AI Jadi Alat Tipu Peneliti WNI di Denmark, Dipicu Pencitraan dan Jalan-jalan Gratis

Bangun Santoso, Lilis Varwati

Rabu, 27 Mei 2026 | 12:15 WIB
AI Jadi Alat Tipu Peneliti WNI di Denmark, Dipicu Pencitraan dan Jalan-jalan Gratis
Ilustrasi artificial intelligence atau AI. (Freepik)
baca 10 detik
  • Sejumlah warga negara Indonesia diduga terlibat skandal pemalsuan riset pada konferensi ilmiah ahli pneumonia di Kopenhagen, Denmark.
  • Pelanggaran integritas ilmiah ini dipicu orientasi publikasi sebagai simbol status sosial serta penyalahgunaan kecerdasan buatan secara tidak etis.
  • Praktik kecurangan tersebut berpotensi merusak reputasi akademik Indonesia serta mengikis kepercayaan masyarakat internasional terhadap budaya ilmiah nasional.

Suara.com - Dugaan keterlibatan sejumlah warga negara Indonesia dalam skandal pemalsuan riset di konferensi ilmiah untuk para ahli pneumonia di Kopenhagen, Denmark memunculkan sorotan tajam terhadap budaya akademik dan penggunaan kecerdasan buatan atau AI dalam dunia penelitian.

Peneliti kesehatan global dari Universitas Griffith, Australia, Dicky Budiman menilai kasus tersebut bukan sekadar pelanggaran akademik biasa, melainkan sudah masuk kategori scientific misconduct atau pelanggaran integritas ilmiah berat.

Saya melihat ini sebagai keprihatinan yang sangat serius dan berat,” kata Dicky dalam keterangannya, Rabu (27/5/2026).

Menurutnya, fenomena riset palsu muncul karena kombinasi beberapa persoalan besar dalam dunia akademik saat ini.

Salah satunya adalah berubahnya orientasi publikasi ilmiah menjadi sekadar simbol status sosial.

“Banyak orang melihat publikasi konferensi internasional atau travel grant ataupun sertifikat speaker itu sebagai simbol status sosial, bukan lagi proses ilmiah,” ujarnya.

Dicky menyebut kondisi tersebut memicu munculnya praktik paper mill, ghost writing, jurnal predator hingga manipulasi sitasi.

Situasi itu diperparah dengan penggunaan AI secara tidak etis untuk menghasilkan manuskrip secara massal.

Meski begitu, ia menegaskan AI pada dasarnya hanyalah alat bantu. Persoalan utamanya terletak pada manusia yang menyalahgunakannya.

baca juga

“AI sendiri sebetulnya netral. Yang bermasalah manusianya,” katanya.

Ia menjelaskan AI masih bisa digunakan secara etis untuk membantu grammar, coding statistik, brainstorming hingga visualisasi data.

Namun penggunaan AI berubah menjadi fraud ketika dipakai untuk membuat data palsu atau penelitian fiktif.

“AI itu masuk scientific fraud kalau dia dipakai untuk membuat data palsu ataupun penelitian yang tidak pernah dilakukan,” tegasnya.

Dicky juga menyoroti tren di kalangan akademisi muda yang menurutnya mulai bergeser dari semangat ilmiah menjadi pencitraan.

“Yang penting viral, bisa jalan-jalan keluar negeri, jadi orientasi ilmunya berubah jadi pencitraan,” ucapnya.

Ia mengingatkan dampak terbesar dari praktik tersebut bukan hanya mempermalukan Indonesia di mata internasional, melainkan juga merusak budaya ilmiah generasi muda.

Menurut Dicky, reputasi akademik dibangun dalam waktu panjang dan bisa runtuh akibat kasus fraud yang dibiarkan tanpa sanksi tegas.

“Kalau institusi menutup-nutupi, pemerintah tidak ada respons, tidak ada investigasi, tidak ada sanksi, ini bisa merusak kepercayaan internasional,” tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terpopuler: 7 HP Midrange Rasa Flagship, Heboh WNI Diduga Buat Riset Palsu di Denmark

Terpopuler: 7 HP Midrange Rasa Flagship, Heboh WNI Diduga Buat Riset Palsu di Denmark

Tekno | Rabu, 27 Mei 2026 | 06:50 WIB

Siapa Prihatini Cs? Peneliti yang Diduga Tipu Pakar Dunia di Denmark Ternyata Bukan Dosen Lokal

Siapa Prihatini Cs? Peneliti yang Diduga Tipu Pakar Dunia di Denmark Ternyata Bukan Dosen Lokal

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:10 WIB

Skandal Riset Palsu Demi Travel Grant, UNY Benarkan Rivaldy dan Prihantini Adalah Alumni

Skandal Riset Palsu Demi Travel Grant, UNY Benarkan Rivaldy dan Prihantini Adalah Alumni

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 20:59 WIB

Kronologi Lengkap Oknum Peneliti Indonesia Diduga Palsukan Riset Demi 'Travel Grant'

Kronologi Lengkap Oknum Peneliti Indonesia Diduga Palsukan Riset Demi 'Travel Grant'

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 15:54 WIB

Siapa Orang Indonesia yang Diduga Palsukan Riset di Denmark? Begini Klarifikasinya

Siapa Orang Indonesia yang Diduga Palsukan Riset di Denmark? Begini Klarifikasinya

Tekno | Selasa, 26 Mei 2026 | 15:54 WIB

Gagal Sewa Gedung di Gunawarman, Perusahaan Ini Ditipu Rp2 Miliar Akibat Penipuan Sewa Gedung

Gagal Sewa Gedung di Gunawarman, Perusahaan Ini Ditipu Rp2 Miliar Akibat Penipuan Sewa Gedung

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 15:14 WIB

Viral Orang Indonesia Diduga Palsukan Riset di Konferensi Internasional, Tuai Hujatan

Viral Orang Indonesia Diduga Palsukan Riset di Konferensi Internasional, Tuai Hujatan

Tekno | Selasa, 26 Mei 2026 | 14:55 WIB

Terkini

Tersangka Don Ritto Sudah Ditahan di Polda Metro, Ini Alasan Kejagung Belum Tahan Febrie Adriansyah

Tersangka Don Ritto Sudah Ditahan di Polda Metro, Ini Alasan Kejagung Belum Tahan Febrie Adriansyah

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 17:20 WIB

Kasus Eks Jampidsus Febrie Disorot DPR, Komisi III Bentuk Panja Awasi Penyidikan hingga Tuntas

Kasus Eks Jampidsus Febrie Disorot DPR, Komisi III Bentuk Panja Awasi Penyidikan hingga Tuntas

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 17:08 WIB

Febrie Adriansyah Akhirnya Ditetapkan Tersangka, Habiburokhman: Sudah Begitu Gamblang Diberitakan

Febrie Adriansyah Akhirnya Ditetapkan Tersangka, Habiburokhman: Sudah Begitu Gamblang Diberitakan

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 17:01 WIB

Febrie Adriansyah Jadi Tersangka, Ini Jejak Karier Jaksa Pembongkar Kasus Korupsi Raksasa

Febrie Adriansyah Jadi Tersangka, Ini Jejak Karier Jaksa Pembongkar Kasus Korupsi Raksasa

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 16:48 WIB

Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya

Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 16:42 WIB

3 Perkara Korupsi yang Menyeret Febrie Adriansyah Dialihkan ke Kejagung, Plt Jampidsus Bilang Begini

3 Perkara Korupsi yang Menyeret Febrie Adriansyah Dialihkan ke Kejagung, Plt Jampidsus Bilang Begini

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 16:21 WIB

Soal Tiga Kasus Korupsi yang Menyeret Febrie Adriansyah, Komisi III DPR Bakal Bentuk Panja Khusus

Soal Tiga Kasus Korupsi yang Menyeret Febrie Adriansyah, Komisi III DPR Bakal Bentuk Panja Khusus

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 16:03 WIB

Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU

Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 15:44 WIB

KPK Soroti Dugaan Korupsi Lintas Rezim di Sukoharjo, Diduga 'Tradisi' dari Era Suami ke Istri

KPK Soroti Dugaan Korupsi Lintas Rezim di Sukoharjo, Diduga 'Tradisi' dari Era Suami ke Istri

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 14:47 WIB

Sudah Mundur dari Jampidsus, Kapan Febrie Adriansyah Diperiksa? Begini Jawaban Polda Metro

Sudah Mundur dari Jampidsus, Kapan Febrie Adriansyah Diperiksa? Begini Jawaban Polda Metro

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 14:31 WIB

×