Perang Mengintai, Bosnia Terancam Pecah?

Siswanto, Deutsche Welle

Sabtu, 06 November 2021 | 18:48 WIB
Perang Mengintai, Bosnia Terancam Pecah?
DW

Suara.com - Tiga puluh tahun lalu Bosnia tergelincir ke dalam krisis politik yang memicu perang saudara. Kegentingan serupa terancam kembali, bersama dengan manuver politik Republik Srpska untuk memisahkan diri dari Federasi Bosnia.

Peringatan oleh Utusan PBB untuk Bosnia, Christian Schmidt, menyiratkan trauma masa lalu bagi warga Bosnia.

Dalam laporannya kepada PBB yang dilansir The Guardian, Selasa (2/11), politisi konservatif Jerman itu mewanti-wanti terhadap keretakan politik, dan bahwa kembalinya konflik sektarian adalah prospek yang "sangat mungkin" terjadi.

Schmidt melaporkan, kelompok etnis Serbia di bawah pimpinan Milorad Dodik, sedang berusaha memisahkan Republik Srpska dari Federasi Bosnia, dan membentuk angkatan perangnya sendiri.

Selama berbulan-bulan, dia giat menyuarakan separatisme dan menyerang Perjanjian Damai Dayton yang mengakhiri Perang Bosnia pada 1995.

Manuver politik Republik Srpska melumpuhkan Sarajevo selama berbulan-bulan, lapor harian Israel Haaretz. Dodik yang gemar menyebut pembantaian muslim Bosnia oleh tentara Serbia sebagai "mitos", menyerukan boikot terhadap pemerintah ketika Utusan Khusus PBB meloloskan amandemen KUHP yang mengharamkan penyangkalan genosida.

Dodik menyebut Bosnia sebagai negara "buatan" yang merupakan hasil dari "eksperimen negara barat" dan sebabnya harus "dibubarkan."

Analis politik meyakini, lakonnya dibuat untuk memperkuat posisi Republik Srpska di dalam federasi. Namun krisis bereskalasi jelang perpanjangan misi perdamaian PBB di Bosnia yang akan diputuskan Dewan Keamanan dalam waktu dekat.

Diplomasi proksi di DK PBB Misi perdamaian di Bosnia digalang oleh Uni Eropa yang menurunkan 700 pasukan helm biru di bekas kawasan perang tersebut.

baca juga

Adapun NATO memiliki perwakilan tetap di Sarajevo. Setiap tahun, mandat PBB harus diperpanjang melalui resolusi Dewan Keamanan.

Kali ini, Rusia mengancam akan memveto resolusi damai bagi Bosnia. Selaras dengan tuntutan Milorad Dodik, Moskow meminta agar resolusi yang baru menyingkirkan peran Utusan Khusus Christian Schmidt.

Upaya ini sudah pernah dilakukan Rusia dan Cina beberapa bulan silam.

Kedua negara melobi DK PBB agar membubarkan kantor utusan khusus pimpinan Schmidt.

Langkah tersebut dianggap riskan, karena lembaganya mengawasi pelaksanaan butir Perjanjian Damai Dayton.

DK PBB sedianya dijadwalkan melakukan pemungutan suara pada Selasa (2/11), namun diundur ke hari Kamis, lapor DPA. Misi perdamaian PBB di Bosnia sendiri akan berakhir secara otomatis pada Jumat (5/11).

Perjanjian Dayton mencakup pembagian kekuasaan antaretnis, yakni suku Bosnia, Kroasia dan Serbia.

Kepemimpinan tripartit itu merupakan kompromi untuk mengakomodasi dua wilayah otonomi, yakni Republik Srpska yang didominasi etnis Serbia di wilayah utara dan timur, serta Bosnia-Herzegovina yang dikuasai etnis Bosnia dan Kroasia.

Kantor utusan khusus PBB secara eksplisit disebut sebagai pemangku fungsi pengawasan dalam perjanjian tersebut.

Terlepas dari ancaman Rusia, lingkaran diplomat barat di New York menegaskan bahwa Dewan Keamanan tidak memiliki wewenang untuk mengamandemen isi perjanjian, dan membubarkan kantor utusan khusus PBB. rzn/vlz (dpa,rtr,ap)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Stjepan Loncar Ungkap Ambisi Besar Usai Gabung Persija Jakarta

Stjepan Loncar Ungkap Ambisi Besar Usai Gabung Persija Jakarta

Bola | Minggu, 19 Juli 2026 | 15:23 WIB

Persija Jakarta Resmi Rekrut Pemain Bosnia, Stepan Loncar

Persija Jakarta Resmi Rekrut Pemain Bosnia, Stepan Loncar

Bola | Minggu, 19 Juli 2026 | 15:17 WIB

Kata-kata Pertama Kerim Memija Usai Gabung Persija, Bertekad Persembahkan Trofi Super League

Kata-kata Pertama Kerim Memija Usai Gabung Persija, Bertekad Persembahkan Trofi Super League

Bola | Jum'at, 10 Juli 2026 | 11:55 WIB

Perkuat Sayap, Persija Datangkan Eks Timnas Bosnia Kerim Memija

Perkuat Sayap, Persija Datangkan Eks Timnas Bosnia Kerim Memija

Bola | Kamis, 09 Juli 2026 | 14:57 WIB

Statistik Amerika Serikat vs Bosnia, The Yanks Lolos 16 Besar Piala Dunia 2026

Statistik Amerika Serikat vs Bosnia, The Yanks Lolos 16 Besar Piala Dunia 2026

Bola | Kamis, 02 Juli 2026 | 10:14 WIB

Amerika Serikat Susul Kanada dan Meksiko ke 16 Besar Piala Dunia 2026, Bosnia Tumbang 2-0

Amerika Serikat Susul Kanada dan Meksiko ke 16 Besar Piala Dunia 2026, Bosnia Tumbang 2-0

Bola | Kamis, 02 Juli 2026 | 10:12 WIB

Persija Selangkah Lagi Dapatkan Gelandang Timnas Bosnia, Nilai Transfer Tembus Rp5,1 Miliar

Persija Selangkah Lagi Dapatkan Gelandang Timnas Bosnia, Nilai Transfer Tembus Rp5,1 Miliar

Bola | Senin, 29 Juni 2026 | 15:17 WIB

Pemain Bosnia 18 Tahun Kerim Alajbegovic Sukses Lewati Rekor Messi di Piala Dunia

Pemain Bosnia 18 Tahun Kerim Alajbegovic Sukses Lewati Rekor Messi di Piala Dunia

Bola | Kamis, 25 Juni 2026 | 16:22 WIB

Pernah 'Ngerjain' Skuad Garuda, Qatar Kena Karma dan Tersingkir Tragis dari Piala Dunia 2026

Pernah 'Ngerjain' Skuad Garuda, Qatar Kena Karma dan Tersingkir Tragis dari Piala Dunia 2026

Bola | Kamis, 25 Juni 2026 | 13:40 WIB

Hasil Piala Dunia 2026: Bosnia Jaga Asa ke 32 Besar dan Singkirkan Qatar

Hasil Piala Dunia 2026: Bosnia Jaga Asa ke 32 Besar dan Singkirkan Qatar

Bola | Kamis, 25 Juni 2026 | 08:06 WIB

Terkini

Harga HUAWEI FreeBuds SE 5 MAX di Indonesia Dibanderol Rp459 Ribu, Cek Apa Fiturnya

Harga HUAWEI FreeBuds SE 5 MAX di Indonesia Dibanderol Rp459 Ribu, Cek Apa Fiturnya

Tekno | Kamis, 05 November 2026 | 17:37 WIB

Foto Jokowi di Ijazah Berkacamata, Bolehkah? Ini Penjelasan UGM

Foto Jokowi di Ijazah Berkacamata, Bolehkah? Ini Penjelasan UGM

News | Kamis, 05 November 2026 | 17:35 WIB

9 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam Usia 40 Tahun ke Atas

9 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam Usia 40 Tahun ke Atas

Lifestyle | Kamis, 05 November 2026 | 17:35 WIB

Miris! 1.550 Ekor Trenggiling Jadi Korban Perburuan, 779 Kg Sisiknya Dimusnahkan di Sumut

Miris! 1.550 Ekor Trenggiling Jadi Korban Perburuan, 779 Kg Sisiknya Dimusnahkan di Sumut

Sumut | Kamis, 05 November 2026 | 17:33 WIB

Krisis Sampah Perkotaan, Mengapa Perempuan Jadi yang Paling Terdampak?

Krisis Sampah Perkotaan, Mengapa Perempuan Jadi yang Paling Terdampak?

Your Say | Kamis, 05 November 2026 | 17:32 WIB

Alasan Pemerintah Diminta Bebaskan Bea Masuk Impor LPG

Alasan Pemerintah Diminta Bebaskan Bea Masuk Impor LPG

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 17:31 WIB

Silmy Karim Klaim Sempat ke Kantor dan Lapas Cibinong Saat OTT, Lalu Sambangi Gedung KPK

Silmy Karim Klaim Sempat ke Kantor dan Lapas Cibinong Saat OTT, Lalu Sambangi Gedung KPK

News | Kamis, 05 November 2026 | 17:31 WIB

Mahalnya Validasi Visual: Jebakan Beauty Standard yang Menguras Mental

Mahalnya Validasi Visual: Jebakan Beauty Standard yang Menguras Mental

Your Say | Kamis, 05 November 2026 | 17:30 WIB

Digelar di ICE BSD City, TEI 2026 Catat 45 Ribu Pengunjung

Digelar di ICE BSD City, TEI 2026 Catat 45 Ribu Pengunjung

Lifestyle | Kamis, 05 November 2026 | 17:24 WIB

Kevin Diks Absen Tiga Laga Beruntun, Ini Kondisi Terbarunya di Gladbach

Kevin Diks Absen Tiga Laga Beruntun, Ini Kondisi Terbarunya di Gladbach

Bola | Kamis, 05 November 2026 | 17:24 WIB

×