Zalmay Khalilzad, Diplomat AS untuk Afghanistan Mengundurkan Diri

Reza Gunadha, Rima Suliastini

Selasa, 19 Oktober 2021 | 13:14 WIB
Zalmay Khalilzad, Diplomat AS untuk Afghanistan Mengundurkan Diri
Zalmay Khalilzad. (Giuseppe Cacae/AFP)

Suara.com - Diplomat AS yang bertanggung jawab atas perundingan kesepakatan penarikan tahun 2020, Zalmay Khalilzad mengundurkan diri.

Menyadur THe National News Selasa (19/10/2021), Khalilzad adalah sosok penting di balik pengambilalihan Taliban di Afghanistan.

Diplomat senior ini akan digantikan wakilnya, Thomas West yang sempat mengeluh karena Khalilzad tidak mengizinkannya duduk bersama dalam pertemuan dengan Taliban.

Kesepakatan 2020 yang dinegosiasikan Khalilzad di bawah Donald Trump mengecualikan pemerintahan presiden Ashraf Ghani saat itu.

Perundingan itu juga memberikan konsesi besar-besaran kepada Taliban, termasuk persyaratan bagi Ghani untuk membebaskan 5.000 tahanan Taliban dengan imbalan hanya 1.000 tawanan pro-Ghani.

Zalmay Khalilzad. (AFP)
Zalmay Khalilzad. (AFP)

Dalam beberapa bulan setelah mengamankan kesepakatan, Taliban menekankan pentingnya diakhirinya konflik secara diplomatik, bahkan ketika prajurit mereka melancarkan serangan brutal terhadap pasukan Afghanistan yang mengalami demoralisasi.

Taliban juga tidak setuju memutuskan hubungan dengan Al Qaeda, selain jani menghentikan kelompok itu menggunakan tanah Afghanistan untuk mengancam keamanan Amerika Serikat dan sekutunya.

Khalilzad, kelahiran Afghanistan, menempuh pendidikan di American University di Beirut dan University of Chicago.

Setelah serangan 11 September, Presiden AS George W Bush memilihnya untuk membantu invasi dan transisi Afghanistan ke pemerintahan sipil.

Zalmay Khalilzad. (Jim Watson/AFP)
Zalmay Khalilzad. (Jim Watson/AFP)

Dia menjabat sebagai duta besar AS untuk Afghanistan pasca-Taliban dari 2003 hingga 2005. Khalilzad adalah orang penting Amerika yang berkoordinasi dengan oposisi Irak menjelang invasi Irak tahun 2003.

Sebagai duta besar untuk Irak pada tahun 2005, Khalilzad menyatukan kelompok politik yang berbeda untuk menyetujui konstitusi baru. 

Ia juga berperan penting dalam menjalankan pemilihan pertama setelah jatuhnya mantan diktator Saddam Hussein.

Kini setelah penarikan pasukan AS besar-besaran dari Afghanistan, Khalilzad dianggap sebagai wajah salah satu kegagalan diplomatik AS terbesar dalam ingatan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Duh, Diplomat AS Terciduk Merusak Rambu Lalu Lintas Kereta Api di Rusia

Duh, Diplomat AS Terciduk Merusak Rambu Lalu Lintas Kereta Api di Rusia

News | Rabu, 14 Juli 2021 | 10:51 WIB

Hubungan Memanas, Rusia Usir 10 Diplomat AS

Hubungan Memanas, Rusia Usir 10 Diplomat AS

News | Kamis, 22 April 2021 | 12:23 WIB

Pompeo Ogah Akui Kemenangan Joe Biden, Diplomat AS Tanggapi Sinis

Pompeo Ogah Akui Kemenangan Joe Biden, Diplomat AS Tanggapi Sinis

News | Rabu, 11 November 2020 | 14:13 WIB

Terkini

Predator di Balik Tembok Pesantren: Mengapa Kasus Kekerasan Seksual Sulit Diungkap?

Predator di Balik Tembok Pesantren: Mengapa Kasus Kekerasan Seksual Sulit Diungkap?

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 07:00 WIB

Bakal Bertemu Prabowo-Gibran? Djarot Beri Sinyal Megawati Hadiri Peringatan Hari Lahir Pancasila

Bakal Bertemu Prabowo-Gibran? Djarot Beri Sinyal Megawati Hadiri Peringatan Hari Lahir Pancasila

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 20:55 WIB

3 Kali ke Prancis dalam 5 Bulan, Elite PDIP Pertanyakan Urgensi Kunjungan Presiden Prabowo

3 Kali ke Prancis dalam 5 Bulan, Elite PDIP Pertanyakan Urgensi Kunjungan Presiden Prabowo

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 19:29 WIB

Sumber Teror Api Misterius di Seyegan Mulai Terkuak, Tim UPN Soroti Gas Metana dari Bekas Rawa

Sumber Teror Api Misterius di Seyegan Mulai Terkuak, Tim UPN Soroti Gas Metana dari Bekas Rawa

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 18:45 WIB

Bukan Mistis! Misteri Barang Terbakar Sendiri di Sleman Terungkap, Pakar UGM Bongkar Biang Keroknya

Bukan Mistis! Misteri Barang Terbakar Sendiri di Sleman Terungkap, Pakar UGM Bongkar Biang Keroknya

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 18:19 WIB

Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara

Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 17:53 WIB

Prof Uceng: Negara Bukan Takut Film Pesta Babi, Tapi Takut Narasi Alternatif

Prof Uceng: Negara Bukan Takut Film Pesta Babi, Tapi Takut Narasi Alternatif

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:44 WIB

Sebut Film 'Pesta Babi' Aman Secara Hukum, Uceng UGM: Jangan-Jangan Ada Unsur Politik?

Sebut Film 'Pesta Babi' Aman Secara Hukum, Uceng UGM: Jangan-Jangan Ada Unsur Politik?

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:35 WIB

Ribuan Lansia Jalan Sehat Meriahkan Puncak HLUN 2026 di NTT

Ribuan Lansia Jalan Sehat Meriahkan Puncak HLUN 2026 di NTT

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:10 WIB

Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi

Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:05 WIB