Prokes Masyarakat Indonesia Disebut Makin Lengah di Tengah Penurunan Covid-19

Bangun Santoso | Stephanus Aranditio | Suara.com

Rabu, 13 Oktober 2021 | 11:47 WIB
Prokes Masyarakat Indonesia Disebut Makin Lengah di Tengah Penurunan Covid-19
ILUSTRASI: Personel Satpol PP melakukan penertiban protokol kesehatan Covid-19 di Alun-alun Malang. [Foto: Diskominfo Pemkot Malang]

Suara.com - Survei John Hopkins Center for Communication Program mengungkapkan bahwa masyarakat Indonesia mulai kembali lengah terhadap protokol kesehatan setelah kasus Covid-19 menurun.

Perwakilan John Hopkins Center Yunita Wahyuningrum mengatakan, hal ini berbahaya bagi Indonesia karena potensi lonjakan kasus positif Covid-19 masih mengintai.

"Data di sini level atau tingkat persepsi orang terhadap bahaya dari Covid-19, Indonesia relatif lebih rendah dibanding negara lain, kalau orang semakin rendah memandang ancaman bahayanya itu akan membuat orang tersebut menjadi lengah tidak melihat bahwa Covid-19 masih beresiko," kata Yunita dalam jumpa pers virtual, Rabu (13/10/2021).

Selain karena kasus menurun, masyarakat juga merasa kebal akan setelah divaksinasi Covid-19 sehingga penggunaan masker dan jaga jaraknya menjadi lengah.

"75 persen orang yakin bahwa hampir semua atau kebanyakan orang sekarang sudah vaksin, jadi ini salah satu norma yang menarik juga ketika orang melihat banyak orang yang sudah divaksin," tuturnya.

Dia menyebut seharusnya protokol kesehatan menjadi norma sosial baru yang mengubah perilaku masyarakat, sehingga seseorang akan merasa bersalah jika tidak patuh prokes.

"Jika suatu perilaku itu sudah menjadi bagian dari norma sosial masyarakat, akan ada kecenderungan perubahan perilaku itu akan lebih sustain atau bertahan," ucap Yunita.

Diketahui, pandemi Covid-19 telah menginfeksi 4.227.932 orang Indonesia, masih terdapat 24.430 kasus aktif, 4.060.851 orang sudah dinyatakan sembuh, dan 142.651 jiwa meninggal dunia.

Indonesia juga telah menyuntikkan 101,673,077 dosis (48.82 persen) vaksin pertama dan 58,720,535 dosis (28.20 persen) vaksin kedua kepada masyarakat yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

Sementara total sasaran vaksin adalah 208.265.720 atau 70 persen warga Indonesia yang ditargetkan Presiden Joko Widodo atau Jokowi harus selesai dalam waktu satu tahun untuk mencapai kekebalan kelompok atau herd immunity.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Permudah Akses, Alasan Pentingnya Integrasi Aplikasi PeduliLindungi

Permudah Akses, Alasan Pentingnya Integrasi Aplikasi PeduliLindungi

Health | Rabu, 13 Oktober 2021 | 11:40 WIB

Wabah COVID-19 Membaik, Kinerja Industri Pengolahan Dalam Negeri Malah Turun

Wabah COVID-19 Membaik, Kinerja Industri Pengolahan Dalam Negeri Malah Turun

Bisnis | Rabu, 13 Oktober 2021 | 11:31 WIB

Survei: 34 Persen Warga Indonesia Tak Mau Divaksin

Survei: 34 Persen Warga Indonesia Tak Mau Divaksin

News | Rabu, 13 Oktober 2021 | 11:18 WIB

Penumpang di Pelabuhan Bakauheni Wajib Tunjukkan Sertifikat Vaksin dan Hasil Antigen

Penumpang di Pelabuhan Bakauheni Wajib Tunjukkan Sertifikat Vaksin dan Hasil Antigen

Lampung | Rabu, 13 Oktober 2021 | 11:15 WIB

Dinamika Perekonomian Indonesia di Tengah Pandemi Covid-19

Dinamika Perekonomian Indonesia di Tengah Pandemi Covid-19

Your Say | Rabu, 13 Oktober 2021 | 10:57 WIB

Ahli Sebut Virus Nipah Berpotensi Jadi Pandemi Dunia Berikutnya

Ahli Sebut Virus Nipah Berpotensi Jadi Pandemi Dunia Berikutnya

Health | Rabu, 13 Oktober 2021 | 11:30 WIB

Terkini

Viral Polisi Sita Mobil Sport Rp1 Miliar Gegara Pengemudi Mabuk di Jalan

Viral Polisi Sita Mobil Sport Rp1 Miliar Gegara Pengemudi Mabuk di Jalan

News | Kamis, 30 April 2026 | 09:30 WIB

Belajar dari Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, DPRD DKI Minta Transjakarta Wujudkan Zero Accident

Belajar dari Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, DPRD DKI Minta Transjakarta Wujudkan Zero Accident

News | Kamis, 30 April 2026 | 09:22 WIB

Pete Hegseth Dihabisi Kongres AS, Biaya Perang Iran Tembus Rp400 Triliun

Pete Hegseth Dihabisi Kongres AS, Biaya Perang Iran Tembus Rp400 Triliun

News | Kamis, 30 April 2026 | 09:16 WIB

London Mencekam, Warga Yahudi Jadi Korban Penusukan Brutal

London Mencekam, Warga Yahudi Jadi Korban Penusukan Brutal

News | Kamis, 30 April 2026 | 09:14 WIB

Donald Trump: Raja Charles Akan Bantu AS Lawan Iran

Donald Trump: Raja Charles Akan Bantu AS Lawan Iran

News | Kamis, 30 April 2026 | 08:51 WIB

Akademisi Sorot Rencana Akses Pesawat Asing: Negara Harus Pegang Teguh Politik Bebas Aktif

Akademisi Sorot Rencana Akses Pesawat Asing: Negara Harus Pegang Teguh Politik Bebas Aktif

News | Kamis, 30 April 2026 | 08:31 WIB

Guru California Kirim Email Perpisahan ke Keluarga Sebelum Coba Bunuh Donald Trump

Guru California Kirim Email Perpisahan ke Keluarga Sebelum Coba Bunuh Donald Trump

News | Kamis, 30 April 2026 | 08:02 WIB

Sudah Overload, Pembuangan Sampah DKI ke Bantargebang Bakal Dipangkas 50 Persen

Sudah Overload, Pembuangan Sampah DKI ke Bantargebang Bakal Dipangkas 50 Persen

News | Kamis, 30 April 2026 | 07:52 WIB

China Luncurkan Hiu Biru, Jet Tempur Siluman Penantang Pesawat F-35 Amerika Serikat

China Luncurkan Hiu Biru, Jet Tempur Siluman Penantang Pesawat F-35 Amerika Serikat

News | Kamis, 30 April 2026 | 07:52 WIB

Alarm Bumi! Antartika Mulai Mencair dari Bawah, Ilmuwan Ungkap Ancaman Besar

Alarm Bumi! Antartika Mulai Mencair dari Bawah, Ilmuwan Ungkap Ancaman Besar

News | Kamis, 30 April 2026 | 07:43 WIB