Susuri Hutan Mangrove di Bali, Jokowi: Saya Menikmati Suasana Alam

Erick Tanjung, Ummi Hadyah Saleh

Jum'at, 08 Oktober 2021 | 14:26 WIB
Susuri Hutan Mangrove di Bali, Jokowi: Saya Menikmati Suasana Alam
Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana menyusuri jembatan kayu di Taman Hutan Raya Ngurah Rai, Kabupaten Badung, Bali, Jumat (8/10/2021). [Bidik layar/BPMI]

Suara.com - Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Jokowi menyusuri jembatan kayu di Taman Hutan Raya Ngurah Rai, Kabupaten Badung, Bali, Jumat (8/10/2021). Jokowi dan Iriana mengaku sangat menikmati suasana alam di kawasan hutan mangrove tersebut.

"Meniti jembatan kayu yang membelah hutan mangrove di Taman Hutan Raya Ngurah Rai di Kabupaten Badung, Bali. Pagi ini saya bersama Ibu Negara begitu menikmati suasana alam yang terjaga," ujar Jokowi melalui akun instagram @jokowi yang terverifikasi, Jumat (8/10/2021).

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu menuturkan dahulu kawasan tersebut merupakan bekas tambak ikan dan udang yang terbengkalai. Namun pada 1992 direhabilitasi menjadi Hutan Mangrove.

"Dulu kawasan seluas 268 hektar ini adalah bekas tambak ikan dan udang yang terbengkalai, lalu direhabilitasi semenjak tahun 1992. Sekarang hutan mangrove di Taman Hutan Raya Ngurah Rai telah menjadi hunian bagi 92 jenis burung dan 33 jenis tanaman mangrove," katanya.

Sebelumnya, Jokowi meninjau pelaksanaan penanaman mangrove forest di Kabupaten Badung, Provinsi Bali, Jumat. Dia menuturkan, hutan mangrove itu telah dibangun sejak tahun 2003 dan merupakan tempat percontohan ekosistem hutan mangrove.

"Merupakan tempat percontohan rehabilitasi ekosistem hutan mangrove di negara kita yang memadukan untuk pendidikan, untuk edukasi, untuk pariwisata dan juga untuk penguatan ekonomi masyarakat," kata Jokowi dalam jumpa pers yang diunggah di Youtube Sekretariat Presiden, Jumat.

Model rehabilitasi mangrove tersebut kata Jokowi yang ingin direplikasi di provinsi -provinsi lain. Sehingga terus dilakukan pemerintah di kawasan-kawasan pesisir untuk melestarikan kawasan hutan mangrove dan memitigasi perubahan iklim dunia.

"Inilah yang ingin kita replikasi, kita copy untuk program rehabilitasi mangrove di provinsi-provinsi yang lain. Yang ini akan terus kita lakukan di kawasan-kawasan pesisir untuk memulihkan, untuk melestarikan kawasan hutan mangrove kita, dan juga untuk mengantisipasi dan memitigasi perubahan iklim dunia yang terus dan akan terjadi," kata dia.

Karena itu, Jokowi mengharapkan melalui penanaman mangrove, dapat mengurangi energi gelombang, bisa melindungi pantai dari abrasi. Serta diharapkan bisa menghambat intrusi air dan memperbaiki kualitas lingkungan baik di lingkungan pesisir maupun habitat di pantai.

baca juga

"Kita harapkan nanti ada peningkatan dari baik produksi ikan dan hasil laut lainnya, utamanya kepiting yang cocok untu mangrove ini dan yang paling akhir adalah bisa meningkatkan pendapatan masyarakat," tutur Jokowi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jokowi Ingin Mangrove di Tahura Ngurah Rai Bali Direplikasi ke Provinsi Lain

Jokowi Ingin Mangrove di Tahura Ngurah Rai Bali Direplikasi ke Provinsi Lain

Bali | Jum'at, 08 Oktober 2021 | 13:15 WIB

Profesor Singapura Sebut Jokowi Jenius: Pemimpin Paling Efektif di Dunia

Profesor Singapura Sebut Jokowi Jenius: Pemimpin Paling Efektif di Dunia

News | Jum'at, 08 Oktober 2021 | 11:51 WIB

Temui Jokowi, Anies Laporkan Pandemi di Jakarta Sudah Terkendali

Temui Jokowi, Anies Laporkan Pandemi di Jakarta Sudah Terkendali

Jakarta | Kamis, 07 Oktober 2021 | 19:27 WIB

Terkini

Mengenal Luka yang Tak Terlihat & Harapan untuk Pulih dalam Novel Rekindled

Mengenal Luka yang Tak Terlihat & Harapan untuk Pulih dalam Novel Rekindled

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:10 WIB

Kulit Berminyak Pakai Facial Wash atau Facial Foam? Ini Perbedaannya

Kulit Berminyak Pakai Facial Wash atau Facial Foam? Ini Perbedaannya

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:10 WIB

Tebing 10 Meter di Lumajang Runtuh, Ayah dan Anak 9 Tahun Tewas Tertimbun

Tebing 10 Meter di Lumajang Runtuh, Ayah dan Anak 9 Tahun Tewas Tertimbun

Jatim | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:07 WIB

Awas Kena PHP Perusahaan! Ini Bahaya Terselubung Tren Ghost Job bagi Pencari Kerja

Awas Kena PHP Perusahaan! Ini Bahaya Terselubung Tren Ghost Job bagi Pencari Kerja

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:05 WIB

Harga Emas Antam Anjlok Rp33.000 dalam Dua Hari

Harga Emas Antam Anjlok Rp33.000 dalam Dua Hari

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:00 WIB

Jebakan WA Berujung Bui: Polisi Nyamar Jadi Pelanggan, Mami Prostitusi di Metro Tak Berkutik

Jebakan WA Berujung Bui: Polisi Nyamar Jadi Pelanggan, Mami Prostitusi di Metro Tak Berkutik

Lampung | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:59 WIB

Sering Dilakukan Tanpa Sadar, 5 Kebiasaan Pemotor saat Hujan Ini Ternyata 'Undang' Maut

Sering Dilakukan Tanpa Sadar, 5 Kebiasaan Pemotor saat Hujan Ini Ternyata 'Undang' Maut

Otomotif | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:46 WIB

Thriller hingga Romcom, 5 Rekomendasi Drama yang Dibintangi Kim Young Kwang

Thriller hingga Romcom, 5 Rekomendasi Drama yang Dibintangi Kim Young Kwang

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:40 WIB

Bawa Pesan dari Mandalika, 5 Pembalap Muda Indonesia Siap 'Ngamuk' di Sepang

Bawa Pesan dari Mandalika, 5 Pembalap Muda Indonesia Siap 'Ngamuk' di Sepang

Sport | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:38 WIB

Kendal Tornado FC Jamu Persebaya di Stadion Sriwedari Tanpa Penonton Umum

Kendal Tornado FC Jamu Persebaya di Stadion Sriwedari Tanpa Penonton Umum

Surakarta | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:37 WIB

×