alexametrics

Muncul Ancaman dan Teror Usai Tweet Polisi Diganti Satpam Bank, SAFEnet: Ini Meresahkan

Bangun Santoso | Novian Ardiansyah
Muncul Ancaman dan Teror Usai Tweet Polisi Diganti Satpam Bank, SAFEnet: Ini Meresahkan
Pengguna Twitter dapat ancaman sampai diteror gegara cuitannya. (Twitter/@fchkautsar)

Menurut Unggul, adanya ancaman sudah sangat meresahkan. Sebab hak atas rasa aman pengguna media sosial menjadi terganggu

Suara.com - Kepala Divisi Akses Atas Informasi Southeast Asia Freedom of Expression Network (SAFEnet), Unggul Sagena menilai adanya pesan bernada ancaman menanggapi cuitan pengguna Twitter soal polisi diganti satpam bank sudah sangat mengganggu dan meresahkan.

"Iya, ini mengganggu. Apalagi nilai universal kepolisian itu kan to protect dan to serve, itu berlaku umum," kata Unggul kepada Suara.com, Minggu (17/10/2021).

Menurut Unggul, adanya ancaman sudah sangat meresahkan. Sebab hak atas rasa aman pengguna media sosial menjadi terganggu.

Ancaman terhadap akun Twitter @fchkautsar yang mengunggah tweet dinilai menghalangi kebebasan berpendapat.

Baca Juga: Pengguna Twitter Diancam dan Diteror, Buntut Cuitan Minta Polisi Diganti Satpam Bank

"Karena SAFEnet memperjuangkan adanya hak digita, yaitu hak atas rasa aman, ini meresahkan sekali," ucap Unggul.

Diketahui,cuitan seorang pengguna Twitter mendadak menjadi perhatian warganet lantaran meminta polisi diganti satpam sebuah bank swasta.

Hal tersebut bermula dari cuitan yang diunggah oleh akun Twitter @fchkautsar.

Pemilik akun itu mencuitkan soal polisi diganti dengan satpam bank.

"Polisi se-Indonesia bisa diganti satpam BCA aja nggak sih," cuitnya, dikutip Suara.com, Sabtu (16/10/2021).

Baca Juga: Minta Polisi Diganti dengan Satpam Bank, Pengguna Twitter Ini Dapat Pesan Intimidasi

Cuitan tersebut rupanya menuai reaksi dari berbagai kalangan.

Komentar