Viral Video Aparat Usir Paksa Anjing sampai Mati Demi Kawasan Wisata Halal di Aceh

Reza Gunadha, Ruth Meliana Dwi Indriani

Jum'at, 22 Oktober 2021 | 14:04 WIB
Viral Video Aparat Usir Paksa Anjing sampai Mati Demi Kawasan Wisata Halal di Aceh
Viral Video Aparat Usir Paksa Anjing sampai Mati Demi Kawasan Wisata Halal di Aceh. (Twitter/@gregorius)

Suara.com - Video memilukan pengusiran anjing oleh aparat demi kawasan wisata halal di Aceh menjadi viral. Momen itu memicu kemarahan publik karena dinilai brutal.

Peristiwa itu terjadi di kawasan wisata Kecamatan Pulau Banyak, Aceh menjadi viral. Video menjadi viral setelah dibagikan oleh akun Twitter @gregorius.

"Inilah yang akan terjadi di kawasan wisata halal! Awalnya hewan, lama-lama orangpun akan di usir paksa! Awalnya cuma kawasan, lama-lama jadi NKRI bersyariah! *kronologis di post selanjutnya," tulis akun ini seperti dikutip Suara.com, Jumat (22/10/2021).

Dalam video, sejumlah aparat keamanan dan warga sedang berkerumun di mengelilingi seekor anjing hitam. Aparat itu rupanya berusaha menangkap paksa anjing tersebut.

Leher anjing hitam itu terlihat diikat dengan tali ke tanah. Namun, aparat tersebut sama sekali tidak melepas ikatan dan membawa anjing itu pergi.

Ia justru mengambil kayu yang panjang untuk melepaskan tali anjing tersebut. Aksi aparat itu sontak membuat anjing tersebut panik dan bertingkah agresif.

Bukannya memilih cara lain, aparat justru mendorong kayu ke arah tubuh anjing. Caranya yang kasar itu tentu ikut melukai anjing hitam tersebut.

Ia terlihat mendorong anjing yang terikat itu dengan kayu. Sementara warga setempat hanya menonton aksi aparat itu tanpa berusaha memberikan solusi lainnya.

"Pak tua itu kok bisa-bisanya mau bikin kawasan begini di negeri Pancasila, yang tidak pernah kesulitan mendapatkan apapun yang halal, walaupun tanpa embel-embel kawasan halal?"

Sementara itu, akun Instagram @pekanbarudoglover mengungkap anjing itu milik pengelola home stay dan restoran di lokasi wisata Kecamatan Pulau Banyak, Aceh. Anjing itu rencananya akan diambil paksa aparat dalam rangka penerapan wisata halal.

Aparat berencana membawa anjing itu ke Singkil. Sang pemilik sendiri sudah berusaha untuk mengambil kembali anjing peliharaannya yang diambil Canon itu.

"Seekor anjing milik pengelola home stay atau restoran di lokasi wisata Kecamatan Pulau Banyak, Aceh diambil paksa aparat dalam rangka penerapan wisata halal dan dibawa ke Singkil. Pemilik berusaha untuk mengambil kembali anjing peliharaannya."

Sayang, pemilik itu dikabari jika anjing tersebut sudah mati saat akan dijemput. Hal tersebut tentu membuat sang pemilik ikut syok dan hanya bisa bertanya-tanya apa yang terjadi.

"Sayang, Canon, nama anjing tersebut sudah kehilangan nyawa waktu mau dijemput pemiliknya. Tidak tahu apa yang terjadi dan bagaimana perlakuannya."

"Semoga ini tidak terjadi lagi di masa yang akan datang."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kisah Pemotor Wanita Kena Apes Dobel, Jatuh Terpeleset dan Motornya Digondol Penolong

Kisah Pemotor Wanita Kena Apes Dobel, Jatuh Terpeleset dan Motornya Digondol Penolong

Otomotif | Jum'at, 22 Oktober 2021 | 13:50 WIB

Viral Kemunculan Avanza Baru, Toyota: Ditunggu Saja

Viral Kemunculan Avanza Baru, Toyota: Ditunggu Saja

Otomotif | Jum'at, 22 Oktober 2021 | 13:30 WIB

Lagi Enak Makan Salad, Malah Ada Binatang Keluar dari Sayurnya

Lagi Enak Makan Salad, Malah Ada Binatang Keluar dari Sayurnya

News | Jum'at, 22 Oktober 2021 | 13:24 WIB

Viral Truk Hadang Rombongan Bus Lawan Arah di Lamongan, Endingnya Bikin Geleng-geleng

Viral Truk Hadang Rombongan Bus Lawan Arah di Lamongan, Endingnya Bikin Geleng-geleng

Jatim | Jum'at, 22 Oktober 2021 | 13:12 WIB

Ngakak! Pria Ini Pakai Beskap Biar Mirip Pengantin, Malah Disangka Mau Sunat Lagi

Ngakak! Pria Ini Pakai Beskap Biar Mirip Pengantin, Malah Disangka Mau Sunat Lagi

Lifestyle | Jum'at, 22 Oktober 2021 | 13:10 WIB

Duh! Buzzer Buka Jasa Bully di Medsos, Detail Layanannya Jadi Sorotan Warganet

Duh! Buzzer Buka Jasa Bully di Medsos, Detail Layanannya Jadi Sorotan Warganet

Tekno | Jum'at, 22 Oktober 2021 | 13:25 WIB

Terkini

KPK Ungkap Alasan Tak Menerbitkan Surat Panggilan untuk Silmy Karim

KPK Ungkap Alasan Tak Menerbitkan Surat Panggilan untuk Silmy Karim

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 21:30 WIB

Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Padat Karya, Syaratnya Cukup KTP Jakarta

Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Padat Karya, Syaratnya Cukup KTP Jakarta

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 20:56 WIB

Gus Ipul Kunjungi Al Falah Ploso, Minta Doa Kiai Huda untuk Munas-Konbes 2026

Gus Ipul Kunjungi Al Falah Ploso, Minta Doa Kiai Huda untuk Munas-Konbes 2026

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 20:12 WIB

Sepertiga Kelurahan di Jakarta Belum Punya Pos Pemadam Kebakaran

Sepertiga Kelurahan di Jakarta Belum Punya Pos Pemadam Kebakaran

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 19:37 WIB

Prasasti: Stabilitas Rupiah dan Inflasi Jadi Ujian Pemerintah

Prasasti: Stabilitas Rupiah dan Inflasi Jadi Ujian Pemerintah

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 18:38 WIB

Ekstradisi Paulus Tannos ke Indonesia Tunggu Sidang Lanjutan di Singapura pada Agustus 2026

Ekstradisi Paulus Tannos ke Indonesia Tunggu Sidang Lanjutan di Singapura pada Agustus 2026

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 17:40 WIB

ICW soal Kasus Silmy Karim: Pemerasan Masih Marak, Pemerintah Gagal Benahi Sistem Perizinan.

ICW soal Kasus Silmy Karim: Pemerasan Masih Marak, Pemerintah Gagal Benahi Sistem Perizinan.

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 17:18 WIB

4 Cara Mengelola Pengeluaran Bulanan agar Saldo Dompet Digital Lebih Hemat dengan ShopeePay

4 Cara Mengelola Pengeluaran Bulanan agar Saldo Dompet Digital Lebih Hemat dengan ShopeePay

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 16:48 WIB

Sengketa Tanah Kedoya Memanas, Tergugat Persoalkan Status Kuasa Hukum Penggugat

Sengketa Tanah Kedoya Memanas, Tergugat Persoalkan Status Kuasa Hukum Penggugat

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 16:35 WIB

Jakarta Siapkan Sistem Peringatan Dini Kualitas Udara, Warga Bisa Cek Polusi 3 Hari ke Depan

Jakarta Siapkan Sistem Peringatan Dini Kualitas Udara, Warga Bisa Cek Polusi 3 Hari ke Depan

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:54 WIB