alexametrics

Pasutri Dirampok, Netty Tewas Gegara Teriak, Suami Tangannya Patah karena Melawan

Agung Sandy Lesmana
Pasutri Dirampok, Netty Tewas Gegara Teriak, Suami Tangannya Patah karena Melawan
Ilustrasi mayat. [Ist/Dok Riauonline]

Sementara sang suami Gusdiantara (60) juga sempat melakukan perlawanan hingga tangannya patah, saat ini korban telah dibawa ke rumah sakit.

Suara.com - Pasangan suami istri (pasutri) menjadi sasaran aksi perampokan di kediamannya, di Jalan Kelok, Belimbing, Kecamatan Kuranji, Padang, Sumatera Barat (Sumbar), Sabtu (2/10) malam. Sadisnya, perampok itu menusuk korban bernama Netti (58) hingga tewas dan suaminya mengalami patah tulang akibat melawan. 

Dikutip Antara, perampokan berdarah yang baru diketahui Minggu (24/10/2021) pagi itu sempat menggegerkan warga setempat.

Saat kejadian, pemilik rumah disebut sempat melihat ada orang tak dikenal masuk ke dalam rumahnya.

Mereka masuk dengan menggenggam senjata tajam dengan jumlah tiga orang, lalu mengumpulkan seisi rumah untuk diikat.

Baca Juga: Terungkap! Korban Pencurian yang Tewas di Padang Ternyata Pengusaha Gas Elpiji

Hanya saja saat itu korban Netti berteriak minta tolong dan langsung ditusuk oleh salah seorang pelaku hingga tewas. 

Sementara sang suami Gusdiantara (60) juga sempat melakukan perlawanan terhadap perampok hingga tangannya patah. Saat ini, korban telah dibawa ke rumah sakit.

Dalam kejadian perampokan itu, kawanan perampok membawa kabur satu unit mobil milik korban, emas sebanyak 46 emas, dan kartu ATM.

Kepolisian baik dari jajaran Polresta Padang serta Polsek Kuranji telah mendatangi lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara. Petugas juga telah memeriksa sejumlah saksi, memasang garis polisi di lokasi kejadian, hingga membawa korban. Namun sampai berita ini diturunkan pihak kepolisian belum memberikan keterangan secara resmi terkait peristiwa tersebut. (Antara)

Baca Juga: Heboh! Dua Orang Tewas dalam Rumah di Padang, Diduga Dibunuh Pencuri

Komentar