alexametrics

Wapres Maruf: Pembangunan SDM di Papua dan Papua Barat Harus Diperkuat

Erick Tanjung | Ria Rizki Nirmala Sari
Wapres Maruf: Pembangunan SDM di Papua dan Papua Barat Harus Diperkuat
Wakil Presiden Maruf Amin saat melakukan pertemuan dengan sejumlah Pimpinan Ormas Islam dan Tokoh Agama di Kantor MUI Provinsi Papua Barat, Manokwari, Jumat (15/10/2021). (Dok. KIP-Setwapres)

"Nah untuk memakmurkan bumi itu harus ada kunci-kunci sebabnya, yakni SDM yang berkualitas," kata Maruf.

Suara.com - Wakil Presiden Maruf Amin meminta peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di provinsi Papua dan Papua Barat dipercepat. Hal tersebut bisa dilakukan melalui pendidikan umum maupun vokasi.

Hal tersebut disampaikan Maruf saat melakukan pertemuan dengan sejumlah Pimpinan Ormas Islam dan Tokoh Agama di Kantor MUI Provinsi Papua Barat, Manokwari, Jumat (15/10/2021).

Maruf menerangkan kalau pembangunan SDM masuk ke dalam persoalan agama. Pasalnya, Maruf menyebut kalau manusia itu diciptakan untuk memakmurkan bumi sebagaimana tercantum dalam Alquran.

"Nah untuk memakmurkan bumi itu harus ada kunci-kunci sebabnya, yakni SDM yang berkualitas," katanya.

Baca Juga: Kunjungi Papua Barat, Wapres Maruf Kasih Bantuan Ke Gereja

Dalam kesempatan tersebut, Maruf sempat mengapresiasi organisasi-organisasi masyarakat Islam seperti Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah yang terus konsisten mengembangkan pendidikan, khususnya di Papua Barat.

Lebih lanjut, Maruf mengatakan bahwa sebagai salah satu wujud komitmen untuk meningkatkan kualitas SDM Papua melalui pendidikan, pemerintah telah membangun Asrama Nusantara di beberapa kota untuk anak-anak Papua yang menempuh pendidikan di luar Papua. "Insyaallah ini memang tekad kita," ujarnya.

Bahkan, menurutnya di dalam Undang-Undang Otonomi Khusus/Otsus Papua yang baru, komitmen pemerintah ini juga lebih ditegaskan lagi dengan meningkatkan dana Otsus dari Dana Alokasi Umum (DAU) yang semula 2 persen menjadi 2,25 persen. "Hal ini supaya kita mempunyai SDM yang unggul, yang memiliki daya saing," tuturnya.

Komentar