Seorang Ayah di AS Ini Bunuh Pacar Putrinya setelah Jual ke Pedagang Manusia

Reza Gunadha | Hikmawan Muhamad Firdaus | Suara.com

Senin, 08 November 2021 | 14:09 WIB
Seorang Ayah di AS Ini Bunuh Pacar Putrinya setelah Jual ke Pedagang Manusia
ilustrasi penjara (pixabay.com)

Suara.com - Seorang ayah ditangkap polisi akibat membunuh pacar putrinya setelah mengetahui jika dia menjualnya ke jaringan perdagangan manusia.

Menyadur US News Kamis (4/11/2021), John Eisenman diduga membunuh seorang pria 19 tahun setelah mengetahui jika putrinya dijual ke jaringan perbudakan seks.

Pada 22 Oktober, petugas polisi Spokane menerima telepon jika ada bau busuk dari sebuah mobil di dekat taman.

Penyelidik segera mengkonfirmasi bahwa bau busuk tersebut berasal dari jasad di dalam mobil milik seorang pria berusia 19 tahun, yang diidentifikasi oleh Juru Bicara-Review sebagai Andrew Sorensen.

Pada 29 Oktober, petugas menangkap pria berusia 60 tahun tersebut dan menuduhnya melakukan pembunuhan tingkat pertama.

Pihak berwenang mengatakan bahwa, pada Oktober 2020 Eisenman dilaporkan mengetahui bahwa putrinya dijual ke jaringan perdagangan seks di Seattle.

Ayahnya menduga jika Sorensen, diidentifikasi sebagai pacar putrinya, yang bertanggung jawab atas perdagangan seks tersebut.

Pada bulan Oktober, Eisenman berhasil menyelamatkan putrinya dan membawanya pulang kembali ke Kota Spokane.

Bulan berikutnya, Eisenman mengetahui Sorensen akan berkunjung ke kota Airway Heights, tepat di sebelah barat Spokane. Sorensen kemudian dihadang oleh Eisenman saat tiba di lokasi.

Selama penyelidikan, polisi mengatakan Eisenman menculik Sorensen kemudian memasukkannya ke dalam mobil sebelum membunuhnya.

"Eisenman kemudian menyerang korban dengan memukul kepalanya menggunakan balok kayu dan kemudian menikamnya berulang kali hingga tewas," jelas Departemen Kepolisian Spokane.

Setelah tewas, polisi mengatakan Eisenman membawa mobil tersebut ke daerah terpencil di bagian utara Kabupaten Spokane.

Mobil itu tetap di sana selama hampir satu tahun sampai seseorang memindahkannya pada bulan Oktober ke lokasi dimana polisi menemukannya.

Pihak berwenang mengatakan, jasad Sorensen, yang diikat dan ditutup selotip, baru ditemukan setelah warga sekitar mengobrak-abrik mobil tersebut.

Pada hari Senin (1/11/2021), Eisenman menghadiri pengadilan dan saat ini ditahan dengan jaminan 1 juta dolar (Rpp 14,3 miliar).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hari Ini Tiba di AS, SBY Tak Bisa Langsung Jalani Pengobatan ke Rumah Sakit

Hari Ini Tiba di AS, SBY Tak Bisa Langsung Jalani Pengobatan ke Rumah Sakit

News | Kamis, 04 November 2021 | 16:28 WIB

HYBE Umumkan Rencana Mendebutkan Grup Baru di Amerika Serikat dan Jepang

HYBE Umumkan Rencana Mendebutkan Grup Baru di Amerika Serikat dan Jepang

Your Say | Kamis, 04 November 2021 | 16:01 WIB

Bill Gates Peringatkan Ancaman Bioteroris: Pakai Permainan Kuman untuk Menghadapinya

Bill Gates Peringatkan Ancaman Bioteroris: Pakai Permainan Kuman untuk Menghadapinya

News | Kamis, 04 November 2021 | 14:59 WIB

Terkini

Cuaca Ekstrem Terjang Bogor, Satu Warga Tewas Tertimpa Pohon dan Puluhan Terdampak Banjir

Cuaca Ekstrem Terjang Bogor, Satu Warga Tewas Tertimpa Pohon dan Puluhan Terdampak Banjir

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 22:16 WIB

Kejanggalan Sidang Andrie Yunus: Kelompok Sipil Endus Motif Lain di Balik Kasus Air Keras

Kejanggalan Sidang Andrie Yunus: Kelompok Sipil Endus Motif Lain di Balik Kasus Air Keras

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 21:20 WIB

BNI Kawal Generasi Emas Baru, Tim Uber Indonesia Melaju ke Semifinal

BNI Kawal Generasi Emas Baru, Tim Uber Indonesia Melaju ke Semifinal

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 20:19 WIB

Prabowo Akan Resmikan Museum Marsinah di Nganjuk

Prabowo Akan Resmikan Museum Marsinah di Nganjuk

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 19:47 WIB

Ekonomi Aceh Tamiang Mulai Bangkit, Aktivitas Pasar Kembali Ramai

Ekonomi Aceh Tamiang Mulai Bangkit, Aktivitas Pasar Kembali Ramai

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 19:07 WIB

May Day di DPR Kondusif: Massa Gebrak dan Kasbi Bubar Jalan, Pasukan Oranye Sisir Sampah Sisa Aksi

May Day di DPR Kondusif: Massa Gebrak dan Kasbi Bubar Jalan, Pasukan Oranye Sisir Sampah Sisa Aksi

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 18:49 WIB

Singgung Aparat Belum Paham KUHAP Baru! Habiburokhman Siap Jadi Penjamin Aktivis Buruh yang Ditahan

Singgung Aparat Belum Paham KUHAP Baru! Habiburokhman Siap Jadi Penjamin Aktivis Buruh yang Ditahan

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 18:32 WIB

Tempati Huntara, Warga Lubuk Sidup Kembali Menata Harapan dan Kehidupan Pasca Bencana

Tempati Huntara, Warga Lubuk Sidup Kembali Menata Harapan dan Kehidupan Pasca Bencana

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 18:02 WIB

Sisi Lain May Day 2026: Massa Gelar Pertandingan Bola Plastik di Depan Gedung DPR

Sisi Lain May Day 2026: Massa Gelar Pertandingan Bola Plastik di Depan Gedung DPR

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 18:02 WIB

Kuliah Umum di USU, Wamendagri Tekankan Pentingnya Ideologi & Strategi dalam Kepemimpinan Daerah

Kuliah Umum di USU, Wamendagri Tekankan Pentingnya Ideologi & Strategi dalam Kepemimpinan Daerah

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 17:59 WIB