hasilnya, sebanyak 84 persen responden tak setuju, jika saat ini Partai Komunis Indonesia (PKI) bangkit.

Survei tersebut dilakukan terhadap 1.220 responden dengan responden yang dapat diwawancarai secara valid sebanyak 981. Survei yang dilakukan dengan metode multistage random sampling itu memiliki margin of error 3,19 persen dan tingkat kepercayaan sebesar 95 persen.

Awalnya, responden diberikan pertanyaan seperti berikut;

'Ada yang berpendapat bahwa sekarang sedang terjadi kebangkitan Partai Komunis Indonesia (PKI) di Tanah Air. Apakah bapak/ibu setuju dengan pendapat itu?'

Manager Program SMRC Saidiman Ahmad menyampaikan, mayoritas responden menjawab tidak setuju dengan pendapat sekarang PKI bangkit kembali.

"Mayoritas warga, 84 persen tidak setuju dengan pendapat bahwa sekarang sedang terjadi kebangkitan Partai Komunis Indonesia (PKI)," kata Saidiman dalam rilis secara daring, Jumat (1/10/2021).

Adapun yang menyatakan setuju dengan pendapat PKI sedang bangkit saat ini, yakni hanya sebesar 14 persen. Sedangkan responden yang tidak memberikan jawabannya ketika disurvei ada 2 persen.

"Dari 14 persen yang tidak setuju ada 49 persen atau 7 persen dari total populasi menyatakan sudah menjadi ancaman nyata bagi negara. Ada 24 persen atau 3 persen dari populasi menyatakan isu kebangkitan PKI sedikit sudah menjadi ancaman," tuturnya.

Lebih lanjut, Saidiman mengatakan, secara tren dalam lima tahun terakhir, yang percaya terhadap isu kebangkitan PKI cenderung stabil. Jumlahnya rata-rata hanya pada kisaran 10-16 persen.

baca juga

Untuk diketahui, para responden dalam survei ini diwawancarai secara langsung tatap muka oleh pewawancara terlatih.

Qualitiy control terhadap hasil wawancara dilakukan secara random sebesar 20 persen dari total sampel supervisor.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kata Mereka soal G30S, Silet hingga Wacana Basi Tiap Tahun

Kata Mereka soal G30S, Silet hingga Wacana Basi Tiap Tahun

News | Jum'at, 01 Oktober 2021 | 15:15 WIB

Suara Senyap Orang-orang yang Hidup dengan Stempel PKI Bagian 2 (Habis)

Suara Senyap Orang-orang yang Hidup dengan Stempel PKI Bagian 2 (Habis)

Jogja | Jum'at, 01 Oktober 2021 | 11:08 WIB

Alasan TVRI Tak Tayangkan Film Pengkhianatan G30S PKI

Alasan TVRI Tak Tayangkan Film Pengkhianatan G30S PKI

Riau | Jum'at, 01 Oktober 2021 | 09:49 WIB

Terkini

Dorong Mitigasi Bencana Jabar, Iwan Suryawan Minta Kalkulasi Anggaran Realistis dan Nyata

Dorong Mitigasi Bencana Jabar, Iwan Suryawan Minta Kalkulasi Anggaran Realistis dan Nyata

Jabar | Kamis, 01 Oktober 2026 | 00:57 WIB

Bantu UMKM Hadapi Biaya Operasional Membengkak, Toco Academy Bagikan Strategi Pecah Telur di Bogor

Bantu UMKM Hadapi Biaya Operasional Membengkak, Toco Academy Bagikan Strategi Pecah Telur di Bogor

Jabar | Kamis, 01 Oktober 2026 | 00:45 WIB

Mengenal Praktik Bisnis Hijau: Tren Gaya Hidup Berkelanjutan yang Kini Merambah Dunia Industri

Mengenal Praktik Bisnis Hijau: Tren Gaya Hidup Berkelanjutan yang Kini Merambah Dunia Industri

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 23:57 WIB

Kemenko PMK Dorong Penguatan Jejaring Alumni Beasiswa untuk Talenta Nasional

Kemenko PMK Dorong Penguatan Jejaring Alumni Beasiswa untuk Talenta Nasional

News | Rabu, 30 September 2026 | 23:12 WIB

Spin Off InfraCo Tahap 2 Rampung, Nilai Transaksi Rp 49,9 T

Spin Off InfraCo Tahap 2 Rampung, Nilai Transaksi Rp 49,9 T

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 23:01 WIB

Kuliah Hukum di Era Digital, FH Unika Atma Jaya Raih Penghargaan

Kuliah Hukum di Era Digital, FH Unika Atma Jaya Raih Penghargaan

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 23:01 WIB

Kewajiban Sertifikasi Halal Makin Dekat, Industri Kosmetik dan Farmasi Siap Sambut Aturan Baru

Kewajiban Sertifikasi Halal Makin Dekat, Industri Kosmetik dan Farmasi Siap Sambut Aturan Baru

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 22:41 WIB

Ruang Bersama Indonesia Pertama di Palembang, Kilang Plaju Dukung Pemberdayaan Masyarakat

Ruang Bersama Indonesia Pertama di Palembang, Kilang Plaju Dukung Pemberdayaan Masyarakat

Sumsel | Rabu, 30 September 2026 | 22:34 WIB

Peringatan G30S di Medan, Masyarakat Sipil Soroti Pelanggaran HAM-MBG

Peringatan G30S di Medan, Masyarakat Sipil Soroti Pelanggaran HAM-MBG

Sumut | Rabu, 30 September 2026 | 22:20 WIB

JALA PRT Soroti Pengajuan JR UU PPRT, Minta Pemohon Pahami Proses Pembentukan UU

JALA PRT Soroti Pengajuan JR UU PPRT, Minta Pemohon Pahami Proses Pembentukan UU

News | Rabu, 30 September 2026 | 22:15 WIB

×