KPK: 86 Persen Koruptor Tamatan Perguruan Tinggi

Bangun Santoso, Welly Hidayat

Rabu, 17 November 2021 | 10:32 WIB
KPK: 86 Persen Koruptor Tamatan Perguruan Tinggi
Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron. (Antara/Benardy Ferdiansyah)

Suara.com - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Nurul Ghufron menyebut kebanyakan koruptor yang ditangkap lembaga antirasuah 86 pesen merupakan lulusan perguruan tinggi. Memiliki gelar tersebut, maka mereka dapat mengisi jabatan penting.

"Bahkan paling banyak bergelar master. Baru nomor dua sarjana. Karena sekarang untuk naik jabatan mensyaratkan pendidikan, kebanyakan master," ucap Ghufron, Rabu (17/11/2021).

Hal itu dikatakan Ghufron dalam saat menghadiri kuliah umum antikorupsi di Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Surabaya. Maka itu, Ghufron menyampaikan bagaimana peran penting perguruan tinggi sebagai pencetak generasi bangsa yang memiliki kontribusu dalam pemberantasan korupsi.

" Adapun tujuan sekolah, kata Ghufron, yang diketahuinya untuk meningkatkan intelegensi, pengetahuan atau keterampilan. Namun, ungkap Ghufron hanya knowledge dan skill yang dievaluasi hasilnya.

Sementara itu, terkait komitmen dan hati tidak terukur. Sehingga, kata Ghufron, pendidikan tinggi di Indonesia, bukan saja di UPN orientasinya untuk mengantarkan para generasi bangsa untuk mencari pekerjaan.

"Dan seakan-akan lembaga pendidikan tinggi orientasinya hanya uang," katanya.

Ghufron menyebut selama KPK berdiri, setidaknya sudah 155 Kepala Daerah dari 514 Kabupaten dan Kota yang terjerat kasus korupsi. Dari 155, kata Ghufron, sudah 27 Gubernur atau Wakil Gubernur dari 34 provinsi bermasalah.

“Bayangkan berapa persen sisanya? Belum lagi dari Pusat. Menteri, Hakim, bahkan Hakim Konstitusi, Dirjen sampai ke Kepala Dinas sudah pernah ditangani KPK. Yang ditangkap KPK seratus orang, yang masih mau menggantikan ada seribu," ucap Ghufron

"Karena terproduksi oleh lembaga pendidikan yang mengorientasikan kehidupan ilmunya kepada uang. Ini tujuan kami datang ke sini, menjelaskan bahaya korupsi," imbuhnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

KPK Tegaskan Tidak Main Politik dalam Kasus Dugaan Korupsi Penyelenggaraan Formula E

KPK Tegaskan Tidak Main Politik dalam Kasus Dugaan Korupsi Penyelenggaraan Formula E

Jogja | Selasa, 16 November 2021 | 21:03 WIB

Heboh Video Permintaan Bupati Banyumas soal OTT KPK

Heboh Video Permintaan Bupati Banyumas soal OTT KPK

Video | Selasa, 16 November 2021 | 21:15 WIB

KPK Korek Aliran Uang Azis Ke Bekas Penyidik Robin dalam Kasus Korupsi Lampung Tengah

KPK Korek Aliran Uang Azis Ke Bekas Penyidik Robin dalam Kasus Korupsi Lampung Tengah

News | Selasa, 16 November 2021 | 20:50 WIB

MA Diskon Hukuman Penjara Eks Bupati Lampung Utara, Begini Reaksi KPK

MA Diskon Hukuman Penjara Eks Bupati Lampung Utara, Begini Reaksi KPK

News | Selasa, 16 November 2021 | 18:49 WIB

Minta KPK Tak Asal Gelar OTT, Segini Total Kekayaan Bupati Banyumas

Minta KPK Tak Asal Gelar OTT, Segini Total Kekayaan Bupati Banyumas

Bisnis | Selasa, 16 November 2021 | 18:41 WIB

Pejabat di Tabanan Bali Enggan Komentar Soal Kasus DID yang Menyeret Eka Wiryastuti

Pejabat di Tabanan Bali Enggan Komentar Soal Kasus DID yang Menyeret Eka Wiryastuti

Bali | Selasa, 16 November 2021 | 17:34 WIB

Banding Administratif Eks Pegawai KPK Dibalas Mensesneg, Begini Isinya

Banding Administratif Eks Pegawai KPK Dibalas Mensesneg, Begini Isinya

News | Selasa, 16 November 2021 | 15:51 WIB

Terkini

Jateng Jadi Basis Pelanggan Terbesar Indosat, Trafik Data Naik 10,4 Persen

Jateng Jadi Basis Pelanggan Terbesar Indosat, Trafik Data Naik 10,4 Persen

Jawa Tengah | Kamis, 30 Juli 2026 | 06:21 WIB

DFSK E5 Plus Resmi Meluncur di GIIAS 2026 dengan Harga Spesial Mulai Rp479 Juta

DFSK E5 Plus Resmi Meluncur di GIIAS 2026 dengan Harga Spesial Mulai Rp479 Juta

Otomotif | Kamis, 30 Juli 2026 | 06:14 WIB

Karhutla Hanguskan 40 Hektare Lahan di Palangka Raya

Karhutla Hanguskan 40 Hektare Lahan di Palangka Raya

Foto | Kamis, 30 Juli 2026 | 06:00 WIB

50 Persen Pengaduan di Jateng Isinya Sama: Perusahaan Nekat Tahan Ijazah Mantan Karyawan

50 Persen Pengaduan di Jateng Isinya Sama: Perusahaan Nekat Tahan Ijazah Mantan Karyawan

Jawa Tengah | Kamis, 30 Juli 2026 | 05:51 WIB

BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan

BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan

Sumsel | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:40 WIB

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:06 WIB

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:57 WIB

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Bogor | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:37 WIB

×