alexametrics

Kemensos Kirimkan Bantuan untuk Pendirian Lumbung Sosial di Trunyan Bali

Fabiola Febrinastri | Restu Fadilah
Kemensos Kirimkan Bantuan untuk Pendirian Lumbung Sosial di Trunyan Bali
Dok: Kemensos

Bantuan logistik tetap didorong pengirimannya agar siap lebih awal.

Suara.com - Direktorat Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam (PSKBA) Kemensos bergerak cepat merealisasikan pendirian lumbung sosial di Desa Trunyan, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli. Ini menyusul arahan Menteri Sosial (Mensos), Tri Rismaharini beberapa waktu lalu.

Plt Direktur PSKBA, Iyan Kusmadiana mengatakan, hingga hari ini proses penyiapan bufferstock sudah mulai berlangsung ada delapam titik rawan bencana yang akan disiapkan bufferstock .

“Kami sudah koordinasikan lebih lanjut. Tim daerah sedang survei dulu menentukan titik dimaksud. Sementara sudah didapat sebanyak 5 titik,” kata Iyan di Bangli (25/10).

Di antara bantuan yang dalam proses pengiriman berupa makanan anak, matras, family kit, peralatan dapur keluarga, selimut, dan perahu karet.

Baca Juga: Longgaran Pariwisata Jawa-Bali, Jokowi Minta Harga Tes PCR Diturunkan Menjadi Rp 300 Ribu

Secara bertahap, bantuan logistik tetap didorong pengirimannya agar siap lebih awal, sejalan dengan proses identifikasi titik rawan bencana lainnya yang juga sedang berjalan. Beberapa jenis bantuan didatangkan dari daerah lain.

“Untuk perahu secara bertahap barang tersedia digeser dari gudang regional Makassar,” katanya.

Mengutip arahan Risma, Iyan menyatakan, pendirian lumbung sosial dimaksudkan sebagai antisipasi jika sewaktu-waktu terjadi bencana, warga tetap terpenuhi kebutuhan makanannya.

Di dalam lumbung sosial akan diisi berbagai kebutuhan logistik yang sangat dibutuhkan warga pada saat terjadi bencana. Di antaranya, bahan makanan dan bahan bakar minyak.

Untuk meminimalkan dampak bencana, Kemensos juga akan didirikan tenda sebagai titik evakuasi.

“Jadi tidak usah menunggu longsor. Kalau sudah hujan besar, masyarakat bisa menyelamatkan diri dengan bergerak menuju tenda,” kata Iyan.

Baca Juga: Berani Langgar Karantina Selama di Bali, Wisatawan Mancanegara Bisa Langsung Dideportasi

Risma dan jajaran meninjau langsung dampak bencana longsor di Desa Trunyan (18/10/2021). Di sini, Risma melihat dari dekat kondisi lokasi bencana dan menyapa warga terdampak bencana. Mensos juga menyerahkan bantuan berupa bantuan logistik, makanan anak, matras, dan kasur merah.

Komentar