Cerita Kelam Tempat Esek-esek Gunung Antang: Nyawa Orang Begitu Murah!

Agung Sandy Lesmana, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Selasa, 19 Oktober 2021 | 15:16 WIB
Cerita Kelam Tempat Esek-esek Gunung Antang: Nyawa Orang Begitu Murah!
Cerita Kelam Tempat Esek-esek Gunung Antang: Nyawa Orang Begitu Murah! Lokalisasi Gunung Antang, Matraman, tempat Sugito tewas ditusuk karena kurang bayar PSK. (Raihan Hanani)

Suara.com - Tempat prostitusi yang berada di kawasan Gunung Antang, Matraman, Jakarta Timur, ternyata sempat ditutup selama tiga bulan karena kasus pembunuhan.

Kekinian lokasi tersebut kembali menjadi tempat tewasnya seorang pria bernama Sugito (45) lantaran diduga kurang membayar jasa kencan dengan wanita pekerja seks komersial atau PSK. 

“Kalau sebelum pandemi beberapa tahun lalu, ada pembunuhan juga sampai ditutup tiga bulan,” kata Ketua RW 09, Surtisno saat ditemui Suara.com, Selasa (19/20/2021).

Dia pun mengatakan di kawasan itu, peristiwa perkelahian yang berujung kematian bukan kali pertama. Namun selama pandemi Covid-19 baru kembali terjadi. 

“Selama pandemi baru kali ini terjadi,” kata Surtisno. 

Terkait apakah lokasi tersebut akan ditutup karena kembali, Surtisno mengaku belum mendapatkan kabar dari pemerintah DKI Jakarta atau kepolisian. 

“Ya kurang tahu ya,” ujarnya. 

Dibunuh karena Kurang Bayar Rp40 Ribu

Nyawa Sugito sebegitu mudahnya hilang setelah berkencan dengan salah satu PSK yang mangkal di Gunung Antang. Pria 45 tahun itu dibunuh karena kurang membayar jasa kencan PSK sebesar Rp40 ribu. 

baca juga

Fakta itu ditemukan saat Suara.com mendatangi salah satu warga yang tinggal di dekat tempat prostitusi tersebut. 

S harusnya membayar tarif Rp200 ribu ke PSK yang disewanya, namun duitnya hanya ada Rp160 ribu.

“Waktu itu katanya sih Rp200 ribu. Cuma kurang Rp40 ribu,” kata warga yang enggan disebutkan identitasnya  kepada Suara.com. 

Lokalisasi Gunung Antang, Matraman, tempat Sugito tewas ditusuk karena kurang bayar PSK. (Raihan Hanani)
Lokalisasi Gunung Antang, Matraman, tempat Sugito tewas ditusuk karena kurang bayar PSK. (Raihan Hanani)

Karena adanya kekurangan dari tarif yang telah ditentukan perempuan yang disewa oleh korban tidak terima. 

“Si cowoknya itu janji bayar Rp200 ribu. Cuma mungkin kurang, kurang 40 ribu. (PSK) bilangin ke cowoknya (salah satu pelaku),” kata dia. 

Tangkap 2 Pelaku

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sugito Tewas Ditusuk di Tempat Prostitusi Gunung Antang, Warga: Kurang Bayar PSK Rp40 Ribu

Sugito Tewas Ditusuk di Tempat Prostitusi Gunung Antang, Warga: Kurang Bayar PSK Rp40 Ribu

News | Selasa, 19 Oktober 2021 | 14:12 WIB

Geger Wanita Muda di Riau Tewas dalam Kos, Dibunuh Tetangga yang Mengintip

Geger Wanita Muda di Riau Tewas dalam Kos, Dibunuh Tetangga yang Mengintip

Riau | Senin, 18 Oktober 2021 | 17:25 WIB

Mabuk dan Ogah Bayar PSK, Pria di Matraman Tewas Dikeroyok

Mabuk dan Ogah Bayar PSK, Pria di Matraman Tewas Dikeroyok

Jakarta | Senin, 18 Oktober 2021 | 17:24 WIB

Ngeri! Tak Bayar Kencan dengan PSK, Pria di Matraman Tewas Ditusuk Pakai Pecahan Botol

Ngeri! Tak Bayar Kencan dengan PSK, Pria di Matraman Tewas Ditusuk Pakai Pecahan Botol

News | Senin, 18 Oktober 2021 | 12:26 WIB

Terkini

SULE-WM Lampaui Target, Pengelolaan Sampah Plastik Tembus 4.000 Ton

SULE-WM Lampaui Target, Pengelolaan Sampah Plastik Tembus 4.000 Ton

Sumut | Kamis, 22 Oktober 2026 | 23:30 WIB

Perusahaan Biofarmasi Raih Predikat Tempat Kerja Terbaik Lima Tahun Berturut-Turut

Perusahaan Biofarmasi Raih Predikat Tempat Kerja Terbaik Lima Tahun Berturut-Turut

Lifestyle | Kamis, 22 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Survei Voxpol Center: 63,3 Persen Responden Nilai Prabowo Mampu Jalankan Pemerintahan

Survei Voxpol Center: 63,3 Persen Responden Nilai Prabowo Mampu Jalankan Pemerintahan

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 23:15 WIB

Klasemen Terbaru Super League: Persija Jakarta Nyaman di Puncak, Persib Bandung Terpuruk

Klasemen Terbaru Super League: Persija Jakarta Nyaman di Puncak, Persib Bandung Terpuruk

Bola | Kamis, 22 Oktober 2026 | 23:15 WIB

5 Cara Menikmati Kesenangan Kecil Tanpa Boros, dari Ngopi hingga Streaming Musik

5 Cara Menikmati Kesenangan Kecil Tanpa Boros, dari Ngopi hingga Streaming Musik

Lifestyle | Kamis, 22 Oktober 2026 | 23:07 WIB

Survei Voxpol Center: 63,1 Persen Publik Percaya Pemerintahan Prabowo - Gibran

Survei Voxpol Center: 63,1 Persen Publik Percaya Pemerintahan Prabowo - Gibran

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 23:02 WIB

Teuku Riefky Ingin Ekraf Indonesia Mendunia, Belajar dari Fenomena Aura Farming

Teuku Riefky Ingin Ekraf Indonesia Mendunia, Belajar dari Fenomena Aura Farming

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:56 WIB

Pecah Telur! Ananda Wahyu Sumbang Emas Pertama untuk Solo dari Cabor Sambo di Porprov 2026

Pecah Telur! Ananda Wahyu Sumbang Emas Pertama untuk Solo dari Cabor Sambo di Porprov 2026

Surakarta | Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Bisa Dipakai Lari di Jalan Hingga Gunung, 6 Sepatu Terbaru Ortuseight Ini Layak Dilirik

Bisa Dipakai Lari di Jalan Hingga Gunung, 6 Sepatu Terbaru Ortuseight Ini Layak Dilirik

Sport | Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:37 WIB

333 Kebakaran Terjadi dalam Tiga Bulan di Kabupaten Bogor, 199 Kasus Melanda Lahan Terbuka

333 Kebakaran Terjadi dalam Tiga Bulan di Kabupaten Bogor, 199 Kasus Melanda Lahan Terbuka

Bogor | Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:24 WIB

×