Jokowi Disebut Tak Ingin Kekuasaan Digergaji jika Pemilu Ikut Usulan KPU

Dwi Bowo Raharjo, Novian Ardiansyah

Kamis, 14 Oktober 2021 | 15:34 WIB
Jokowi Disebut Tak Ingin Kekuasaan Digergaji jika Pemilu Ikut Usulan KPU
Capres petahana Jokowi dapat ucapan selamat dari Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dan Try Sutrisno. (Suara.com/Umay Saleh)

Suara.com - Analis Politik, Sekaligus Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting, Pangi Syarwi Chaniago, mengatakan bahwa jalan buntu soal penetapan jadwal pelaksanana Pemilu 2024 merupakan pertempuran antara PDI Perjuangan dan Presiden Jokowi.

Ada kepentingan antara kedua belah pihak yang menyebabkan hingga kini tanggal pencoblosan Pemilu 2024 belum diputuskan.

Pangi sendiri merasa heran, sebab baru kali ini pemerintah terkesan mencampuri persoalan penetapan tanggal pencoblosan dengan ikut memberikan usulan. Pemerintah mengusulkan Pemilu terlaksana 15 Mei 2024. Usulan itu mundur beberapa bulan dari usulan KPU pada 21 Februari 2024.

"Coba lihat penyelenggara Pemilu berkelahi dengan pemerintah hari ini. Menetapkan otoritas tanggal Pemilu itu sebetulnya otoritas zonasi KPU tapi kenapa bertemur di situ? Saya tahu jawabannya karena kalau Pemilunya di Februari itu kekuasaan digergaji angin, habis," kata Pangi di dalam diskusi di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (14/10/2021).

Kekuasaan habis digergaji angin yang dimaksud ialah kekuasaan yang dimiliki Jokowi selaku Presiden RI.

Dalam pemilihan presiden 2024, Pangi berujar bahwa Jokowi menajdi salah satu dari tiga king maker yang akan menentukan peta koalisi maupun pasangn capres-cawapres. Di luar Jokowi, dua king maker lainnya ialah merujuk kepada Megawati dan Susilo Bambang Yudhoyono.

Pemerintah dalam hal ini Jokowi memang sengaja mengusulkan tanggal pencoblosan pada Mei. Tujuannya ialah agar jeda waktu antara pemungutan suara hingga pada tanggal pelantikan pada Oktober 2024 tidak terlalu jauh.

Berbeda misalnya jika kemudian pencoblsan mengikuti jadwal KPU, yakni dilaksanakan pada Februari 2024. Hal itu tentu memberikan rentang waktu yang lebih panjang. Mengingat nantinya presiden terpilih akan lebih dulu diketahui sampai akhirnya menunggu waktu dilantik Oktober di tahun yang sama.

"Jadi Pak Jokowi sebagai king maker agak susah karena enggak bisa ngatur lagi. Papan caturnya sudah kacau itu. Mulai dari APBN-nya, yang sudah mulai persiapan Pemilu. Menurut saya agak susah dia ngatur permainan," kata Pangi.

baca juga

Sementara itu di sisi lain, PDI Perjuangan sebagai partai utama pengusung dan pendukung Presiden Jokowi justru memiliki sikap yang berbeda dengan pemerintah terkait jadwal pelaksanaan Pemilu 2024. PDI Perjuangan lebih condong mengikuti usulan KPU.

"Kenapa PDIP mintanya Februari itu menarik karena memang king maker itu enggak bisa lagi. Jadi agak sulit Pak Jokowi-nya ngatur permainan. Sehingga sekarang seolah-olah pertempuran itu pertempuran antara PDIP dengan Pak Jokowi soal tanggal Pemilu," ujar Pangi.

"Karena kalau makin ke ujung itu makin bagus itu. Tapi kalau Pemilu di awal di Februari itu Pemilu rumit sekali. Maksudnya digergaji angin, maksudnya habis kekuasaannya itu. Sehingga ini baru kali ini dalam sejarah Pemilunya ribut tanggalnya," tandas Pangi.

PDIP Tak Setuju Usulan Pemerintah

Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Junimart Girsang mengatakan bahwa Fraksi PDIP menyetujui usulan Komisi Pemilihan Umum (KPU) tentang jadwal pelaksanaan Pemilu dilakukan pada 21 Februari 2024.

Wakil Ketua Komisi II DPR itu berharap Pemilu 2024 dapat berjalan sesuai dengan ketentuan pada Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu, yang mengamanatkan bahwa hari, tanggal, dan waktu pemungutan suara Pemilu ditetapkan oleh KPU.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Megawati Belum Tentu Jagokan Puan, Kader-kader Potensial Bisa Diusung PDIP di Pilpres 2024

Megawati Belum Tentu Jagokan Puan, Kader-kader Potensial Bisa Diusung PDIP di Pilpres 2024

News | Kamis, 14 Oktober 2021 | 13:27 WIB

Presiden Jokowi Minta BUMN-BUMN Kecil Dilebur, Ini Alasannya

Presiden Jokowi Minta BUMN-BUMN Kecil Dilebur, Ini Alasannya

Bisnis | Kamis, 14 Oktober 2021 | 12:59 WIB

Pelindo Resmi Gabung, Jokowi: Butuh Tujuh Tahun untuk Lakukan Merger

Pelindo Resmi Gabung, Jokowi: Butuh Tujuh Tahun untuk Lakukan Merger

Bisnis | Kamis, 14 Oktober 2021 | 12:22 WIB

Kisah Masa Lalu Dan Sepak Terjang Yusril Ihza Mahendra, Kerap Berjuang Lalu Dilupakan

Kisah Masa Lalu Dan Sepak Terjang Yusril Ihza Mahendra, Kerap Berjuang Lalu Dilupakan

Bali | Kamis, 14 Oktober 2021 | 11:54 WIB

Terkini

ASN Inspektorat OKI Tewas Ditikam Istri, Ternyata 2 Kali Dimediasi soal Nafkah Anak

ASN Inspektorat OKI Tewas Ditikam Istri, Ternyata 2 Kali Dimediasi soal Nafkah Anak

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 17:08 WIB

Berapa Harga Nissan Pixo? Ini si Penantang Honda Super-One

Berapa Harga Nissan Pixo? Ini si Penantang Honda Super-One

Otomotif | Kamis, 24 September 2026 | 17:06 WIB

Buruh Geruduk Bundaran HI, Desak RUU Ketenagakerjaan

Buruh Geruduk Bundaran HI, Desak RUU Ketenagakerjaan

Foto | Kamis, 24 September 2026 | 17:05 WIB

Terbentur Waktu dan Kajian Berbelit, Pengadaan Lahan Pemakaman Jakarta Tertunda hingga 2027

Terbentur Waktu dan Kajian Berbelit, Pengadaan Lahan Pemakaman Jakarta Tertunda hingga 2027

News | Kamis, 24 September 2026 | 17:04 WIB

4 Rangkaian Skincare Pink Salt yang Bisa Samarkan Pori-pori Besar

4 Rangkaian Skincare Pink Salt yang Bisa Samarkan Pori-pori Besar

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 17:04 WIB

Poret Pendidikan di Pinggiran Kuala Mesuji dalam Novel Anak-Anak Kuala

Poret Pendidikan di Pinggiran Kuala Mesuji dalam Novel Anak-Anak Kuala

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 17:00 WIB

Kecewa Diskusi Buku 'Memburu Muhammad' Dibatalkan, Feby: Lagi-lagi Mesti Mengalah karena Ancaman

Kecewa Diskusi Buku 'Memburu Muhammad' Dibatalkan, Feby: Lagi-lagi Mesti Mengalah karena Ancaman

News | Kamis, 24 September 2026 | 16:59 WIB

John Herdman Bidik Trofi Perdana di FIFA ASEAN Cup 2026, Timnas Indonesia Siap Cetak Sejarah

John Herdman Bidik Trofi Perdana di FIFA ASEAN Cup 2026, Timnas Indonesia Siap Cetak Sejarah

Bola | Kamis, 24 September 2026 | 16:59 WIB

Menteri PU Tiap Hari Pantau Stadion Sudiang: Bismillah Selesai..!

Menteri PU Tiap Hari Pantau Stadion Sudiang: Bismillah Selesai..!

Sulsel | Kamis, 24 September 2026 | 16:55 WIB

Hamza Choudhury Sesumbar Bangladesh Tak Takut Timnas Indonesia: Insyaallah Kami Bisa Menang

Hamza Choudhury Sesumbar Bangladesh Tak Takut Timnas Indonesia: Insyaallah Kami Bisa Menang

Bola | Kamis, 24 September 2026 | 16:55 WIB

×