Kemenkes Ungkap Puluhan Ribu Warga Protes Soal Performa Aplikasi Pedulilindungi

Dwi Bowo Raharjo, Stephanus Aranditio

Kamis, 07 Oktober 2021 | 13:13 WIB
Kemenkes Ungkap Puluhan Ribu Warga Protes Soal Performa Aplikasi Pedulilindungi
PeduliLindungi Bisa Diakses di Aplikasi Tiket.com (Dok. Tiket.com)

Suara.com - Kementerian Kesehatan mengungkapkan banyak sekali aduan masyarakat yang mengeluh kinerja aplikasi Pedulilindungi, mulai dari kecepatan aplikasi hingga nama pengguna tidak terdaftar.

Kepala Transformasi Digital Kementerian Kesehatan, Setiaji, mengatakan sedikitnya ada 30 ribu keluhan masyarakat terhadap Pedulilindungi.

"Kurang lebih 20-30 ribu email (keluhan masyarakat) yang masuk ke sistem kami," kata Setiaji dalam jumpa pers virtual, Kamis (7/10/2021).

Dia menyebut pihaknya kini terus berupaya memperbaiki sistem Pedulilindungi, salah satunya dengan menambah tenaga kerja untuk menjawab keluhan masyarakat.

"Saat ini sudah ditambah hampir 200 orang yang menghandle email tersebut sehingga antrean untuk bisa menjawab terhadap komplain-komplain tadi menjadi lebih cepat, termasuk menggunakan model chatbot," tuturnya.

Salah satu masalah yang paling banyak dikeluhkan pengguna Pedulilindungi adalah sertifikat vaksin tidak bisa diakses.

Setiaji menjelaskan, untuk kasus seperti itu, masyarakat harus cek terlebih dahulu di dalam website Pedulilindungi, bukan langsung ke aplikasi.

Ilustrasi Aplikasi PeduliLindungi. [Antara]
Ilustrasi Aplikasi PeduliLindungi. [Antara]

"Jadi buat masyarakat jangan langsung email ke sertifikat Pedulilindungi, tetapi klaim dulu di dalam website pedulilindungi dengan mengisi 5 parameter, seperti Nama, NIK, Tanggal Vaksin, Jenis Vaksin, dan Lokasi Vaksin, berikutnya baru masuk pedulilindungi," jelas Setiaji.

Dalam kesempatan yang sama, Kementerian Kesehatan juga mengumumkan skrining Covid-19 melalui Pedulilindungi kini sudah bisa diakses di 15 aplikasi lain mulai Kamis (7/10/2021) hari ini.

baca juga

Setiaji menyebut total ada 50 aplikasi yang akan terkoneksi dengan Pedulilindungi, namun yang sudah terintegrasi baru 15 aplikasi.

Ke-15 aplikasi itu antara lain; Gojek, Grab, Tokopedia, Shopee, Tiket.com, Loket.com, Traveloka, DANA, Livin' by Mandiri, Cinema XXI, LinkAja!, GOERS, JAKI, BNI Mobile, dan M-Cash.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lacak Covid-19 Selama PTM, Kemenkes Matangkan Rencana Penggunaan Pedulilindungi di Sekolah

Lacak Covid-19 Selama PTM, Kemenkes Matangkan Rencana Penggunaan Pedulilindungi di Sekolah

News | Kamis, 07 Oktober 2021 | 12:55 WIB

Kemenkes Pastikan Data Pribadi Pengguna Pedulilindungi di Aplikasi Lain Tetap Aman

Kemenkes Pastikan Data Pribadi Pengguna Pedulilindungi di Aplikasi Lain Tetap Aman

News | Kamis, 07 Oktober 2021 | 12:50 WIB

Skrining Covid-19 Pedulilindungi Kini Bisa Diakses di 15 Aplikasi Lain

Skrining Covid-19 Pedulilindungi Kini Bisa Diakses di 15 Aplikasi Lain

News | Kamis, 07 Oktober 2021 | 11:45 WIB

Terkini

Jejak Sadis Taufik Hidayat: 4 Indekos Jadi Saksi Bisu Yuvita Dibuat Buta hingga Lumpuh

Jejak Sadis Taufik Hidayat: 4 Indekos Jadi Saksi Bisu Yuvita Dibuat Buta hingga Lumpuh

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:46 WIB

Polisi Bongkar Home Industri Narkoba, Kamar Apartemen Disulap Jadi Tempat Produksi

Polisi Bongkar Home Industri Narkoba, Kamar Apartemen Disulap Jadi Tempat Produksi

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:35 WIB

Sekap dan Siksa Yuvita Pakai Helm, Sajam hingga Rokok: Taufik Hidayat Ternyata Penjahat Kambuhan!

Sekap dan Siksa Yuvita Pakai Helm, Sajam hingga Rokok: Taufik Hidayat Ternyata Penjahat Kambuhan!

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:26 WIB

Jokowi Safari Pakai Kemeja PSI, Golkar Santai Tak Khawatir Pemilih Migrasi

Jokowi Safari Pakai Kemeja PSI, Golkar Santai Tak Khawatir Pemilih Migrasi

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:18 WIB

Jakarta Rangkul Konten Kreator untuk Jembatani Informasi Ibu Kota ke Warga

Jakarta Rangkul Konten Kreator untuk Jembatani Informasi Ibu Kota ke Warga

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:12 WIB

Empat Karyawan di Jaksel Sekap Teman Wanita Gara-gara Urusan Kantor, Begini Kronologinya

Empat Karyawan di Jaksel Sekap Teman Wanita Gara-gara Urusan Kantor, Begini Kronologinya

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:10 WIB

KPK Endus Aliran Duit Haram di Loket Imigrasi Bali, Biro Jasa Mulai 'Bernyanyi'

KPK Endus Aliran Duit Haram di Loket Imigrasi Bali, Biro Jasa Mulai 'Bernyanyi'

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:05 WIB

Kapolda Jabar: Taufik Hidayat Sangat Sadis, Harus Dihukum Maksimal 12 Tahun Penjara!

Kapolda Jabar: Taufik Hidayat Sangat Sadis, Harus Dihukum Maksimal 12 Tahun Penjara!

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:04 WIB

Prabowo Hadiri Konvensi Sains, Beri Taklimat di Hadapan 2.600 Akademisi

Prabowo Hadiri Konvensi Sains, Beri Taklimat di Hadapan 2.600 Akademisi

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 17:59 WIB

Identik dengan Gajah, Analis Bongkar Alasan Jokowi Pilih Lampung Jadi Target Safari Politik

Identik dengan Gajah, Analis Bongkar Alasan Jokowi Pilih Lampung Jadi Target Safari Politik

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 17:53 WIB