Novel Cicipi Nasgor Eks Pegawai KPK: Dibikin dengan Hati dan Integritas, Bukan Pencitraan

Bangun Santoso, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Selasa, 12 Oktober 2021 | 07:06 WIB
Novel Cicipi Nasgor Eks Pegawai KPK: Dibikin dengan Hati dan Integritas, Bukan Pencitraan
Mantan pegawai (KPK) Juliandi Tigor Simanjuntak (https://twitter.com/paijodirajo)

Suara.com - Mantan penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan memberikan dukungan ke Juliandi Tigor Simanjuntak, rekannya sesama mantan pegawai lembaga antikorupsi yang kekinian banting profesi sebagai pedagang nasi goreng di Kota Bekasi.

Tigor merupakan mantan Biro Hukum KPK, yang biasa berhadapan dengan para tersangka koruptor di persidangan praperadilan.

Novel pun mendatangi lapak dagangan rekannya itu, untuk mencoba langsung nasi goreng buatan bang Tigor.

“Ya memang tentunya ketika teman ada usaha apa, mau buat nasi goreng saya tertarik lihat, datang, makan dan memang enak sekali,” kata Novel kepada wartawan, Senin (11/10/2021).

Menurut Novel yang terpenting dari usaha Tigor adalah upaya untuk menyambung hidup, setelah didepak dari KPK atas dalih tidak lolos tes wawasan kebangsaan (TWK).

“Yang paling penting adalah bang Tigor membuat nasi goreng dengan hati, dengan integritas. Bukan dengan pencitraan. Itu yang paling penting,” tegasnya.

Novel pun memberikan dukungan dan apresiasinya kepada Tigor, meski usaha yang dilakukannya saat ini tidak berkaitan dengan profesi sebelumnya sebagai Biro Hukum di KPK.

“Ini yang menarik karena Bang Tigor sementara, sambil menunggu waktu tentunya mengambil jalan untuk mencari penghasilan dengan membuat nasi goreng. Saya kira itu bukan suatu hal yang tidak baik ya, itu suatu hal yang mulia yang luar biasa, karena menjaga integritas, menjaga kejujuran dan itu dilakukan dengan semangat. Luar biasa,” puji Novel.

Seperti diketahui, sebanyak 57 pegawai KPK yang tidak lolos TWK resmi dipecat pada 30 September 2021. Terhitung sejak saat itu mereka bukan lagi dari bagian dari lembaga antikorupsi.

Namun pemecatan mereka menuai kejanggalan, Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menyebut dalam proses TWK terdapat 11 pelanggaran HAM, mulai dari pemberian stigma dan pengilangan untuk mendapatkan pekerjaan.

Selain itu, Komnas HAM juga menemukan adanya abuse of power atau kesewenang-wenangan terhadap 57 pegawai yang diberhentikan.

Tak hanya itu Ombudsman Republik Indonesia (ORI) juga menemukan maladministrasi dalam proses TWK peralihan pegawai KPK menjadi ASN.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Didepak dari KPK, Novel Tetap Salurkan Semangat Antikorupsi di Kampus dan Instansi

Didepak dari KPK, Novel Tetap Salurkan Semangat Antikorupsi di Kampus dan Instansi

News | Selasa, 12 Oktober 2021 | 07:01 WIB

Dipecat Firli Bahuri, Mantan Penyidik KPK Dagang Nasi Goreng

Dipecat Firli Bahuri, Mantan Penyidik KPK Dagang Nasi Goreng

Foto | Selasa, 12 Oktober 2021 | 06:30 WIB

Meringkuk di Rutan Polres Jaksel, Penahanan Azis Syamsuddin Ditambah 40 Hari Lagi

Meringkuk di Rutan Polres Jaksel, Penahanan Azis Syamsuddin Ditambah 40 Hari Lagi

News | Senin, 11 Oktober 2021 | 22:10 WIB

Buka Rekening Bank Azis Syamsuddin, KPK Temukan Bukti Transfer ke Stepanus Robin

Buka Rekening Bank Azis Syamsuddin, KPK Temukan Bukti Transfer ke Stepanus Robin

News | Senin, 11 Oktober 2021 | 20:54 WIB

Azis Syamsuddin Bantah Punya Bekingan Urus Kasus, KPK Bakal Cari Bukti dari Saksi Lain

Azis Syamsuddin Bantah Punya Bekingan Urus Kasus, KPK Bakal Cari Bukti dari Saksi Lain

News | Senin, 11 Oktober 2021 | 20:12 WIB

Polri Pastikan Rekrut 57 Pegawai KPK Tak Lulus TWK Tanpa Seleksi

Polri Pastikan Rekrut 57 Pegawai KPK Tak Lulus TWK Tanpa Seleksi

Sumbar | Senin, 11 Oktober 2021 | 19:46 WIB

Di Mana 57 Mantan Pegawai KPK Ditempatkan di Polri? Ini Kata Mabes Polri

Di Mana 57 Mantan Pegawai KPK Ditempatkan di Polri? Ini Kata Mabes Polri

Lampung | Senin, 11 Oktober 2021 | 19:14 WIB

Terkini

Prabowo Ingin Bangun Museum Agung Nasional di Kawasan Monas, Jadi Pusat Sejarah hingga Rekreasi

Prabowo Ingin Bangun Museum Agung Nasional di Kawasan Monas, Jadi Pusat Sejarah hingga Rekreasi

News | Jum'at, 06 November 2026 | 08:46 WIB

Rayuan India Bujuk Presiden Prabowo Mau Pelabuhan Sabang Dijadikan Pusat Logistik

Rayuan India Bujuk Presiden Prabowo Mau Pelabuhan Sabang Dijadikan Pusat Logistik

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 08:45 WIB

Ulasan Robohnya Surau Kami: Ketika Kesalehan Kehilangan Makna

Ulasan Robohnya Surau Kami: Ketika Kesalehan Kehilangan Makna

Your Say | Jum'at, 06 November 2026 | 08:30 WIB

Terekam CCTV: Karyawati 22 Tahun Tewas Terlindas Forklift di Pabrik Bandar Lampung

Terekam CCTV: Karyawati 22 Tahun Tewas Terlindas Forklift di Pabrik Bandar Lampung

Lampung | Jum'at, 06 November 2026 | 08:29 WIB

Dikaitkan Skandal Penyadapan Presiden, Pihak Abdul Wahid Laporkan Akun TikTok

Dikaitkan Skandal Penyadapan Presiden, Pihak Abdul Wahid Laporkan Akun TikTok

Riau | Jum'at, 06 November 2026 | 08:18 WIB

Wall Street Berdarah! Nasdaq Catat Rekor Pelemahan Sejak 2024 Akibat AI

Wall Street Berdarah! Nasdaq Catat Rekor Pelemahan Sejak 2024 Akibat AI

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 08:16 WIB

Ray-Ban Meta dan Oakley Meta Resmi Masuk Indonesia, Harga Mulai Rp8,7 Juta

Ray-Ban Meta dan Oakley Meta Resmi Masuk Indonesia, Harga Mulai Rp8,7 Juta

Tekno | Jum'at, 06 November 2026 | 08:13 WIB

Geothermal Belum Sejalan dengan Transisi Energi Berkeadilan, Apa Masalahnya?

Geothermal Belum Sejalan dengan Transisi Energi Berkeadilan, Apa Masalahnya?

News | Jum'at, 06 November 2026 | 08:12 WIB

Eccentric! Chef Moon: Saat Kuliner Pedesaan Sembuhkan Dua Jiwa yang Patah

Eccentric! Chef Moon: Saat Kuliner Pedesaan Sembuhkan Dua Jiwa yang Patah

Your Say | Jum'at, 06 November 2026 | 08:00 WIB

Aksi Pekerja Ketinggian Rawat Atap Stasiun LRT di Palembang

Aksi Pekerja Ketinggian Rawat Atap Stasiun LRT di Palembang

Foto | Jum'at, 06 November 2026 | 08:00 WIB

×