Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.890.000
Beli Rp2.770.000
IHSG 7.623,586
LQ45 759,945
Srikehati 349,574
JII 532,247
USD/IDR 17.136

Konstruksi Rampung Akhir 2021, Tol Pekanbaru - Bangkinang Juga Libatkan Pengusaha Lokal

Fabiola Febrinastri | Suara.com

Rabu, 10 November 2021 | 16:57 WIB
Konstruksi Rampung Akhir 2021, Tol Pekanbaru - Bangkinang Juga Libatkan Pengusaha Lokal
Jalan Tol Pekanbaru - Bangkinang. (Dok: PUPR)

Suara.com - Sekretaris Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), Triono Junoasmono mengatakan, pihaknya akan segera menyelesaikan konstruksi pembangunan Jalan Tol Pekanbaru-Bangkinang, agar dapat beroperasi pada Desember 2021. Ruas tol sepanjang 40 kilometer ini merupakan bagian dari koridor penghubung jaringan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS).

“Kita sedang upayakan akhir tahun ini Jalan Tol Pekanbaru-Bangkinang dapat beroperasi,” ujarnya, dalam kunjungan lapangannya beberapa waktu lalu.

Jalan Tol Pekanbaru-Bangkinang merupakan bagian ruas Tol Pekanbaru-Padang yang membentang sepanjang 254 kilometer, sehingga dapat menghubungkan Provinsi Riau dan Provinsi Sumatera Barat, demi meningkatkan kelancaran logistik dan mengurangi waktu tempuh perjalanan antarwilayah.

Jalan Tol Pekanbaru-Bangkinang yang dikelola oleh BUJT PT Hutama Karya (Persero) ini akan menjadi tol kedua di Bumi Lancang Kuning, yang dioperasikan setelah Jalan Tol Pekanbaru-Dumai yang telah beroperasi sejak tahun 2020.

Saat ini, pengerjaan konstruksi ruas Tol Pekanbaru-Padang telah mencapai 75,46%, sedangkan progres untuk rencana Gate to Gate (Exit Tol Desa Sungai Pinang- Exit Tol Bangkinang) sudah mencapai 92%.

Terapkan Teknologi BIM
Dalam pengerjaannya, jalan tol ini menerapkan Teknologi Building Information Modelling (BIM) dari tahap perencanaan hingga tahap konstruksi. Tol Pekanbaru-Padang merupakan tol pertama yang menerapkan teknologi ini.

Teknologi BIM memiliki kelebihan, yaitu dapat digunakan dalam memperhitungkan segi volume pekerjaan, biaya, maupun jadwal pelaksanaan agar dapat rampung tepat waktu, sehingga semakin lebih efisien. Pembangunan jalan tol ini dilakukan secara bersama dengan kontraktor pelaksana, PT Hutama Karya Infrastruktur.

Selain menerapkan metode BIM, ruas Tol Pekanbaru-Padang juga melibatkan melibatkan para pengusaha lokal menjadi vendor, supplier dan subkontraktor. Sekitar 30 persen merupakan pengusaha setempat yang berdomisili di Provinsi Riau.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Berdayakan UMKM, Kementerian PUPR Sediakan 1.409 Gerai di Seluruh Rest Area

Berdayakan UMKM, Kementerian PUPR Sediakan 1.409 Gerai di Seluruh Rest Area

Bisnis | Rabu, 10 November 2021 | 16:48 WIB

Peneliti Pustral UGM: Ada 4 Faktor Pemicu Laka Lantas di Jalan Tol

Peneliti Pustral UGM: Ada 4 Faktor Pemicu Laka Lantas di Jalan Tol

Otomotif | Selasa, 09 November 2021 | 07:51 WIB

Dukung Konektivitas Sumsel, PUPR Kebut Selesaikan Tol Kayu Agung - Palembang - Betung

Dukung Konektivitas Sumsel, PUPR Kebut Selesaikan Tol Kayu Agung - Palembang - Betung

Bisnis | Selasa, 09 November 2021 | 07:50 WIB

Benarkah Jalan Tol di Indonesia Tidak Aman? Berikut Faktanya

Benarkah Jalan Tol di Indonesia Tidak Aman? Berikut Faktanya

Sumsel | Selasa, 09 November 2021 | 07:55 WIB

4 Faktor yang Menyebabkan Kecelakaan di Jalan Tol

4 Faktor yang Menyebabkan Kecelakaan di Jalan Tol

Lampung | Senin, 08 November 2021 | 19:23 WIB

Sudah Membahayakan Masyarakat, Dewan Minta Pemkot Banjar Segera Perbaiki Jalan Amblas

Sudah Membahayakan Masyarakat, Dewan Minta Pemkot Banjar Segera Perbaiki Jalan Amblas

Jabar | Senin, 08 November 2021 | 14:42 WIB

Terkini

Akses Selat Hormuz Bakal Dibuka, Harga Minyak Dunia Melemah

Akses Selat Hormuz Bakal Dibuka, Harga Minyak Dunia Melemah

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 09:25 WIB

IHSG Lompat Tinggi Lagi ke Level 7.663 di Kamis Pagi

IHSG Lompat Tinggi Lagi ke Level 7.663 di Kamis Pagi

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 09:17 WIB

Emiten Bandel Tak Mau Buyback saat Delisting, Ini Kata BEI

Emiten Bandel Tak Mau Buyback saat Delisting, Ini Kata BEI

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 09:15 WIB

Gandeng TikTok, Kemnaker Siapkan Talenta Digital untuk Perluas Kesempatan Kerja

Gandeng TikTok, Kemnaker Siapkan Talenta Digital untuk Perluas Kesempatan Kerja

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 09:00 WIB

Kemnaker Dorong Dunia Usaha dan Industri Buka Peluang Kerja Bagi Lansia

Kemnaker Dorong Dunia Usaha dan Industri Buka Peluang Kerja Bagi Lansia

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 08:48 WIB

Belanja Lebaran 2026 Cetak Rekor, Kelas Menengah dan Gen Z Jadi Penggerak Ekonomi Indonesia

Belanja Lebaran 2026 Cetak Rekor, Kelas Menengah dan Gen Z Jadi Penggerak Ekonomi Indonesia

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 08:45 WIB

Purbaya Tolak Bantuan IMF, Yakin Dana SAL Rp 420 T Milik Pemerintah Masih Cukup

Purbaya Tolak Bantuan IMF, Yakin Dana SAL Rp 420 T Milik Pemerintah Masih Cukup

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 08:18 WIB

Inabuyer B2B2G Bisa Jadi Jembatan UMKM Ikut Serta Program MBG

Inabuyer B2B2G Bisa Jadi Jembatan UMKM Ikut Serta Program MBG

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 08:15 WIB

China Mengakui Analisis IMF: Dunia Global Terancam Krisis Lebih Buruk

China Mengakui Analisis IMF: Dunia Global Terancam Krisis Lebih Buruk

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 08:11 WIB

Produksi Listrik EBT Tembus 8.743 GWh, Pertamina Genjot Transisi Energi

Produksi Listrik EBT Tembus 8.743 GWh, Pertamina Genjot Transisi Energi

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 08:06 WIB