Jual Ginjal untuk Beli iPhone, Pria Ini Sekarang Harus Cuci Darah Rutin

Reza Gunadha | Rima Suliastini | Suara.com

Selasa, 23 November 2021 | 21:40 WIB
Jual Ginjal untuk Beli iPhone, Pria Ini Sekarang Harus Cuci Darah Rutin
Jual ginjal demi iphone, seorang lelaki lumpuh. (Shutterstock)

Suara.com - Seorang pria di China mengalami keterbatasan fisik setelah jual ginjal sekitar 10 tahun yang lalu untuk membeli 2 unit gadget anyar dari Apple.

Menyadur Daily Mail Selasa (23/11/2021), pria bermarga Wang ini menjual ginjalnya di pasar gelap seharga 22 ribu yuan atau sekitar 48 juta pada tahun 2011.

Saat itu, Wang baru berusia 17 tahun dan ia sangat menginginkan opnsel iPhone juga sebuah iPad keluaran terbaru untuk mengangkat status sosialnya.

Untuk menyelesaikan transaksi, Wang melakukan perjalanan dari kampung halamannya di Provinsi Anhui timur - salah satu provinsi termiskin di China - ke Hunan selatan pada April 2011.

Dia mengatur perjalanannya secara diam-diam dan tak satu pun dari orangtuanya yang mengetahui rencananya.

Pria yang nekat jual ginjal di China demi beli ponsel mahal. [Dok.Digtara.com]
Pria yang nekat jual ginjal di China demi beli ponsel mahal. [Dok.Digtara.com]

Setibanya di sana, perantara mengenalkan bocah itu kepada dua ahli bedah, satu asisten ahli bedah dan satu perawat, semuanya bekerja di rumah sakit setempat dan bekerja sambilan.

Operasi dilakukan di klinik tidak bersertifikat yang disediakan oleh perantara untuk mengeluarkan ginjal kiri Wang, menurut sebuah laporan CCTV.com pada saat itu.

Ginjal tersebut kemudian dijual kepada seorang pasien oleh perantara secara ilegal dan penerima membayar 150.000 yuan (£17.258) serta $10.000 (£7.860) untuk organ tersebut.

Wang dibayar 22.000 yuan - 10 persen dari total keuntungan - sementara tengkulak menyimpan sebagian besar uangnya. Sayangnya operasi tak berjalan lancar karena ia mengalami infeksi.

Kini setelah 10 tahun berlalu, laporan terakhir tentang Wang yang diunggah 2019 menyebut kondisinya memprihatinkan dan ia harus berbaring di tempat tidur sepanjang waktu.

Wang yang dulunya seorang remaja tampan setinggi 6 kaki 3 inci, harus bergantung pada keluarganya dan meninggalkan studinya. Ia juga dikatakan menderita gagal ginjal dan perlu cuci darah secara teratur.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bagi Para Apple Fanboy, Ini Warna Baru iPhone 13, Sudah Tersedia di Pasar Indonesia

Bagi Para Apple Fanboy, Ini Warna Baru iPhone 13, Sudah Tersedia di Pasar Indonesia

Jatim | Jum'at, 19 November 2021 | 19:43 WIB

Erajaya Pastikan Layanan Purna Jual dan Service Center iPhone Tersedia di Indonesia

Erajaya Pastikan Layanan Purna Jual dan Service Center iPhone Tersedia di Indonesia

Tekno | Jum'at, 19 November 2021 | 16:59 WIB

Terungkap! Daftar Model dan Warna iPhone 13 Paling Diminati di iBox

Terungkap! Daftar Model dan Warna iPhone 13 Paling Diminati di iBox

Tekno | Jum'at, 19 November 2021 | 13:29 WIB

Terkini

Oditur Militer akan Sambangi Andrie Yunus di RSCM?

Oditur Militer akan Sambangi Andrie Yunus di RSCM?

News | Senin, 11 Mei 2026 | 21:10 WIB

Sinergi Kemensos Bersama BPS dan DEN Perkuat Digitalisasi Bansos Berbasis DTSEN

Sinergi Kemensos Bersama BPS dan DEN Perkuat Digitalisasi Bansos Berbasis DTSEN

News | Senin, 11 Mei 2026 | 21:06 WIB

Kebijakan Libur Sekolah Lebih Awal Saat Piala Dunia 2026 di Meksiko Tuai Protes Keras Orang Tua

Kebijakan Libur Sekolah Lebih Awal Saat Piala Dunia 2026 di Meksiko Tuai Protes Keras Orang Tua

News | Senin, 11 Mei 2026 | 21:05 WIB

Fatma Saifullah Yusuf Ajak Siswa SRMA 21 Surabaya Ciptakan Lingkungan Bebas Bullying

Fatma Saifullah Yusuf Ajak Siswa SRMA 21 Surabaya Ciptakan Lingkungan Bebas Bullying

News | Senin, 11 Mei 2026 | 20:53 WIB

Parigi Moutong Siapkan Lahan 9,2 Hektare untuk Sekolah Rakyat Permanen

Parigi Moutong Siapkan Lahan 9,2 Hektare untuk Sekolah Rakyat Permanen

News | Senin, 11 Mei 2026 | 20:52 WIB

DWP Kemensos Gaungkan Kampanye Anti Bullying Remaja Berkarakter dan Berempati di SRMA 13 Bekasi

DWP Kemensos Gaungkan Kampanye Anti Bullying Remaja Berkarakter dan Berempati di SRMA 13 Bekasi

News | Senin, 11 Mei 2026 | 20:46 WIB

Alarm Demoralisasi Jaksa: PAM SDO Kejagung Diminta Tak Asal 'Sikat' Tanpa Bukti

Alarm Demoralisasi Jaksa: PAM SDO Kejagung Diminta Tak Asal 'Sikat' Tanpa Bukti

News | Senin, 11 Mei 2026 | 20:35 WIB

Pakar Sebut Parpol Pamer Kesetiaan ke Prabowo Cuma Kedok: Haus Kekuasaan Demi Modal Finansial

Pakar Sebut Parpol Pamer Kesetiaan ke Prabowo Cuma Kedok: Haus Kekuasaan Demi Modal Finansial

News | Senin, 11 Mei 2026 | 20:29 WIB

Misteri 'Kamar Khusus' dan Keterlibatan Pendukung Ashari dalam Kasus Kekerasan Seksual Santri Pati

Misteri 'Kamar Khusus' dan Keterlibatan Pendukung Ashari dalam Kasus Kekerasan Seksual Santri Pati

News | Senin, 11 Mei 2026 | 20:28 WIB

Cuaca Buruk Hantui Piala Dunia 2026: Panas Terik, Badai Petir Hingga Kualitas Udara Buruk

Cuaca Buruk Hantui Piala Dunia 2026: Panas Terik, Badai Petir Hingga Kualitas Udara Buruk

News | Senin, 11 Mei 2026 | 20:05 WIB