Program Pamsimas : Dedikasi untuk Air Minum Layak bagi Indonesia

Fabiola Febrinastri

Rabu, 17 November 2021 | 18:20 WIB
Program Pamsimas : Dedikasi untuk Air Minum Layak bagi Indonesia
Program Pamsimas, dedikasi untuk air minum layak bagi Indonesia. (Dok: PUPR)

Suara.com - Pamsimas merupakan Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat. Kegiatan ini merupakan program nasional pembangunan air minum dan sanitasi perdesaan, yang telah dimulai sejak 2008.

Meski merupakan program nasional, pemerintah pusat juga melibatkan kontribusi pemerintah desa, kabupaten dan provinsi, khususnya dalam hal pendanaan.

Syarat ini menjamin program berjalan secara bottom-up, dari bawah, bukan menunggu inisiatif pusat, serta menjamin bahwa pemerintah desa, kabupaten/kota maupun provinsi peduli dan mendukung program dari bawah.

Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mendukung rumusan itu. Pendanaan program ini dapat diimplentasikan dengan cara mengalokasikan anggaran belanja daerah untuk bidang air minum dan sanitasi sesuai porsi, atau jika memungkinkan bisa meningkat setiap tahunnya, baik melalui APBD ataupun APBDes.

Tak hanya Kemendagri, Kementerian Keuangan pun terlibat. Pemerintah Pusat memberikan Hibah Air Minum Perdesaan kepada Pemerintah Daerah, dengan syarat, pemerintah derah harus mengalokasikan APBD untuk program air minum dan sanitasi, dan punya andil dalam mensukseskan program.

Hibah merupakan semacam bentuk penghargaan yang diberikan pemerintah pusat kepada pemerintah daerah yang telah berhasil meningkatkan pelayanan air minum bagi masyarakat di daerahnya.

Ukuran keberhasilan dinilai dari keberlanjutan program pengembangan akses air minum, ketersediaan sumber air bagi kegiatan pengembangan, dan kemanfaatan di atas 75% dari sarana yang dibangun.

Pamsimas telah berhasil memenuhi kebutuhan air bersih dan air minum aman serta memberi akses sanitasi layak bagi lebih dari 24 juta jiwa di lebih dari 35.000 desa/kelurahan yang tersebar di 33 provinsi di Indonesia.

Program Pamsimas Mutakhir, yaitu pada 2016-2021 mempunyai target menambah sasaran desa baru dan mengelola secara keberlanjuran program yang sudah ada.

Program itu menjangkau hingga pelosok-pelosok negeri, tak hanya di Jawa dan Sumatera, tapi juga hingga daerah-daerah perbatasan terjauh.

Salah satu kunci penting lain Progam Pamsimas adalah keterlibatan pemerintahan desa dan kabupaten. Meski merupakan program nasional, pemerintah pusat mensyaratkan adanya kontribusi pemerintah desa, kabupaten dan provinsi, khususnya dalam pendanaan.

Ini menjamin program berjalan secara bottom-up, dari bawah, bukan menunggu inisiatif pusat, serta menjamin bahwa pemerintah desa, kabupaten/kota maupun provinsi peduli dan mendukung program dari bawah.

Program Pamsimas tak hanya membangun fisik sarana air minum dan sanitasi, tapi juga membangun modal sosial yang melibatkan berbagai aspek: kesehatan, kebiasaan hidup sehat, ekonomi, politik desa, lingkungan alam.

Itu semua mau tak mau akan melibatkan instansi/kementerian yang beragam, yaitu Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Kementerian Kesehatan, Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Kementerian Dalam Negeri, dan Bappenas (Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional). Pamsimas menjadi simpul kolaborasi antar-kementerian, salah satu bentuk sinergi antar-lembaga yang nyata.

Hal ini ditegaskan oleh Direktur Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Ir. Diana Kusumastuti, M.T. Ia mengatakan, Pamsimas merupakan program penyediaan air minum dan sanitasi berbasis masyarakat yang pendanaannya merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah, pemerintah daerah, dan kontribusi masyarakat.

Kegiatan ini dilaksanakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat sebagai executing agency bersama dengan Bappenas, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Kesehatan, serta Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Punya Konsep Islami, Air Minum Ini Dapat Label Halal dari MUI

Punya Konsep Islami, Air Minum Ini Dapat Label Halal dari MUI

Lifestyle | Selasa, 16 November 2021 | 17:15 WIB

Pamsimas Ajarkan Masyarakat Berperilaku Hidup Sehat

Pamsimas Ajarkan Masyarakat Berperilaku Hidup Sehat

Bisnis | Senin, 15 November 2021 | 18:19 WIB

Pengerjaan Dikebut, Tol Manado - Bitung Ditargetkan Tersambung Penuh Akhir Desember 2021

Pengerjaan Dikebut, Tol Manado - Bitung Ditargetkan Tersambung Penuh Akhir Desember 2021

Bisnis | Senin, 15 November 2021 | 13:00 WIB

Program Pamsimas Mampu Lahirkan Perempuan-perempuan Hebat

Program Pamsimas Mampu Lahirkan Perempuan-perempuan Hebat

Bisnis | Minggu, 14 November 2021 | 11:10 WIB

Konstruksi Rampung Akhir 2021, Tol Pekanbaru - Bangkinang Juga Libatkan Pengusaha Lokal

Konstruksi Rampung Akhir 2021, Tol Pekanbaru - Bangkinang Juga Libatkan Pengusaha Lokal

Bisnis | Rabu, 10 November 2021 | 16:57 WIB

Berdayakan UMKM, Kementerian PUPR Sediakan 1.409 Gerai di Seluruh Rest Area

Berdayakan UMKM, Kementerian PUPR Sediakan 1.409 Gerai di Seluruh Rest Area

Bisnis | Rabu, 10 November 2021 | 16:48 WIB

Terkini

Jokowi Dijadwalkan Kunjungi Lampung Akhir Juni, PSI Sebut Antusiasme Warga Tinggi

Jokowi Dijadwalkan Kunjungi Lampung Akhir Juni, PSI Sebut Antusiasme Warga Tinggi

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 14:25 WIB

Buntut Aksi Anarkis Viral di Tol JORR, Sopir Taksi Online Diciduk Polisi di Ciputat

Buntut Aksi Anarkis Viral di Tol JORR, Sopir Taksi Online Diciduk Polisi di Ciputat

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 14:20 WIB

Skandal WO Marwah: 58 Calon Pengantin Tertipu, Total Kerugian Tembus Rp2,6 Miliar

Skandal WO Marwah: 58 Calon Pengantin Tertipu, Total Kerugian Tembus Rp2,6 Miliar

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 13:50 WIB

Tak Perlu Tunggu 32 Tahun, Ray Rangkuti Ungkap Alasan Rezim Sekarang Lebih Cepat Digoyang

Tak Perlu Tunggu 32 Tahun, Ray Rangkuti Ungkap Alasan Rezim Sekarang Lebih Cepat Digoyang

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 13:50 WIB

Gagal 'Pelaminan', Pasutri Pemilik WO Marwah Kini Berakhir di Sel Tahanan

Gagal 'Pelaminan', Pasutri Pemilik WO Marwah Kini Berakhir di Sel Tahanan

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 13:39 WIB

Prabowo Diminta 'Pensiun' Keliling Dunia, Saatnya Oper Misi Diplomatik ke Menlu Sugiono

Prabowo Diminta 'Pensiun' Keliling Dunia, Saatnya Oper Misi Diplomatik ke Menlu Sugiono

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 13:15 WIB

Dinasti Politik Tak Lagi Vulgar Ala Orba, Kini Lebih Licin dan 'Main Cantik'

Dinasti Politik Tak Lagi Vulgar Ala Orba, Kini Lebih Licin dan 'Main Cantik'

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 12:57 WIB

Pakar Sebut Hakim PN Jakpus Bisa Kabulkan Gugatan LCC Empat Pilar MPR, Jadi Terapi Kejut

Pakar Sebut Hakim PN Jakpus Bisa Kabulkan Gugatan LCC Empat Pilar MPR, Jadi Terapi Kejut

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 12:53 WIB

KPK Didesak Segera Periksa Dirjen Bea Cukai Djaka Terkait Kasus Suap Blueray Cargo

KPK Didesak Segera Periksa Dirjen Bea Cukai Djaka Terkait Kasus Suap Blueray Cargo

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 12:53 WIB

Ray Rangkuti Sentil Mentalitas '5D' DPR: Datang, Duduk, Duit, dan Jadi Jubir Pemerintah

Ray Rangkuti Sentil Mentalitas '5D' DPR: Datang, Duduk, Duit, dan Jadi Jubir Pemerintah

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 12:48 WIB